Spirit Kebangkitan Ummat

Selanjutnya akan datang kembali Khilafah berdasarkan metode kenabian. Kemudian belia SAW diam.” (HR. Ahmad dan Ath-Thabarani) “Siapa saja yang melepaskan ketaatan, maka ia akan bertemu Allah pada hari kiamat tanpa memiliki hujjah. Dan siapa saja yang meninggal sedang di pundaknya tidak ada baiat, maka ia mati seperti mati jahiliyah (dalam keadaan berdosa).” (HR. Muslim). “Sesungguhnya Allah telah mengumpulkan (memperlihatkan) bumi kepadaku. Sehingga, aku melihat bumi mulai dari ujung Timur hingga ujung Barat. Dan umatku, kekuasaannya akan meliputi bumi yang telah dikumpulkan (diperlihatkan) kepadaku….” (HR. Muslim, Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi) Abdullah Berkata, ”Pada saat kami sedang menulis di sisi Rasulullah SAW, tiba-tiba Rasulullah SAW ditanya, manakah di antara dua kota yang akan ditaklukkan pertama, Konstantinopel atau Roma(Italia). Rasulullah SAW bersabda: ”Kota Heraklius yang akan ditaklukkan pertama—yakni Konstantinopel.” (HR. Ahmad)

Rabu, 31 Oktober 2012

Revolusi Syam … Bayi Agung dari Rahim Umat yang Agung

Bisayroh Khilafah Telah Dekat "Allohuakbar "

 


بسم الله الرحمن الرحيم
Revolusi Syam … Bayi Agung dari Rahim Umat yang Agung

Allah SWT memberi karunia kepada umat Islam dengan revolusi agung ini, revolusi Syam. Sehingga dari rahim umat yang agung ini lahir revolusi Syam itu seperti pohon yang kokoh sejak hari pertama. Berdiri kokoh menghadapi keburukan para diktator dan menentang kemungkaran mereka; menghadapi kedengkian mereka yang kelam dan kekufuran mereka yang buruk!!

Kaum kafir, khususnya Amerika dan negara-negara Eropa, tidak lagi bisa berfikir waras karena mereka melihat revolusi raksasa ini menyeru dengan suara keras: “Kami tidak akan ruku’ kecuali hanya kepada Allah”, “Tidak ada untuk kami selain Engkau ya Allah”, “Tidak ada pertolongan kecuali dari sisi Allah”, “Umat ingin… Khilafah kembali lagi” … Maka mereka (kaum kafir) pada awalnya berusaha menenangkan masyarakat dengan cara-cara dan sarana-sarana busuk melalui para tokoh dan antek. Namun masyarakat menolak dalih dan kebohongan-kebohongan mereka. Masyarakat hanya mengatakan satu kata: “Umat ingin menumbangkan rezim”. Maka negara-negara kafir melihat api ini telah berkobar yang tidak bisa lagi

dipadamkan. Negara-negara kafir melihat bahwa api yang berkobar ini akan menumbangkan anteknya jika terus menyala dengan nyala besar dan keteguhan agung seperti ini. Maka mereka membisiki alat-alat kejahatannya di bumi Syam agar menggunakan semua cara dan sarana teror, pembunuhan, penyiksaan, perampasan, pembunuhan anak-anak, pembakaran rumah-rumah, pembalasan kepada keluarga-keluarga dengan menjatuhkan sanksi-sanksi kolektif, mencincang jasad dan membakarnya, mencongkel mata dan pangkal tenggorokan … dan cara-cara mengerikan lainnya yang tidak pernah digunakan oleh kelompok nazi atau pun kelompok fasis pada kondisi mereka yang paling buruk dan paling jauh sekali pun!!.

Lalu apakah raksasa ini akan menyerah dan tunduk di depan keluarga Asad seperti yang dibayangkan oleh barat yang jahat terutama Amerika?! Kejahatan-kejahatan dan kekerasan-kekerasan ini bagaikan minyak yang disiramkan ke atas api yang sedang menyala sehingga makin berkobar dan makin panas. Pada saat yang sama, api yang dinyalakan dengan kayu bakar yang baik biasanya panas dan cahayanya akan menyebar di seluruh penjuru dunia Islami dan di seluruh dunia pada umumnya. Sehingga kaum Muslimin makin menjadi kutukan bagi Amerika dan mereka menekatkan hati mereka untuk menolong saudara-saudaranya di bumi Syam sebagai pertolongan untuk Allah, agama Islam dan umat Islam!!

Hari ini orang-orang revolusioner mujahidin di bumi Syam berdiri sebagai tandingan bagi kekufuran di seluruh bumi –tidak kami katakan hanya di Syam saja-. Mereka menjadi seperti kuda pacuan yang berpacu dengan kaum kafir dan kekufuran yang buruk ini … Revolusi, para mujahidnya dan semua kaum Muslimin di muka bumi, semuanya ingin menumbangkan diktator penjahat ini dan rezim-rezim barat yang ada di belakangnya dari bumi Syam untuk menegakkan pemerintahan Islam. Kekufuran dan alat-alatnya di bumi Syam dan di sekeliling Syam ingin memadamkan suara rabbani yang agung ini dan membunuh janin yang hampir lahir ini, agar tidak menjadi alat baru yang merubah jalannya revolusi-revolusi di dunia Islami dan menciptakan kondisi baru yang mustahil bagi barat untuk berdiri menghadapinya atau menjinakkannya seperti yang telah mereka lakukan di Tunisia, Mesir dan Yaman …

Allah SWT memelihara dan melindungi revolusi agung ini. Allah SWT akan menghilangkan hambatan-hambatan dari jalannya. Allah akan membela mujahidin yang mukhlis dari anak-anak mereka dan menolak konspirasi kaum kafir beserta rencana-rencana dan upaya mereka…
Amerika, beserta sekutu, antek-antek dan alat-alatnya di bumi Syam dan di luar bumi Syam, berusaha mengikat revolusi ini melalui Dewan Nasional yang berdasarkan bukti yang jelas didirikan di Turki dan di negara-negara Eropa. Juga dengan mendirikan beberapa dewan militer, pendirian daerah-daerah aman, memasukkan beberapa antek dan pengikut dengan redaksi sifat Islami seperti Mursi dan Erdogan serta beberapa syaikh di bumi Syam…

Amerika beserta sekutu, antek-antek, dan alat-alatnya juga berusaha mengikat revolusi ini melalui tawaran proyek-proyek politik, dalam kesepakatan yang mempedaya seperti fase transisi dengan pribadi yang dikenal seperti Farouk al-Sharaa dan Manaf Thalas … atau selain mereka diantara para politisi dan orang-orang militer … Mereka juga berusaha mengikat revolusi melalui tawaran ide peredaan dan gencatan senjata antara mujahidin dan geng-geng berkuasa di bumi Syam sebagai pendahuluan untuk masuknya kekuatan Arab dan internasional…

Semua upaya itu –atas izin dan karunia Allah- jatuh di atas batu keras, tidak melunak, tidak goyah, tidak mengenal jalan penyimpangan, tidak menyerah dan tidak mengenal kesepakatan dengan kaum kafir, kecuali di satu medan saja yaitu jihad untuk menghancurkan keburukan dan kekufuran dari bumi Syam untuk menegakkan hukum Allah di muka bumi!!

Amerika dan antek-anteknya telah yakin bahwa revolusi ini tidak mungkin diikat. Pada waktu yang sama juga tidak mungkin dihancurkan. Bayi ini pasti lahir dari rahim Syam dan kelahirannya tidak lama lagi … Karena itu, negara-negara kafir menyiapkan segala persiapan untuk sesuatu yang baru, yaitu bagaimana menghancurkan bayi yang baru lahir ini dan mengungkungnya dari segala arah, sehingga tidak menyebar ke wilayah-wilayah sekitar di bumi Kinanah, di bumi keluarga Utsman, di Tunisia dan di seluruh negeri dunia Islami … Benar, Amerika telah menetapkan rencana-rencana sejak lama untuk detik-detik yang mungkin terjadi di masa depan ini. Diantara rencana-rencana yang ditetapkan Amerika dan sekutu-sekutunya adalah melakukan penghancuran pilar-pilar negara dan kekuatan militernya di Suria –semata dengan tumbangnya diktator dan pendeklarasian kemenangan agung terhadapnya-. Kemudian pemberlakuan embargo militer dan ekonomi secara total dengan alasan memerangi terorisme dan kelompok teroris di bumi Syam … Semua itu untuk membunuh bayi yang baru lahir ini supaya bisa menghancurkan kekuasaan dan pengaruhnya dan berikutnya tidak keluar sebagaimana dahulu sebagai pembebas sampai pusat negaranya!!

Kami kembali katakan kepada Amerika dan selain Amerika diantara sekutu-sekutunya: “Sungguh pihak yang memungkinkan keluarnya bayi ini meski apapun bentuk tipudaya, kebrutalan dan kekerasan yang terjadi terhadapnya, akan memelihara bayi yang baru lahir ini sampai dewasa dan menempati posisinya yang benar yang diinginkan untuknya oleh Allah di bumi Syam pusat darul mukminin”.

Pada posisi ini kami mengingatkan saudara-saudara kami di bumi Syam dari kalangan mujahidin, para pendukung mereka dan siapa saja yang berjalan bersama mereka, kami katakan kepada mereka: “Allah SWT telah memberi karunia kepada Anda dengan pilihan agung ini karena Anda memang layak … maka bersikaplah sesuai dengan kadar amanah agung ini.

وَلاَ تَهِنُوا وَلاَ تَحْزَنُوا وَأَنتُمُ الأَعْلَوْنَ إِن كُنتُم مُّؤْمِنِينَ 139 إِن يَمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ الْقَوْمَ قَرْحٌ مِّثْلُهُ وَتِلْكَ الأيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللّهُ الَّذِينَ آمَنُواْ وَيَتَّخِذَ مِنكُمْ شُهَدَاء وَاللّهُ لاَ يُحِبُّ الظَّالِمِينَ 140 وَلِيُمَحِّصَ اللّهُ الَّذِينَ آمَنُواْ وَيَمْحَقَ الْكَافِرِينَ
Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim, dan agar Allah membersihkan orang-orang yang beriman (dari dosa mereka) dan membinasakan orang-orang yang kafir. (TQS Ali Imran [3]: 139-141)

Anda harus ingat, sementara Anda membaca al-Quran al-Karim dan sirah al-Mushthafa saw; bahwa Allah SWT memberi karunia kepada Bani Israel di bumi Mesir berupa pembebasan, keselamatan, dan peneguhan kekuasaan di muka bumi, meski semua alat kebrutalan dan teror dilakukan terhadap mereka oleh Fir’aun dan kaumnya. Juga bagaimana Allah SWT memberi karunia kepada Musa as dengan pemeliharaan, penjagaan, dan perlindungan bagaimanapun Fir’aun telah membunuh ribuan bayi Bani Israel yang baru dilahirkan supaya tidak keluar bayi tersebut, kemudian Allah memberinya karunia sekali lagi ketika Allah menjadikannya justru dibesarkan di istana Firaun di bawah asuhan dan dalam dekapan isteri Fir’aun dan tempat tidur Fir’aun!!..

Anda juga ingat, bahwa Allah SWT memberi karunia kepada kaum Muslimin di Makkah al-Mukarramah dengan karunia berupa ahlu an-nushrah, meskipun mereka itu sedikit lagi tertindas di bumi Makkah. Mereka takut orang-orang akan menculik dari sekitar mereka, maka Allah memberinya tempat menetap dan menguatkannya dengan pertolongan-Nya dan mengaruniai mereka rezki yang baik-baik supaya mereka bersyukur.

وَاذْكُرُواْ إِذْ أَنتُمْ قَلِيلٌ مُّسْتَضْعَفُونَ فِي الأَرْضِ تَخَافُونَ أَن يَتَخَطَّفَكُمُ النَّاسُ فَآوَاكُمْ وَأَيَّدَكُم بِنَصْرِهِ وَرَزَقَكُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Dan ingatlah (hai para muhajirin) ketika kamu masih berjumlah sedikit, lagi tertindas di muka bumi (Mekah), kamu takut orang-orang (Mekah) akan menculik kamu, maka Allah memberi kamu tempat menetap (Madinah) dan dijadikan-Nya kamu kuat dengan pertolongan-Nya dan diberi-Nya kamu rezki dari yang baik-baik agar kamu bersyukur. (TQS al-Anfal [8]: 26)

Bagaimana Allah SWT telah memelihara dan melindungi Rasul-Nya saw ketika beliau keluar berhijrah dari rumahnya dan beliau keluar diantara barisan kaum kafir Mekah. Kemudian Allah melindungi beliau di gua, sementara mereka berdiri di mulut gua dengan menggenggam senjata ingin membunuh beliau:
إِلاَّ تَنصُرُوهُ فَقَدْ نَصَرَهُ اللّهُ إِذْ أَخْرَجَهُ الَّذِينَ كَفَرُواْ ثَانِيَ اثْنَيْنِ إِذْ هُمَا فِي الْغَارِ إِذْ يَقُولُ لِصَاحِبِهِ لاَ تَحْزَنْ إِنَّ اللّهَ مَعَنَا فَأَنزَلَ اللّهُ سَكِينَتَهُ عَلَيْهِ وَأَيَّدَهُ بِجُنُودٍ لَّمْ تَرَوْهَا وَجَعَلَ كَلِمَةَ الَّذِينَ كَفَرُواْ السُّفْلَى وَكَلِمَةُ اللّهِ هِيَ الْعُلْيَا وَاللّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ
Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya: “Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita.” Maka Allah menurunkan ketenangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (TQS at-Tawbah [9]: 40)

Kemudian Allah melindungi beliau dari Suraqah padahal Suraqah telah mendapati beliau dan sudah sangat dekat untuk bisa menyerang dan menangkap beliau!!..
Anda ingat wahai suadara-saudara para mujahidin di bumi Syam dan Anda menang terhadap diktator dan menumbangkannya –dalam waktu dekat atas izin Allah SWT- Anda ingat bahwa Anda lebih tinggi derajatnya dan bahwa Allah bersama Anda dan tidak akan menyia-nyiakan amal-amal Anda!! .. Anda ingat bahwa Anda berada dalam perlindungan Allah SWT, maka jangan Anda takut terhadap pesawat-pesawat Amerika yang menghancurkan bangunan militer dan fasilitas ekonomi dengan dalih memerangi terorisme. Jangan Anda takut kemiskinan dan jangan takut minimnya harta ketika Amerika dan antek-anteknya mulai menjatuhkan embargo terhadap Anda secara ekonomi mencekik dari segala arah..
Anda ingat selalu bahwa Anda tidak sendirian berada di medan, sebab Allah bersama Anda:
وَاصْبِرْ وَمَا صَبْرُكَ إِلاَّ بِاللّهِ وَلاَ تَحْزَنْ عَلَيْهِمْ وَلاَ تَكُ فِي ضَيْقٍ مِّمَّا يَمْكُرُونَ 127 إِنَّ اللّهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَواْ وَّالَّذِينَ هُم مُّحْسِنُونَ
Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan. (TQS an-Nahl [16]: 127-128)

إِنَّ اللَّهَ يُدَافِعُ عَنِ الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ خَوَّانٍ كَفُورٍ 38 أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَاتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا وَإِنَّ اللَّهَ عَلَى نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ
Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya Allah tidak menyukai tiap-tiap orang yang berkhianat lagi mengingkari ni`mat. Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu. (TQS al-Hajj [22]: 38-39)

Abu Hurairah ra telah meriwayatkan, ia berkata: Rasulullah saw telah bersabda:
إِنَّ اللهَ قَالَ: “مَنْ عَادَى لِيْ وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالْحَرْبِ، وَمَا تَقَرَّبَ إِلَيَّ عَبْدِيْ بِشَيْءٍ أَحَبُّ إِلَيَّ مِمَّا اِفْتَرَضْتُ عَلَيْهِ، وَمَا يَزَالُ عَبْدِيْ يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ، فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِيْ يَسْمَعُ بِهِ، وَبَصَرَهُ الَّذِيْ يُبْصِرُ بِهِ، وَيَدَهُ الَّتِيْ يَبْطِشُ بِهَا، وَرِجْلَهُ الَّتِيْ يَمْشِيْ بِهَا، وَإِنْ سَأَلَنِيْ لَأَعْطَيْنَّهُ، وَلَئِنْ اِسْتَعَاذَنِيْ لَأُعِيْذَنَّهُ”
Sesungguhnya Allah berfirman: “siapa saja yang memusuhi wali-Ku maka dia sungguh telah mengumumkan perang terhadap-Ku. Dan tiadalah hamba-Ku mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku cintai dari apa yang telah Aku fardhukan terhadapnya. Dan hamba-Ku terus menerus mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan sunah sampai Aku mencintainya. Maka jika Aku mencintainya Aku menjadi pendengarannya yang dia gunakan untuk mendengar, menjadi penglihatannya yang dia gunakan melihat, menjadi tangannya yang dia gunakan menggenggam dan menjadi kakinya yang dia gunakan berjalan. Dan jika dia meminta (kepada)-Ku niscaya Aku beri dia dan seandainya dia meminta perlindungan kepada-Ku niscaya Aku lindungi dia (HR al-Bukhari)

Maka wahai para mujahidin, Anda adalah orang-orang yang paling tinggi derajatnya dengan jihad, kesabaran dan keteguhan Anda serta dukungan Allah kepada Anda.. Dan dengan izin Allah SWT kunci kebaikan dalam pembebasan umat ini akan berada di tangan Anda. Sebab Anda mengusung syiar iman, ikhlas, dan kembalinya Islam … Dan Anda menolong pengikut kebenaran diantara para pengemban dakwah untuk mengembalikan hukum Islam, untuk mengembalikan al-Khilafah ar-Rasyidah yang mengikuti manhaj kenabian…