Spirit Kebangkitan Ummat

Selanjutnya akan datang kembali Khilafah berdasarkan metode kenabian. Kemudian belia SAW diam.” (HR. Ahmad dan Ath-Thabarani) “Siapa saja yang melepaskan ketaatan, maka ia akan bertemu Allah pada hari kiamat tanpa memiliki hujjah. Dan siapa saja yang meninggal sedang di pundaknya tidak ada baiat, maka ia mati seperti mati jahiliyah (dalam keadaan berdosa).” (HR. Muslim). “Sesungguhnya Allah telah mengumpulkan (memperlihatkan) bumi kepadaku. Sehingga, aku melihat bumi mulai dari ujung Timur hingga ujung Barat. Dan umatku, kekuasaannya akan meliputi bumi yang telah dikumpulkan (diperlihatkan) kepadaku….” (HR. Muslim, Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi) Abdullah Berkata, ”Pada saat kami sedang menulis di sisi Rasulullah SAW, tiba-tiba Rasulullah SAW ditanya, manakah di antara dua kota yang akan ditaklukkan pertama, Konstantinopel atau Roma(Italia). Rasulullah SAW bersabda: ”Kota Heraklius yang akan ditaklukkan pertama—yakni Konstantinopel.” (HR. Ahmad)

Minggu, 22 April 2012

Pernyataan Ust.Abu Bakar Ba'asyir Terkait Fitnah AS Terhadap JAT

Pernyataan Ust.Abu Bakar Ba'asyir Terkait Fitnah AS Terhadap JAT

Pernyataan Ust.Abu Bakar Ba'asyir Terkait Fitnah AS Terhadap JAT


Jakarta (Ansharuttauhid.net) Ust.Abu Bakar Ba'asyir mengeluarkan rilis pernyataannya dalam menanggapi manuver Teroris Amerika Serikat yang menyatakan bahwa Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) adalah "as a Foreign Terrorist Organization" (Organisasi Teroris Asing) melalui Departemen luar Negeri Amerika Serikat (23/2/2012) beberapa waktu yang lalu, pernyataan Amir Jamaah Ansharut Tauhid itu diberi judul "tuduhan bohong dan palsu".
Pernyataan tersebut disebarkan oleh Al Tsaurah Institute pada saat acara bedah buku "Ya.. Mereka Memang Thoghut" di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (11/3) berikut ulasannya:
             
