Spirit Kebangkitan Ummat

Selanjutnya akan datang kembali Khilafah berdasarkan metode kenabian. Kemudian belia SAW diam.” (HR. Ahmad dan Ath-Thabarani) “Siapa saja yang melepaskan ketaatan, maka ia akan bertemu Allah pada hari kiamat tanpa memiliki hujjah. Dan siapa saja yang meninggal sedang di pundaknya tidak ada baiat, maka ia mati seperti mati jahiliyah (dalam keadaan berdosa).” (HR. Muslim). “Sesungguhnya Allah telah mengumpulkan (memperlihatkan) bumi kepadaku. Sehingga, aku melihat bumi mulai dari ujung Timur hingga ujung Barat. Dan umatku, kekuasaannya akan meliputi bumi yang telah dikumpulkan (diperlihatkan) kepadaku….” (HR. Muslim, Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi) Abdullah Berkata, ”Pada saat kami sedang menulis di sisi Rasulullah SAW, tiba-tiba Rasulullah SAW ditanya, manakah di antara dua kota yang akan ditaklukkan pertama, Konstantinopel atau Roma(Italia). Rasulullah SAW bersabda: ”Kota Heraklius yang akan ditaklukkan pertama—yakni Konstantinopel.” (HR. Ahmad)

Selasa, 20 Maret 2012

Pemanasan Perang Dunia 3

Suriah Sebagai pemanasan Perang Dunia 3



konspirasi.com,- Jika AS dan NATO Serang Suriah, Perang Dunia III Tak Terelakkan. Para pengamat mulai memberikan analisanya tentang situasi terakhir intervensi asing di Suriah. Mereka menilai kasus Suriah merupakan pemanasan dari konfrontasi yang melibatkan Barat, Rusia, dan China atau Perang Dunia III.

Seperti yang telah disaksikan saat ini, Rusia dan China amat khawatir dengan sikap arogansi Amerika Serikat (AS) dan sekutu Barat terhadap Suriah dan Iran.

"Presiden AS Barack Obama tengah mengambil peranan geopolitis untuk memicu konfrontasi Barat dengan Rusia dan China. Suriah dan Iran akan menjadi medan tempurnya," ujar salah seorang penulis dari majalah Executive Intelligence Review, seperti dikutip RT, Sabtu (3/12/2011).

"Saya rasa, Rusia dan China sudah mewaspadai hal ini, peristiwa ini akan berubah menjadi Perang Dunia III. Ini sangat berbahaya, dan harus ada yang kiranya sanggup menghentikan tindakan Presiden Obama dan Inggris," tambahnya.

Freeman juga mengkritisi Mahkamah Kriminal Internasional (ICC). Menurut Freeman, ICC sudah menjadi instrumen yang digunakan Barat untuk menumbangkan rezim yang berkuasa.

Salah seorang pengamat politik Marcus Papadopoulos juga setuju dengan apa yang dikatakan oleh Freeman. Papadopoulos yakin, Rusia tidak akan membiarkan situasi seperti di Libya terjadi di Suriah.

"Perbedaan yang mencolok antara Suriah dan Libya adalah keterlibatan Rusia. Rusia sudah mengatakan dengan jelas apa yang terjadi di Libya tidak akan terjadi di Suriah. Rusia dan China bahkan memveto resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB). Oleh karena itulah, Rusia akan menjadi faktor penentu dalam masalah ini," ujar Papadopoulos.

Situasi di Suriah memang terlihat seperti Libya pada Juni lalu. Pihak oposisi Suriah tampak mendapat pengakuan dan legitimasi dari Barat dan beberapa negara lainnya sebagai representasi yang sah bagi warganya.

Oposisi Suriah bahkan membentuk dewan militer dan mulai meminta perlindungan kepada masyarakat internasional. Mereka bahkan memutuskan hubungan dengan rival-rival Barat, Iran, Hizbullah, dan bahkan fraksi Hamas di Palestina. [Islam Times/on/okezone/AFP/KUNA/rtr]


Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad memperingatkan rencana busuk Amerika Serikat untuk menabur perselisihan dan menekan gelombang kebangkitan rakyat di Timur Tengah.
“AS ingin menekan gerakan rakyat dan menabur perpecahan di kawasan dalam rangka membuka jalan bagi kehadirannya,” ujar Ahmadinejad dalam konferensi pers pada hari Selasa (7/6) di Tehran.
“AS bukan teman yang baik. Satu-satunya yang mereka kejar adalah kepentingan ilegalnya. Kita telah menyaksikan bahwa sejak Perang Korea sampai hari ini, semua perang AS adalah melawan sekutunya sendiri,” jelasnya.
Menurut Ahmadinejad, Washington telah berlaku sangat tidak adil terhadap sekutu-sekutunya dan mencabut dukungannya kepada mereka demi kepentingannya sendiri.
Pada bagian lain pernyataannya, Ahmadinejad menandaskan bahwa pembentukan rezim Zionis Israel ditujukan untuk mengembangkan dominasi AS di Timur Tengah.
Ia mendesak negara-negara regional untuk membantu membebaskan Palestina dan menekankan bahwa Israel akan membahayakan keamanan kawasan selama masih menempati bagian terkecil dari tanah Palestina.
Ahmadinejad juga mengimbau negara-negara Amerika Latin untuk bangkit melawan arogansi global. Dikatakannya, “Jika kita semua bangkit bersama, maka kematian imperialisme dan kolonialisme semakin dekat.” (irib)

Amerika Membangun Pusat Mata-mata Terbesar di Dunia



konspirasi.com,- Dengan 2 miliar GB, AS mampu menyadap seluruh lalulintas komunikasi elektronik dunia. Badan Keamanan Nasional, AS (NSA) dilaporkan sedang membangun pusat mata-mata terbesar di dunia untuk menyadap dan menyimpan setiap lalu lalang komunikasi elektronik yang dikumpulkan dari seluruh dunia dan termasuk warga Amerika Serikat sendiri.

Sebuah laporan baru yang diterbitkan oleh majalah bulanan Wired, mengatakan bahwa pusat mata-mata itu terletak di Bluffdale, sebuah lembah terpencil di Negara Bagian Utah, A.S. dan dapat memproses data Yottabytes (satu juta miliar gigabyte). Angka yang luar biasa fantastis!

Dengan rincian kapasitas dari 2 miliar gigabytes fasilitas dirancang untuk "menyadap, mengurai, menganalisa, dan menyimpan petak besar komunikasi di dunia termasuk isi panggilan telepon, e-mail swasta, teks pesan ponsel (SMS) dan pencarian di Internet.

Menurut laporan itu, fasilitas tersebut adalah bagian dari proyek "badan intelijen paling rahasia yang pernah ada," dan fasilitas ini akan menggunakan 65 megawatt listrik per tahun, dengan tagihan tahunan sebesar USD 40 juta.

Pusat penyadapan mata-mata inin akan mengganti dan memperkecil sinyal data yang didapat dari satelit melalui kabel bawah tanah dan bawah laut internasional dan jaringan domestik dengan kompres zip.

Jaringan mata-mata ini juga akan menggunakan komputer super cepat dan super canggih di dunia, sehingga NSA dapat mengumpulkan data-data dari cara-cara yang paling 'bodoh' melalui peralatan rumah tangga seperti lemari es, oven dan semua sistem pencahayaan yang terhubung dengan Internet.

Dilaporkan, fasilitas ini akan membantu teknis kepada Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) untuk mengumpulkan data-data intelijen tentang ancaman cyber dan menjalankan keamanan target cyber, Reuters melaporkan.

Kekuatan Militer Iran



konspirasi.com,- Tidak ada yang dapat mengingkari Iran tumbuh menjadi kekuatan militer baru. Padahal Iran berada dalam tekanan embargo ekonomi dunia. Iran mandiri sebagai sebuah bangsa dan negara. Hebatnya lagi, sebagian besar persenjataan modern tersebut dibuat oleh putra-putri terbaik Iran.


Rincian Persenjataan Iran Menurut Badan Intelijen Pusat CIA
  1. Jumlah Penduduk: 65.875.224
  2. Personel Militer Aktif: 545.000
  3. Militer Aktif Cadangan: 350.000
  4. Jumlah Tanah Berbasis Senjata: 5449
  5. Tank: 1.613
  6. Personel Lapis Baja Operator: 640
  7. Artileri: 2010
  8. Peluncur Rocket: 876
  9. Mortar: 5.000
  10. Senjata Anti-Tank: 75
  11. Senjata anti-Pesawat: 1.700
  12. Jumlah Pesawat: 84
  13. Helikopter: 84
  14. Kapal Angkatan Laut Jumlah: 65
  15. Marine: 92
  16. Kapal selam: 3
  17. Frigat: 3
  18. Patroli Pesisir Craft: 140
  19. Amfibi Craft: 13
  20. Produksi Minyak: 3.956.000 bbl/ hari
  21. Konsumsi Minyak: 1.630.000 bbl/ hari
  22. Cadangan Minyak Terbukti: 136.200.000.000 bbl

Klaim Iran Seputar Kekuatan Militer dan Persenjataan Canggih

  1. Iran meluncurkan Karrar atau "penyerang". Pesawat tak berawak dan pengebom jarak jauh. Memiliki daya jelajah 1.000 kilometer (km). Mampu terbang kecepatan 900 km per jam dan bisa membawa empat rudal jelajah atau dua bom seberat 250 pon (113, 4 kilo).
  2. 4 kapal selam mini kelas Ghadir.
  3. 12 kapal peluncur rudal dan torpedo.
  4. Rudal darat bernama Qiam.
  5. Rudal Fateh 110 generasi ketiga, berdaya jelajah 150-200 km.
  6. Satelit-satelit orbit tinggi.
  7. (PLTN pertama milik Iran di kota Bushehr.
  8. Rudal Shahab.
  9. 17,000 pasukan dari IRGC.
  10. Angkatan Bersenjata dan Pasukan Relawan (Basij).
  11. 1500 unit kapal pengebom.
  12. Jet pemburu.
  13. Helikopter militer.
  14. Perlengkapan rudal.
  15. Rudal Balistik "Kautsar".
  16. Hoot, jenis terpedo bawah laut tercepat di dunia. Melaju dengan kecepatan 100 meter perdetik. Rudal Hoot mampu lolos dari deteksi radar.
  17. Rudal super modern yang bisa ditembakan dari udara ke kawasan perairan.

Presiden Republik Islam Iran Mahmoud Ahmadinejad menilai hubungan erat antara pemerintah dan rakyat Iran sebagai teladan baru kepemimpinan dunia.
Ahmadinejad, Selasa (5/10) dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Golestan, timur laut Iran, mengapresiasi partisipasi luas warga dalam menyambut rombongan Presiden. Dikatakannya, partisipasi ini dan hubungan erat antara pemerintah dan bangsa Iran merupakan model dan teladan baru kepemimpinan dunia.
Menurut Ahmadinejad, partisipasi ini adalah bukti atas kesetiaan mereka terhadap nilai-nilai Revolusi Islam.
“Melalui partisipasi luasnya, rakyat Iran ingin mendemonstrasikan kekuatan dan eksistensinya kepada dunia. Musuh melancarkan perang urat saraf dengan tujuan mengesankan bangsa Iran sebagai bangsa yang lemah,” tegasnya.
Pada bagian lain peryataannya, Ahmadinejad menandaskan, Barat punya agenda terselubung untuk menguasai wilayah Timur Tengah.
“Barat mencoba untuk melaksanakan skenario mereka melalui rezim Zionis Israel, tapi mereka gagal. Kemudian mereka sampai pada kesimpulan bahwa perlu untuk menduduki wilayah kami dengan ratusan ribu pasukan militer guna menguasai sumber minyak kawasan bagi penyelamatan ekonomi mereka,” tambah Ahmadinejad. (IRIB/RM)

Tujuh Alasan Mengapa AS Tidak Gegabah Menyerang Iran



konspirasi.com,- konspirasi.com,- Akhirnya, analis pertahanan AS itu sekali lagi mendesak pemerintah AS untuk menimbang kembali semua pilihannya sebelum menjatuhkan opsi militer dan konflik secara face to face dengan Iran.

Lowther menjelaskan, Iran tidak seperti Grenada, Panama, Somalia, Haiti, Bosnia, Serbia, Afghanistan atau Irak saat AS menginvasi negara-negara tersebut. Ia menambahkan, semua contoh saat militer AS mampu mengalahkan musuhnya karena negara-negara tersebut tidak mampu bersaing dengan AS secara militer.

Tujuh Alasan Mengapa AS Tidak Gegabah Menyerang Iran

Salah satu analis pertahanan Amerika Serikat mengatakan beberapa alasan mengapa pemerintah AS tidak harus terlibat dalam konfrontasi militer dengan Iran.

Dia adalah Adam Lowther, salah satu anggota analis pertahanan pada Universitas Angkatan Udara AS. Dalam sebuah pernyataanya, dia memperingatkan kepada para politisi AS untuk mempertimbangkan kembali keputusan mereka sebelum memilih opsi serangan militer terhadap Iran.

Adapun alasan-alasan tersebut adalah sebagai berikut;

1. Iran mungkin sudah memiliki apa yang dimiliki oleh militer AS sekarang ini, dan Iran telah siap menghadapi beberapa kemungkinan yang akan terjadi.

Lowther menjelaskan, Iran tidak seperti Grenada, Panama, Somalia, Haiti, Bosnia, Serbia, Afghanistan atau Irak saat AS menginvasi negara-negara tersebut. Ia menambahkan, semua contoh saat militer AS mampu mengalahkan musuhnya karena negara-negara tersebut tidak mampu bersaing dengan AS secara militer.

Dia juga mencatat bahwa militer Iran jauh lebih kompeten dan kuat. Kemampuan Iran itu terbukti pada perang Iran-Irak selama satu dekade dan Iran mempunyai pemahaman yang baik tentang taktik dan strategi perang AS.

Dia melanjutkan, Angkatan Laut Iran sangat terampil dalam pertempuran littoral dan mungkin mampu menutup Selat Hormuz untuk durasi yang cukup lama demi melampiaskan malapetaka ekonomi global. Latihan-latihan angkatan laut baru-baru ini yang dilakukan oleh angkatan laut Iran menggambarkan strategi yang jelas, bahkan Iran mengancam akan menutup selat Hormuz. Iran juga mengancam akan menenggelamkan kapal perang Amerika yang masuk ke daerah tersebut. Hal ini menunjukkan kemampuan militer Iran. Dan jika selat Hormuz benar-benar ditutup, maka akan mengakibatkan kerugian yang signifikan dari pelayaran komersial dan menyebabkan harga minyak meroket di dunia internasional.

2. Iran sama sekali berbeda dengan Irak. Angkatan Darat Iran dan Korps Garda Revolusi Iran tidak akan meletakkan senjata begitu saja pada ancaman pasukan darat AS.

Lowther mengatakan, pasukan militer Iran selalu mengikuti perkembangan di Afghanistan dan Irak dan mempelajari bagaimana cara mengalahkan pasukan Amerika.

3. Kementerian Intelijen Iran termasuk yang paling kompeten dan kuat di dunia.

Menurutnya, Kementerian Intelijen Iran telah berhasil memburu elemen-elemen anti-Iran selama tiga puluh tahun terakhir dan selalu cemerlang.

4. Kemungkinan gerakan perlawanan Libanon Hizbullah akan membantu Iran dalam perang AS terhadap Iran.

Analis pertahanan itu menyatakan bahwa seharusnya militer AS belajar bagaimana menyerang Iran, Hizbullah, selama tiga dekade saat Hizbullah bertempur dengan Israel. Baru kemudian melakukan serangkaian serangan terhadap Iran.

5. Kemampuan Cyber Maya Iran yang mengesankan dan berkembang pesat.

Lowther menulis, serangan terhadap infrastruktur nuklir Iran kemungkinan akan berkelanjutan. Dan serangan cyber tidak seperti yang telah kita lihat. Cyber Iran mungkin akan menargetkan data penting di sektor publik dan swasta dan ini akan mendatangkan malapetaka, mematikan sistem, dan menghancurkan data.

6. Militer AS layak istirahat setelah melakukan parade perang selama satu dekade dalam operasi tempur di berbagai negara.

Lowther mengingatkan bahwa bagaimana pun, perang di Afghanistan dan Irak berpengaruh pada kondisi tentara Amerika, keluarga mereka, dan peralatan yang mereka andalkan.

7. Sebuah serangan terbatas terhadap Iran akan meningkat menjadi perang yang lebih luas, sehingga sulit bagi militer AS untuk beristirahat.

Ahli perang itu mengatakan, bahkan walaupun serangan itu hanya terfokus pada fasilitas nuklir Iran saja, namun itu akan menimbulkan respon yang luar biasa di luar batas tujuan asli AS.

Akhirnya, analis pertahanan AS itu sekali lagi mendesak pemerintah AS untuk menimbang kembali semua pilihannya sebelum menjatuhkan opsi militer dan konflik secara face to face dengan Iran. [Islam Times/on]

Iran kembangkan Bungker Terkeras di dunia


Konspirasi.com,- Masih ingat dengan senjata Ordnance Penetrator massif? Senjata penembus Bungker yang berbobot 30.000 di gadang-gadang AS bisa menghancur leburkan fasilitas Nuklir Iran bawah tanah. bunker buster ini memang dari awal perencanaannya untuk tujuan kemungkinan serangan terhadap instalasi nuklir Iran.
Baru baru ini sebuah artikel terbitan Aggravate Research mengulas sebuah teknologi Iran yang di bernama “Smart Bungker”. Tidak seperti bungker beton pada umumnya, Smart Bungker ini terbuat dari bubuk kuarsa dan serat khusus yang menjadikannya betton berkualitas super dan diklaimk sebagai betton terkaku dan terkuat di dunia.
Dengan Bungker yang memiliki betton super itu, Iran lebih percaya diri terhadap ancaman bunker buster milik AS. Sebaliknya, ini akan membuat Amerika dan sekutunya sakit kepala. (HR/Konspirasi.com)

Related Posts by Categories

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar