Islamic Book Fair 9 - 18 MARET 2012 ISTORA SENAYAN JAKARTA
Launching & Press Conference IBF 2012 |
Islamic Book Fair ke-11 tahun 2012 dilaunching pada bulan Oktober 2011 di auditorium Perpustakaan Nasional Jl. Salemba, Matraman Jakarta Pusat. Dihadiri oleh sedikitnya 300 perwakilan calon peserta yang tidak saja hanya berasal dari kalangan penerbitan, namun juga dari perusahaan media islam, busana dan perlengkapan muslim/muslimah, alat penunjang pendidikan, d
an tentu saja rekan-rekan media partner hadir untuk meliput. Acara launching Islamic Book Fair 2012 ini dibuka oleh Ketua IKAPI DKI Jakarta, Bpk H. Efi Afrizal Sinaro. Dalam sambutannya Bpk. Efi mengungkapkan harapannya agar kedepannya Islamic Book Fair dapat betul-betul menjadi ajang pameran buku islam berskala internasional dan menjadi rujukan bagi insan perbukuan dunia.
Nampak pada gambar terlihat ketua panitia (Khaerudin) didampingi oleh sekretaris (M. Anis Baswedan), Ketua Bidang I (Dedi Esmardi), Ketua Budang II (Aisjah Yunus), dan Ketua Bidang III (Vanda Yunita) sedang memaparkan rencana program yang akan menjadi daya tarik di perhelatan akbar tahunan ini.
Mencetak Generasi Ulama-Intelek Melalui FESMA |
Setelah sukses mengadakan Fakhruddin ar-Razi Competition (FRC 2011), kali ini Pondok Modern Gontor dengan Majalah Gontor-nya dan Klinik Pendidikan Matematika (KPM) bekerjasama 11th dengan Islamic Book Fair (IBF 2012) mengadakan kompetisi serupa yang diberi nama Festival Studi Islam dan Matematika Anak Muslim (FESMA). Acara ini dilatarbelakangi oleh keinginan penyelenggara untuk menggali potensi muda Islam dalam ilmu agama dan ilmu umum khususnya matematika. Melalui kegiatan ini pula diharapkan masyarakat menyadari akan pentingnya generasi religius, berilmu, dan bermoral. Target sasaran FESMA adalah siswa-siswi SD (kelas 4,5,6) dan SMP (kelas 7,8,9) seluruh Indonesia dengan memfokuskan kepada sekolah Islam. Kali ini panitia menargetkan sekitar 2500 siswa-siswi dapat mengikuti acara yang akan diadakan selama 2 hari di Islamic Book Fair 2012 ini. Materi yang dilombakan selain matematika tentu saja terpenting adalah studi Islam (Ulumul Qur'an, Bahasa Arab, Hadist, Fiqh, Tajwid, Tarikh (sejarah) Islam, dan Tarjamah). Jika dilihat dari materi yang dilombakan, tersirat kesan jika panitia ingin menegaskan bahwa sesungguhnya 'Sains Bukan Milik Barat'. Umat Islam sudah saatnya bangga dengan Al-Quran, jangan malu untuk membawa Al-Quran sebagai isi dalam tas kerja dan sebagai salah satu bacaan wajib yang selalu terpajang cantik diatas meja kerja kita. Al-Quran sebagai kitab suci umat Islam ternyata banyak membahas ilmu pengetahuan seperti: garis dan waktu edar matahari, bulan, bumi, susunan kimia manusia, siklus air, dan lain sebagainya. Penemuan-penemuan ilmiah di abad modern mempertegas dan membuktikan kebenaran ayat-ayat Al-Quran yang diturunkan 14 abad silam. |
IBF ke-11 Hadir Lebih Memikat |
Kemasan acara yang menarik dengan kolaborasi unsur wisata, reliji, edukasi dan keluarga menjadi daya pikat tersendiri IBF ke-11 yang akan digelar pada 9-18 Maret 2012 akan datang. Strategi promosi dan publikasi yang luas dan massif semakin mengukuhkan IBF sebagai pameran buku Islam terlengkap dan terbesar. Kerinduan para loyalis buku, khususnya buku-buku bernuansa Islam terhadap even Islamic Book Fair (IBF) akan segera terobati. Pasalnya, pameran buku Islam terbesar dan terlengkap di Indonesia ini akan kembali digelar pada tanggal 9-18 Maret 2012 di Gelora Bung Karno, Istora, Senayan, Jakarta. Pada hari Jum’at (12/8/2011), di Sekretariat IKAPI DKI Jakarta, Jalan Mustika Jaya, No 9 Rawamangun, secara resmi Ketua Ikapi DKI Jakarta Efi Afrizal Sinaro membentuk dan mensahkan kepanitiaan untuk IBF ke-11. Dalam pidato arahannya, Pak Efi demikian panggilan akrab pria yang lugas bicaranya ini meminta kepada seluruh panitia IBF ke-11 untuk tetap menjaga kekompakan kerja sehingga even yang ditunggu-tunggu kaum Muslimin ini benar-benar menjadi ajang pameran yang berkualitas dan bermanfaat untuk umat, bangsa dan negara. Pameran buku Islam ke-11 ini menurut Efi, menjadi ajang pembuktian kepada masyarakat luas bahwa Islamic Book Fair adalah benar pameran buku Islam terlengkap dan terbesar di Indonesia. Karena itu, Direktur Utama penerbit al-Mawardi ini sekali lagi mengingatkan kepada seluruh panitia untuk bekerja keras sambil terus menjalin kekompakan kerja antar sesama panitia dari awal hingga berakhirnya pameran. Selain kekompakan kerja seluruh panitia, target besar tersebut menurut pria yang ramah dan santun ini akan juga terukur dari meningkatnya kualitas acara, baik pra maupun saat IBF berlangsung. Di samping itu, sebaik apapun acara dikemas, tidak akan bermanfaat besar jika promosi dan publikasi IBF ke-11 tidak juga diperluas dan diperlebar. Terkait promosi dan publikasi, Pak Efi meminta seluruh panitia, khususnya panitia yang ditunjuk menggawangi bidang ini untuk menjaring berbagai komunitas yang ada, baik dari kalangan pesantren, pengusaha, sekolah berbasis Islam, kalangan perkantoran, kaum ibu-ibu majlis taklim dan komunitas lainnya yang banyak tersebar di Indonesia dengan memanfaatkan sarana dan prasarana promosi dan publikasi yang ada. “IBF ke-11 harus menjadi even pameran buku untuk semua masyarakat di berbagai level di Indonesia. Karena itu, strategi promosi dan publikasi panitia harus lebih luas dan melebar lagi. Kalau perlu semua sarana media promosi dan publikasi dipakai agar informasi tentang pameran ini samping ke semua level masyarakat. Jika sudah dilakukan barulah IBF dapat bersyukur dapat disebut pameran Islam terbesar dan terlengkap di Indonesia,” tegas Efi. Setiap tahun, IBF selalu dinanti-nanti masyarakat kehadirannya. Ini dikarenakan pameran buku terlengkap dan terbesar ini cukup menarik hati khalayak di berbagai pelosok negeri. Karena itu, tidak heran jika setiap kali digelar, IBF tidak pernah sepi dari pengunjung. Para pengunjung dan loyalis IBF, baik dari kalangan santri, sekolah berbasis Islam dan berbagai majlis taklim tak hanya di wilayah jabodetabek juga di luar Jawa berbis-bis mendatangi Istora Senayan, Jakarta yang menjadi tempat rutin digelarnya IBF. Bahkan, setiap kali pameran ini berlangsung, para pecinta buku Islam dari negara lain, terlebih negara-negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura, Brunei dan lainnya tidak pernah absen mengunjungi IBF. Tidak sekadar membeli buku, IBF menjadi momentum strategis bagi penerbit luar negeri untuk menjalin perjanjian mencetak buku. Fenomena ini menjadi ciri khas dan keunikan tersendiri dari IBF. Sementara bagi para loyalis buku Islam dalam negeri, selain karena diskon buku yang besar, kemasan acara yang menarik juga menjadi daya tarik tersendiri untuk mendatangi pameran buku Islam terbesar di Indonesia ini. Untuk IBF ke-11 2012 akan datang, pameran buku yang nuansa reliji, wisata, edukasi, kekeluargaan akan tetap dipertahankan, bahkan kualitasnya akan terus diperbaiki sehingga memuaskan para pecinta IBF. Dari tahun ke tahun penyelenggaraan IBF terus semakin meningkat. Khusus dari jumlah peserta, selain peserta utama dari kalangan penerbit buku, peserta di luar buku, seperti jenis garmen dan multi produk, seperti CD Islam dan mainan anak-anak juga terus menanjak. Meningkatnya jumlah peserta, baik dari penerbit buku ataupun non buku membuat panitia IBF terus memutar otak agar dapat menampung semua keinginan peserta. Karena tingginya minat peserta itu pula, pada IBF ke-10 Maret tahun 2010 ini, panitia membuat dan menjual stand tenda di samping kiri dan kanan Istora. Pada IBF tahun ini, penambahan stand tenda kiri-kanan ini kemungkinan akan tetap dipertahankan. Dari sekian banyak keunikan pameran buku Islam terbesar dan terlengkap di Indonesia ini, tampilnya berbagai sosok penting, baik dalam negeri maupun luar negeri menjadi ciri sekaligus kekhasan acara IBF. Boleh jadi karena besarnya acara ini, para negarawan dan pejabat negara pun acap kali tampil sebagai pembicara di panggung utama IBF. Bahkan mantan RI-2, Hamzah Haz dan ibu negara Ani Yudhoyono pernah membuka ajang pameran buku Islam termegah ini. Karena itu tidak berlebihan jika pengurus IKAPI DKI Jakarta, khususnya Pak Efi Afrizal Sinaro memiliki harapan besar jika IBF ke-11 pada 9 Maret 2012 akan datang dibuka langsung oleh RI-1 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. “Kehadiran Presiden membuka Islamic Book Fair (IBF) ke-11 akan menjadi lompakan signifikan bagi dunia perbukuan di Indonesia pada umumnya dan buku-buku Islam pada khususnya,” tegas Efi. Harapan Ketua IKAPI DKI Jakarta Pak Efi dan segenap jajarannya, lebih khusus para pecinta IBF agar Presiden mau membuka IBF, bukan tidak mungkin lebih-lebih panitia IBF masih cukup untuk menjalin komunikasi intens dengan pihak istana. Lebih dari itu, semoga dengan kehadiran Presiden dan terselenggaranya IBF ke-11, minat baca masyarakat terhadap buku, khususnya buku-buku Islam semakin tinggi. Sehingga, negeri ini semakin bermartabat khususnya di kancah dunia internasional dengan buku. Semoga.(humas) |
Wah, Maher Zain Akan Menyapa IBF 2012 |
Popularitas penyanyi Maher Zen terus melambung di blantika musik islami dunia. Setiap even yang menghadirkan pelantun lagu-lagu islami yang sedang naik daun ini selalu saja dijubeli para fans penggemar yang ingin mendengar langsung alunan lagu yang dibawakannya. Fenomena ini ternyata tak disia-siakan oleh Panitia Islamic Book Fair (IBF) ke-11. Untuk memberikan yang terbaik kepada pengunjung pameran dan memeriahkan acara IBF, rencananya panitia IBF ke-11 akan mendatangkan pelantun nasyid itu ke even IBF ke-11 pada 9-18 Maret 2011 di Istora Senayan, Jakarta akan datang. Untuk mengegolkan rencana itu, panitia sejak awal sudah menjajaki komunikasi secara intens dengan pihak promotor Meher Zen di Indonesia. Komunikasi tersebut menyangkut berbagai hal yang terkait dengan kehadiran Maher Zen ke acara pameran buku Islam terlengkap dan terbesar di Indonesia tersebut. Tak hanya sendiri, agar kehadiran Maher Zen maksimal, pihak panitia juga mengajak para peserta pameran dari berbagai penerbit buku untuk bersama-sama duduk bareng mempersiapkan sejumlah acara selama penyanyi yang kini digandrungi dunia itu berada di Indonesia. “Persiapan dan komunikasi, khususnya dengan promotor Maher Zen di Indonesia masih terus dilakukan. Semoga dengan kehadiran pelantun lagu Islam yang sedang naik daun itu dapat menghilangkan kerinduan para fans Maher Zen yang sebagian besar adalah pengunjung tetap Islamic Book Fair (IBF),” ujar Cecep, anggota panitia bidang acara IBF ke-11. Even pameran buku ini sendiri rencananya akan digelar pada 9-18 Maret 2012 bertempat di Istora Senayan, Jakarta. Even ini selalu dinanti-nanti para penggemarnya, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Tak hanya ajang pameran buku belaka, IBF telah menjelma menjadi sebuah even ternama dengan memadukan unsur hiburan, edukasi, dan kreativitas. Berbagai acara coba diramu panitia agar tidak sekadar menghibur tapi juga mendidik dan memotivasi masyarakat agar bersemangat menggali nilai-nilai tinggi yang terkandung dalam al-Qur’an. Ini sesuai dengan tema utama yang diangkat pada IBF ke-11 kali ini yaitu Kuat Mandiri dengan Pendidikan Qur’ani. Melalui tema ini, panitia berharap nilai-nilai luhur dan mulia yang terkandung dalam Qur’an dapat tergali dan menjadi nilai yang akan membentuk karakter bangsa Indonesia. Tak sekadar ajang promosi produk, lebih dari itu IBF juga ajang kolaborasi berbagai elemen masyarakat, seperti para penerbit buku, lembaga pendidikan, perbankan, asuransi, lembaga-lembaga keuangan berbasis Islam dan berbagai produk keislaman lainnya. Mereka berkolaborasi menjadikan IBF menjadi even pameran termegah dan terpercaya di Indonesia. Sebagaimana diketahui, IBF memiliki fans yang loyal dan fanatik yang selalu menanti-nanti kehadiran pameran buku Islam terbesar ini. Mereka adalah masyarakat perbukuan Indonesia dan mancanegara, masyarakat pendidik dan mahasiswa, jaringan pesantren, ormas dan partai Islam, jamaah pengajian dan majelis taklim. Karena keistimewaan pameran buku Islam inilah, tak heran jika sejumlah duta besar negara sahabat, para menteri kabinet, pimpinan instansi dan BUMN juga termasuk penggemar IBF. Bersama keluarga mereka berusaha meluangkan waktu di even pameran buku termewah ini. (rivai/ikapi) |
Inilah Peserta IBF Award 2012 |
Alhamdulillah, penghargaan IBF Award 2012 untuk buku Islam terbaik, mendapat sambutan yang baik dari masyarakat, baik penulis, penerbit maupun para pembaca dan peminat buku Islam. Buku-buku yang dikirimkan oleh penerbit dan penulis mengangkat tema yang sangat beragam. Berasal dari berbagai kota di tanah air yaitu Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Yogyakarta, Solo, Malang dan Surabaya. Saat ini buku-buku tersebut sedang dalam proses penilaian oleh Dewan Juri. Mari kita nantikan sama-sama siapakah penerima penghargaan IBF Award ke-8 tahun 2012 untuk buku Islam terbaik untuk masing-masing kategori yaitu Fiksi Anak, Fiksi Dewasa, Nonfiksi Anak, Nonfiksi Dewasa dan Terjemahan. Catat waktunya : Jum’at 9 Maret 2012 pukul 14.00 – 15.30 di Istora Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. Jangan lewatkan, acara akan dilanjutkan dengan talkshow “Bincang-bincang IBF Award” dimulai pukul 16.00 – 18.00 menghadirkan Penerima Penghargaan IBF Award 2012, Tokoh Perbukuan Islam dan Penulis/Penerbit Buku Islam Terbaik. IBF Award ini dari, oleh dan untuk masyarakat perbukuan. Atas nama panitia IBF Award, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para penerbit dan penulis yang sudah berpartisipasi :
|
Khaerudin, (Ketua Panitia IBF ke-11)
Khaerudin, (Ketua Panitia IBF ke-11)
Bagamana sejarah awal Islamic Bok Fair (IBF) ?
Islamic Book Fair sebenarnya melanjutkan kesuksesan Pameran Festival Istiqlal yang pernah diadakan tahun 1992-1994 oleh BPPMI (Badan Pusat Perpustakaan Masjid Indonesia).
Apa Tujuan diadakannya event IBF?
Pertama, memfasilitasi kegelisahan anggota Penerbit Buku Islam (Pokja Buku Islam) dalam menghadapi kondisi krisis ekonomi yang berdampak kepada menurunnya daya beli masyarakat khususnya buku “ agama Islam”, sehingga dirasa perlu untuk memamerkan produk buku baru yang diterbitkan oleh penerbit buku Islam serta sebagai alternatif dalam menjual produk lama “(cuci gudang)”. Kedua, sebagai bentuk alternatif pemasaran, selain pemasaran dan distribusi terhadap toko buku. Namun dalam perkembangannya IBF, alhamdulillah bukan sekedar ajang promosi bagi penerbit buku Islam akan tetapi berkembang kepada produk penunjang yang dibutuhkan kaum muslimin dan muslimat. Bahkan sampai pada lembaga Perbankan syari’ah, Lembaga Pendidikan, Organisai Ke Islaman lainnya.
Untuk pilihan tema IBF ke-11, apa yang melatarbelakangi pemilihan tema itu?
Ya tema IBF ke-11 adalah “Kuat dan Mandiri dengan Pendidikan Qur’ani”. Dari beberapa tahun sebelumnya, panitia selalu merancang tema global berdasarakan perkembangan kondisi faktual masyarakat kita. Berdasarkan perkembangan maraknya lembaga pendidikan yang dikelola pihak swasta (TQ, TPA, Sekolan Islam Terpadu dan Boarding Scool) yang berbasiskan pendidikan qur’ani mengalami sambutan yang luar biasa dari masyarakat dan kepedulian pemerintah dengan meningkatkan APBN di bidang pendidikan. Maka panitia memlih tema tersebut.
Tentang konsep IBF ke-11 sendiri seperti apa?
Acara yang berlangsung selama 10 hari penyelenggaraan ini diharapkan sebagai media komunikasi insan perbukuan, media bisnis center serta edutainment. Dari jenis acara yang akan ditampilkan di IBF ke-11, dikategorisasi meliputi, Temu tokoh Nasional dan Intenasional, Launching Produk dan Bedah Buku, Festival Studi Islam dan Matematika Anak Muslim dan Festival Nasyid. Para tokoh yang akan dihadirkan dalam acara ini diantaranya Hidayat Nurwahid, Arifin Ilham, Habiburrahman, KH. Ahsin Sakho Muhammad, Komarudin Hidayat, dr.Joserizal Jurnalis, Ahmad Fuadi. Pada acara pembukaan, kami masih mengusahakan dibuka oleh Dahlan Iskan (Menag BUMN) atau Yusuf Kalla (ketua PMI).
Sasaran pengunjung pameran buku terbesar ini siapa saja?
Masyarakat terdidik mulai dari Mahasiswa, Pelajar dan Dosen serta guru-guru, Pustakawan baik dari intsatnsi pemerintah atau swasta. Juga Masyarakat Perbukuan seperti Penulis, Penterjemah, pelaku usaha penerbitan dan distributor/ toko buku. Serta komunitas Pelaku bisnis berbasis Syariah Perbankan, asuransi, Biro perjalana Haji/Umrah, Lembaga Pendidikan Berbasis Islam, Pesantren dll. Dan tentunya Masyarakat umum di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya
Bagaimana dengan perkembangan jumlah pengunjung IBF dari tahun ke tahun?
Sejak IBF ke-1 sampai terakhir, pertambahan jumlah pengunjung ke pameran cukup signifikan. IBF ke-1 (2002) = 108.000, IBF ke-10 (2011) = 385.000 (kenaikan sekitar 375% :10 thh=37.5%). Mempertimbangkan kapasitas tempat penyelenggaran IBF Istora Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, maka kami menargetkan jumlah pengunjung 390.000.
Untuk jumlah Peserta yang ikut dalam pameran kali ini berapa?
Untuk penerbit yang ikut serta ada sekitar 85 perusahaan penerbitan. Juga ada peserta dari luar negeri seperti Malaysia, Brunai Darusslam, dan negara Timur tengah; Mesir). Selain penerbit, peserta IBF ke-11 juga ada Toko Buku, Ditributor, Pengusaha Busana Muslim/Muslimah, Perlengkapan Muslimah, Perbankan Syariah, yang jumlahnya sekitar 25 Perusahaan.
Tentang IBF Award 2012, konsepnya seperti apa?
Ya, IBF Award merupakan ajang penganugerahan penghargaan dari IKAPI DKI Jakarta kepada insan perbukuan Islam di tanah air, yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu Tokoh Perbukuan Islam dan Buku Islam Terbaik. Penilaian untuk Tokoh Perbukuan Islam dilakukan oleh Pengurus IKAPI DKI Jakarta, sedangkan untuk kelompok buku Islam terbaik penilaian dilakukan oleh Dewan Juri yang terdiri dari 1 orang Ketua dan 4 orang anggota.
Selaras dengan tema Islamic Book Fair tahun 2012, IBF Award tahun 2012 diharapkan dapat turut berperan
dalam membangun generasi Islam yang kuat dan mandiri dengan pendidikan Qur’ani.
Kategori yang akan dilombakan untuk IBF ward tahun 2012 nanti apa saja?
Pada IBF ke-11 ini, kategorisasinya meliputi Fiksi Anak, Fiksi Dewasa, Non Fiksi Anak
Non Fiksi Dewasa, serta Terjemahan.
Kriteria penilaian untuk IBF Award 2012?
Untuk penilaian Tokoh Perbukuan Nasional, diberikan kepada Tokoh Perbukuan Islam yang dianggap telah memberikan kiprah dan kontribusi positif serta berperan aktif dalam pertumbuhan minat baca dan perbukuan Islam di Indonesia khususnya dalam kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. Penerima bisa berasal dari berbagai profesi di dunia perbukuan, motivator, penggagas minat baca, penulis, editor, ilustrator, desainer dll. Penilai dilakukan pengurus IKAPI DKI Jakarta, hasil penilaian bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Ada beberapa kriteria dan aspek penilaian buku Islam terbaik IBF Award, di antaranya adalah untuk kategori fiksi meliputi distingsi, wawasan dan pesan keislaman, teknik penceritaan, bahasa dan gaya penyampaian, teknis editorial, dan tampilan fisik. Untuk kategori nonfiksi meliputi distingsi, kontribusi keislaman, referensi dan data, bahasa dan gaya penyampaian, teknis editorial dan tampilan fisik. Sedangkan untuk kategori terjemahan meliputi kesepadanan makna, keselarasan bahasa, kontribusi keislaman serta tampilan fisik.
Dari sisi konsep promosi dan publikasi IBF ke-11 tahun 2012 nanti, seperti apa?
Di usia pameran IBF yang ke-11 nanti, promosi dan publikasi yang dilakukan meliputi penambahan media, perluasan distribusi media, ketepatan media-media yang tepat sasaran serta keragaman media yang meliputi media cetak, elektronik, outdoor dan lain-lain.
Media yang mendukung even pameran buku terbesar ini, diantaranya Media elektronik TV One, Radio Dakta, Website dan jejaring sosial lainnya. Dari Media Cetak ada Republika, Majalah Sabili, Majalah Ummi, Majalah Tarbawi, Majalah Hidayatullah, Era Muslim, Media Umat, Majalah Gontor, HU Sindo, Majalah Gatra.
Terakhir, apa harapan panitia untuk IBF ke-11 ?
Dapat sukses menyelenggarakan kegiatan IBF ke-11 tahun 2012, tanpa hambatan yang berarti sesuai dengan apa yang sudah direncanakan. Pada gilirannya seluruh masyarakat peserta, pengunjung, pemerhati dan seluruh yang terlibat langsung maupun para pendukung kegiatan IBF ke -11 dapat menikmati manfaat atas terselenggaranya IBF ke-11. Namun manusia hanya bisa berikhtiar dgn maksimal, hanya Allah yang maha sempurna dalam setiap hal, kami memohon kepada Allah swt diberikan pertolongan dan kemudahan dalam melaksanakan kegiatan IBF ke-11 ini.Agenda Kegiatan
Jadwal Acara Islamic Book Fair 2012 |
|
Festival Studi Islam dan Matematika Anak Muslim (FESMA) |
Tujuan :
1. Menggali potensi generasi muda Islam dalam ilmu agama dan ilmu umum (alim & intelek)
2. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya generasi religius, berilmu, dan bermoral
3. Memantapkan kemampuan siswa dalam ilmu agama dan matematika
4. Menjalin ukhuwah antargenerasi guna membangun kebersamaan untuk bangsa dan negara
Waktu Pelaksanaan Lomba :
- Babak penyisihan : Ahad, 11 Maret 2012 pkl. 09.00 - 11.00 (lomba tertulis)
- Babak semifinal : Sabtu, 17 Maret 2012 pkl. 09.00 - 10.00 (lomba tertulis)
- Babak final : Sabtu, 17 Maret 2012 pkl. 11.00 - 13.00 (cepat tepat)
Peserta :
a. Siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 4, 5, dan 6 atau yang sederajat
b. Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas 7, 8, dan 9 atau yang sederajat
Materi Lomba :
1. Studi Islam (Ulumul Qur'an, Bahasa Arab, Hadist, Fiqh, Tajwid, Tarikh (sejarah) Islam, Tarjamah)
2. Matematika
Hadiah :
Uang tunia, piala, dan sertifikat
Informasi pendaftaran :
081398863790, 081380839141, 08170947299
harmoko1924.blogspot.com
SUSUNAN PANITIA 11th Islamic Book Fair 1433/2012
Pembina | : | H.E.Afrizal Sinaro (Al Mawardi Prima) | |||||||||||||||
Ketua | : | Khaerudin (Cakrawala Publishing) | |||||||||||||||
Wakil Ketua | : | Abdullah Fanani (Pustaka Thoriqul Izzah) | |||||||||||||||
Sekretaris | : | M. Anis Baswedan (Akbar Media Eksarana) | |||||||||||||||
Bendahara | : | Muharizal Umar (Al Ghuraba) | |||||||||||||||
Koordinator Bidang I | : | Dedi Esmardi (Mirqat Ilmu Ihsani) | |||||||||||||||
(Bidang Kepesrtaan, Perlengkapan 7 Kebersihan, Sarana Ibadah, Kamtib & Parkir) | |||||||||||||||||
| |||||||||||||||||
Koordinator Bidang II | : | Aisyah Junus (Mahmud Junus Wazdurriyyah) | |||||||||||||||
(Bidang Acara, Lomba & Kids Corner, Buku Panduan, Merchandise & Tenaga Humas) | |||||||||||||||||
| |||||||||||||||||
Koordinator Bidang III | : | Vanda Yunita (Penerbit Toko Gunung Agung) | |||||||||||||||
(Bidang Promosi, Publikasi, IBF Award) | |||||||||||||||||
|