                                         “Dengan nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”
                                                                                PERNYATAAN
                                                                     “Tuduhan Bohong Dan Palsu”
                                     Dengan izin Alloh SWT saya Abu Bakar Ba’asyir, menyatakan bahwa:
1. Semua tuduhan syetan Amerika Serikat terhadap JAT dan diri saya, Ustadz Achwan, saudara Son Hadi, dan Ustadz Rosyid Ridho Ba’asyir dan tuduhan Thoghut P.B.B terhadap diri saya seperti yang diberitakan di Koran Republika tanggal 26 Februari 2012 dan Koran Rakyat Merdeka Tanggal 27 Februari 2012 adalah tuduhan palsu tanpa ada bukti sedikitpun. Tuduhan-tuduhan bohong dan palsu ini sengaja dibuat untuk mendorong Mahkamah Agung agar meningkatkan kedzolimannya terhadap diri saya dari penjara 9 tahun menjadi 15 tahun. Sebenarnya kedzoliman yang ditimpakan terhadap diri saya penjara 15 tahun oleh Thoghut M.A adalah untuk memenuhi keinginan syetan Amerika agar saya tidak dapat melanjutkan perjuangan menegakkan Daulah Islamiyah/Khilafah, bukan karena saya menteror masyarakat. Ketika rombongan JAT datang ke DUBES A.S untuk klarifikasi tuduhan-tuduhannya, syetan dubes A.S tidak berani menemui khawatir terbongkar kebohongannya.
Syetan Amerika selalu memfitnah saya, karena saya berjuang menegakkan tauhid Daulah Islamiyah dan Khilafah yang diperintahkan oleh Alloh dan RosulNya. Maka syetan Amerika memperalat rezim Thoghut N.K.R.I untuk mendzolimi saya agar saya tidak bisa melanjutkan perjuangan menegakkan Islam. Syetan Amerika pernah memerintahkan Thoghut polisi untuk menangkap saya begitu bebas dari lapas salemba dan saya ditahan sampai 2 tahun 6 bulan tanpa kesalahan sedikitpun, syetan Amerika juga pernah memerintahkan rezim Thoghut N.K.R.I agar saya tidak diberi remisi hari raya waktu di tahan di lapas Cipinang.
Diantara usaha untuk mematikan perjuangan saya menegakkan Islam adalah saya dituduh terlibat berat latihan senjata di Aceh dengan tuduhan-tuduhan yang tidak jujur yakni semua saksi-saksi yang memberatkan saya tidak boleh hadir di persidangan, tetapi lewat teleconference dengan dijaga ketat oleh Thoghut-Thoghut Densus 88 agar memberikan kesaksian seperti maunya Thoghut Densus, dan mereka tidak boleh menggunakan pembela TPM, tapi harus menggunakan pembela yang ditunjuk Thoghut Densus 88. Sebenarnya latihan senjata di Aceh adalah amalan ibadah mentaati perintah Alloh dalam surat Al-Anfaal ayat 60, bukan perbuatan teror, tidak ada seorangpun yang merasa diteror karena latihan itu, maka menurut undang-undang anti teror mereka latihan senjata di Aceh tidak ada bukti dimasukkan perbuatan teror. Tapi mereka paksakan karena kepentingan syetan Amerika, maka jelaslah bahwa Thoghut Indonesia sebenarnya kerja sama dengan syetan Amerika memerangi Islam/Mujahidin dengan dalih bohong memerangi teroris. Mujahidin insya Alloh tidak akan menyerah betapa pun kedzoliman yang ditimpakan oleh Thoghut N.K.R.I dan syetan A.S, karena menegakkan Islam adalah amal soleh yang tidak boleh ditinggalkan karena ancaman Thoghut.
2. Sebenarnya teroris yang selalu menteror negara-negara ummat Islam adalah syetan Amerika, mereka telah menteror dan membantai puluhan ribu ummat islam laki-laki, wanita dan anak-anak di Afghanistan, Pakistan, Irak dan membantu yahudi membantai ribuan ummat Islam di Palestina dan membantu kaum nasrani membantai ummat Islam di Bosnia, Ambon dan Poso. Maka sumber kejahatan, kehancuran moral dan teroris terbesar adalah syetan Amerika. Maka Amerika adalah kafir harbi (kafir yang wajib diperangi) menurut hukum Islam. Maka bila dunia terutama dunia Islam ingin aman salah satu jalan untuk mengatasinya adalah dihancurkannya syetan Amerika.
3. Para pakar bom baik dalam negeri maupun luar negeri mengatakan bahwa bom yang meledak di Bali pada peristiwa bom Bali I adalah mikro nuklir bukan bom buatannya Amrozi dan kawan-kawannya. Maka jelas itu adalah bom buatan Amerika. Maka yang membunuh 200 orang di Bali waktu itu bukan saya seperti yang dituduhkan oleh syetan Amerika dan bukan Amrozi dan kawan-kawannya tetapi syetan Amerikalah pembunuhnya.
4. Maka ummat Islam wajib berjihad melawan dedengkot teroris dan penjahat syetan Amerika, kalau belum mampu harus melawan dengan do’a seperti do’anya Nabi Musa a.s dalam melawan fir’aun, maka saya anjurkan agar ummat Islam selalu berdo’a sebagai berikut: “Yaa Alloh, sesungguhnya Engkau telah memberi harta kekayaan dan persenjataan yang melimpah pada musuh-Mu Amerika Serikat dan antek-anteknya, akibatnya Yaa Alloh semua karunia-Mu itu digunakan menyesatkan manusia dan ummat Islam dan untuk memerangi Islam dan kaum muslimin. Maka Yaa Alloh binasakanlah mereka dan kunci matilah hati mereka, maka mereka tidak beriman sehingga melihat sisksa yang pedih. Aamiin.”
                                                  Bareskrim Mabes Polri: 06 Robiul Akhir 1433 H
                                                            28 Februari 2012 M Al Faqir Ilalloh,
                                                                  

                                                                            (Abu Bakar Ba’asyir)


Penolakan Ust.Abu terhadap Vonis dari Pengadilan Tinggi DKI Jakarta


JAKARTA (Ansharuttauhid.com) – Pengadilan Tinggi DKI Jakarta telah memutuskan untuk mengurangi masa hukuman pidana Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dari 16 tahun menjadi 9 tahun.

Kepada voa-islam.com di ruang tahanan Bareskrim Mabes Polri Jakarta, Amir Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) itu menolak apapun keputusan pengadilan, karena ia merasa tidak bersalah sama sekali, seperti yang dituduhkan jaksa. Tuduhan Jaksa Penuntut Umum (JPU), menurut Ustadz Abu, semuanya batil, dimurkai dan dilaknat Allah.

Inilah pernyataan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir selengkapnya:
Dengan nama Alloh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Dengan izin Alloh SWT saya menolak penahanan dan vonis hukuman terhadap diri saya, karena ini adalah kedholiman yang dimurkai Alloh maka haram diterima dan ditaati disebabkan:

1. Saya ditahan untuk dihukum bukan karena saya berbuat kejahatan yang dimurkai Alloh. Justru karena saya berusaha untuk mentaati perintah Alloh dan Rosul-Nya yakni menegakkan tauhid dan memberantas syirik yang merajalela di negeri karunia Alloh ini sehingga banyak bencana yang menimpa negeri ini.

2. Usaha saya untuk mentaati perintah Alloh dan Rosul-Nya yakni menegakkan tauhid dan memberantas syirik di negeri ini dinilai oleh musuh Alloh Densus 88, JPU dan Majelis Hakim sebagai perbuatan teror yang mengacaukan keamanan.

Padahal ini adalah amal sholih untuk mentaati perintah Alloh dan Rosul-Nya demi kebaikan masyarakat dan negara agar menjadi negara baik yang diampuni dan diridhoi Alloh.

3. Menuduh perjuangan menegakkan tauhid dan memberantas syirik sebagai perbuatan teror yang mengacau keamanan berarti menghina syari’at Alloh dan Sunnah Nabi-Nya karena perjuangan ini merupakan perintah Alloh yang diamalkan oleh Rosululloh SAW sampai akhir hayat beliau.

Oleh karena itu tuduhan ini merupakan kemungkaran yang dimurkai oleh Alloh, dibenci dan dilaknat.

4. Oleh karena penahanan dan vonis hukuman terhadap diri saya berdasar tuduhan yang dimurkai, dibenci dan dilaknat oleh Alloh SWT maka ini merupakan kedholiman yang haram diterima dan ditaati, wajib ditolak dan dibenci karena Alloh SWT.

5. Maka dengan izin Alloh SWT saya menolak penahanan dan vonis hukuman terhadap diri saya karena haram hukumnya menerima dan mentaatinya karena ini kedholiman yang di murkai Alloh. Bahkan saya membencinya karena Alloh bukan karena dendam.

Semoga Alloh melindungi saya dari kedholiman yang dimurkai Alloh ini. Dan semoga Alloh melindungi semua mujahidin yang diperlakukan dholim dan kejam di negeri ini.

Semoga Alloh SWT memberi petunjuk kepada rezim sesat di negeri ini kepada jalanNya yang lurus sehingga mau bertobat. Amin. Wallohu’alam

Bareskrim Polri, Jum’at 30 Dzulqa’idah 1432 (28 Oktober 2011)

Al-Faqir Ilalloh



(Abu Bakar Ba’asyir)

 

Related Posts by Categories

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar