Spirit Kebangkitan Ummat

Selanjutnya akan datang kembali Khilafah berdasarkan metode kenabian. Kemudian belia SAW diam.” (HR. Ahmad dan Ath-Thabarani) “Siapa saja yang melepaskan ketaatan, maka ia akan bertemu Allah pada hari kiamat tanpa memiliki hujjah. Dan siapa saja yang meninggal sedang di pundaknya tidak ada baiat, maka ia mati seperti mati jahiliyah (dalam keadaan berdosa).” (HR. Muslim). “Sesungguhnya Allah telah mengumpulkan (memperlihatkan) bumi kepadaku. Sehingga, aku melihat bumi mulai dari ujung Timur hingga ujung Barat. Dan umatku, kekuasaannya akan meliputi bumi yang telah dikumpulkan (diperlihatkan) kepadaku….” (HR. Muslim, Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi) Abdullah Berkata, ”Pada saat kami sedang menulis di sisi Rasulullah SAW, tiba-tiba Rasulullah SAW ditanya, manakah di antara dua kota yang akan ditaklukkan pertama, Konstantinopel atau Roma(Italia). Rasulullah SAW bersabda: ”Kota Heraklius yang akan ditaklukkan pertama—yakni Konstantinopel.” (HR. Ahmad)

Jumat, 20 Januari 2012

Asy-Syahid Sayyid Quthb: Mujahid dakwah yang istiqomah hingga akhir hayatnya,Sebuah wawancara yang mengharukan dengan seorang janda mujahid Saudari kita, Ummu Muhannid.

Asy-Syahid Sayyid Quthb: Mujahid dakwah yang istiqomah hingga akhir hayatnya

M. Fachry

Nama Asy Syahid (kama nahsabuhu) Sayyid Quthb kini ramai diperbincangkan kembali setelah salah satu buku beliau Tafsir Fi Zhilalil Qur’an Jilid 2 masuk daftar buku dalam pengawasan Kejari. Seperti apakah sosok mujahid dakwah tersebut? dan apa komentar Syekh Abu Muhammad Al Maqdese tentang tulisan-tulisan beliau?
Tafsir Fi Zhilalil Qur`an. Sebagian besar kaum muslimin  abad ini mengenal kitab tafsir yang kental nuansa siyasi dan haraki tersebut. Penulisnya adalah Asy-Syahid Sayyid Quthb, tokoh besar dalam pemikiran Islam kontemporer yang paling menonjol.
Nama lengkap beliau adalah Sayyid Quthb bin Ibrahim. Beliau lahir di Musyah, Propinsi Asiyuth, pesisir Mesir, tanggal 9 Oktober 1906. Pendidikan awal beliau adalah Madrasah Ibtidaiyah di desanya tahun 1912 dan lulus tahun 1918. Revolusi tahun 1919 di negerinya membuat Sayyid Quthb berhenti dari sekolah selama dua tahun.
Terlahir sebagai anak kedua dari empat bersaudara , sejak kecil kakak kandung dari pemikir Muhammad Quthb ini telah dikenalkan dan dibesarkan dalam lingkungan Islami. Sebagaimana tradisi kaum muslimin, sejak kecil Sayyid Quthb dididik secara ketat oleh kedua orangtuanya. Hasilnya cukup bisa dibanggakan. Belum genap berusia 10 tahun, Quthb telah hafal Al-Qur`an. Kemampuannya tersebut sesuai dengan harapan ibunya. Dalam buku hariannya, Taswir Al-Fanni fi Al-Qur`an , beliau menyatakan, ‘Harapan terbesar ibu adalah agar Allah berkenan membuka hatiku, hingga aku bisa menghafal Al-Qur`an dan membacanya di hadapan ibu dengan baik. Sekarang aku telah hafal, dengan begitu aku telah menunaikan sebagian harapan ibu.’
Pendidikan beliau berlanjut di tahun 1920, di Kairo, dengan masuk ke Madrasah Muallimin Al-Awaliyah tahun 1922, kemudian melanjutkan ke Sekolah Persiapan Darul Ulum, 1925. Setelah itu, beliau melanjutkan ke Universitas Darul Ulum 1929 dan lulus tahun 1933 dengan gelar Lisance di bidang sastra
Buku Islam pertama yang ditulis beliau adalah At-Tashawwur Al-Fanni fil Qur`an dan mulai menjauhkan diri dari sekolah sastra Al-Aqqad.Departemen Pendidikan, tempat beliau bekerja mengutusnya untuk mengunjungi Amerika, untuk mengkaji kurikulum dan sistem pendidikan Amerika. Beliau di Amerika hanya dua tahun, lalu kembali ke Mesir tanggal 20 Agustus 1950, kemudian diangkat menjadi Asisten Pengawas Riset Kesenian di Kantor Menteri Pendidikan. Tanggal 18 Oktober 1952, ia mengajukan permohonan pengunduran diri.
Dunia tulis menulis tidak asing bagi Sayyid Quthb. Sejak masa muda beliau telah mengasah kemampuan menulisnya. Ratusan makalah di berbagai surat kabar dan majalah Mesir memuat tulisan-tulisan beliau, seperti Majalah Al-Ahram, Ar-Risalah, dan Ats-Tsaqafah. Beliau sendiri menerbitkan majalah Al-Alam Al-Arabi dan Al-Fikrul Jadid, selain memimpin surat kabar pekanan Al-Ikhwanul Muslimun tahun 1953.
Dalam makalah-makalahnya, beliau selalu memerangi bentuk-bentuk kerusakan dan penyimpangan di kehidupan sosial, politik dan ekonomi Mesir. Pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap kerusakan ini, yakni pemerintah adalah sasaran dari kritikan-kritikan beliau. Selain itu, beliau selalu menjadikan Islam sebagai solusi atas seluruh kerusakan yang terjadi. Dengan gerak dakwah semacam ini, Sayyid Quthb selalu hadir di tengah-tengah kehidupan rakyat Mesir. Beliau menegaskan, bahwa Inggris, petinggi-petinggi kerajaan, dan pemerintahan yang menjadi antek-antek penjajah dan melakukan kolaborasi dengan mereka, tokoh-tokoh partai, feodalisme, dan konglomerat, merupakan sumber utama penyebab keterbelakangan Mesir.
Sayyid Quthb menentukan jalan hidupnya untuk menjadi mujahid dakwah pada tahun 1947. Beliau mulai menyerukan kebangkitan Islam dan menyerukan dimulainya kehidupan berdasarkan Islam.
Sayyid Quthb menyeru kepada umat agar kembali kepada aqidah salafush shalih. Pemikiran beliau sendiri adalah pemikiran salafi, yang bersih dari noda. Pemikirannya terfokus pada tema tauhid yang murni, penjelasan makna hakiki La ilaha illallah, penjelasan sifat hakiki iman seperti disebutkan Al-Qur`an dan As-Sunnah. Dalam banyak bukunya, beliau menekankan pentingnya masalah hakimiyah dan loyalitas hendaknya murni hanya untuk Allah semata.
Buku-buku beliau yang terpenting adalah sebagai berikut :
  1. Fi Zhilalil Qur`an
  2. Ma’alim Fith Thariq
  3. At-Thaswir Al-Fanni fil Qur`an
  4. As-Salam Al-Alami wal Islam
  5. Asywak
  6. Dirasat Islamiyah
  7. Fit Tarikh Fikratun wa Minhaj
  8. Al-Mustaqbal li Hadza Ad-DIn
  9. Al-Islam wa Musykilatul Hadharah
  10. Al-Adalah Al-Ijtima’iyah fil Islam
  11. dan lain-lain.
Sayyid Quthb dalam Kenangan
Abdullah Al-Aqil, penulis buku Min A’lami Al-Harakah wa Ad-Dakwah Al-Islamiyah Al-Mu’ashirah menuturkan kesannya terhadap Sayyid Quthb, “Ketika berada di bangku Sekolah Menengah Atas, saya tidak begitu tertarik kepada Sayyid Quthb. Sebab ia berafiliasi ke aliran Al-Aqqad. Saya lebih senang pada aliran Ar-Rafi’i dan murid-muridnya, seperti Said Al-‘Iryan, Ali Thanthawi, dan Mahmud Muhammad Syakir. Setelah saya berada di Mesir, membaca tulisannya di majalah Al-Fikrul Jadid, menelaah makalahnya tentang Hasan Al-Banna dan Ikhwanul Muslimin di majalah Ad-Dakwah mulai membuatku tertarik pada tokoh ini. Setelah itu aku menghadiri seminar di rumahnya. Mendengarkan ceramahnya yang mengegumkan di Jam’iyah Asy-Syubbanul Muslimun untuk menentang Perancis. Mengetahui tuntutannya melepaskan gelar dan ijazah Perancis untuk membela kaum muslimin di Afrika Utara. Dan membaca makalah-makalahnya tentang parade-parade besar yang tidak mempunyai pengaruh. Maka semua itu mendekatkanku dengannya dan membuatnya punya posisi tinggi di hatiku. Saya pun selalu membaca semua buku dan makalahnya dengan antusias dan rindu.
Syaikh Khalil Al-Hamidi, sekretaris Al-Maududi, menceritakan, “Tahun 1966, di Makkah Al-Mukarramah, tepatnya di Hotel Syabra, pemuda muslim Arab masuk menemui Ustadz Al-Maududi dan menyodorkan kepadanya buku Ma’alim fith Thariq karya Sayyid Quthb. Al-Maududi membaca buku tersebut semalam. Pagi harinya, ia berkata, ‘Sepertinya, saya sendiri yang menulis buku ini.’ Al-Maududi heran melihat kedekatan pemikiran dirinya dengan pemikiran Sayyid Quthb. Al-Maududi berkata, ‘Tidak perlu heran, karena sumber pemikiran Sayyid Quthb dan pemikiranku itu satu, yaitu Al-Qur`an dan Sunnah’.”
Raja Faisal bin Abdul Aziz ketika mendengar bahwa Sayyid Quthb akan dihukum mati, segera mengirimkan telegram kepada Jamal ABdun Nashir tanggal 28 Agustus 1966. Raja Faisal berharap Abdun Nashir tidak menjatuhkan hukuman mati kepada Sayyid Quthb. Sami Syaraf menyerahkan telegram Raja Faisal sore harinya kepada Andun Nashir, lalu Abdun Nashir berkata kepada Sami Syaraf, “Laksanakan hukuman mati besok pagi saat fajar dan berikan kepadaku telegram setelah pelaksanaan eksekusi mati.” Abdun Nashir kirim telegram balasan kepada Raja Faishal dan menjelaskan telegram itu sampai kepadanya setelah pelaksanaan eksekusi mati. Pelaksanaan hukuman mati terhadap Sayyid Quthb dilakukan sebelum terbit fajar hari Senin, 29 Agustus 1966.
Eksekusi hukuman mati terhadap Sayyid Quthb didahului dengan tuduhan makar terhadap beliau oleh Jamal Abdun Nashir, tahun 1965. Saat itu, Abdun Nashir berada di Moscow dan mengumumkan dari sana bahwa ada upaya pembunuhan terhadap dirinya dan penggulingan pemerintahannya oleh Ikhwanul Muslimin di bawah pimpinan Sayyid Quthb. Akhirnya Sayyid Quthb ditahan tanggal 9 Agustus 1965. Selanjutnya diadakan penyelidikan terhadap Sayyid Quthb di penjara perang tanggal 19 Desember 1965 selama tiga hari dan akhirnya menjatuhkan hukuman mati atas Sayyid Quthb tanggal 21 Agustus 1966. Keputusan ini tentu saja membuat gusar dan marah sebagian besar kaum muslimin di seluruh penjuru dunia.
Hukuman mati terhadap Sayyid Quthb merupakan tragedi menyakitkan bagi kaum muslimin, mengguncang dunia Arab dan Islam, mengobarkan kemarahan ulama, da’i dan masyarakat Islam. Kaum muslimin mengecam keras tidak kejahatan keji ini, melakukan shalat ghaib di penjuru Timur dan Barat, surat kabar Islam menampilkan edisi khusus tentang Asy-Syahid Sayyid Quthb dan rekan-rekannya. Ulama dan da’i mengharapkan para penjahat yang terlibat dalam penggantungan Sayyid Quthb mendapatkan balasan siksa dari Allah.
Asy-Syahid Sayyid Quthb pernah berkata, “Jari telunjuk yang setiap hari memberi kesaksian tauhid kepada Allah saat shalat menolak menulis satu kata pengakuan untuk penguasa tiran. Jika saya dipenjara karena kebenaran, saya rela dengan hukum kebenaran. Jika saya dipenjara dengan kebatilan, pantang bagi saya minta belas kasih kepada kebatilan.”
Para tiran, penguasa-penguasa dzalim mengira dengan membunuh Sayyid Quthb berarti berhasil menumpas Islam. Mereka salah dan Allah SWT tidak mengizinkan hal itu. Terbukti, karya-karya Sayyid Quthb justru semakin berkibar di penjuru dunia, sebagian besar buku-bukunya dicetak dua puluh lima lebih penerbit, dan diterjemahkan ke berbagai bahasa, hingga masyarakat dunia kenal Asy-Syahid Sayyid Quthb, pemikirannya, dakwah beliau, mengapa beliau dihukum mati ? Siapa tiran di belakang pelaksanaan hukuman mati tersebut ? Untuk siapa ia dihukum mati ?
Sayyid Quthb pernah berkata,”Al-Qur`an tidak menyingkap rahasianya, kecuali kepada orang-orang yang terjun ke medan perang dengan berbekal Al-Qr’an dan berjihad demi membelanya.”
Sebuah syair beliau tulis dari balik jeruji penjara dengan judul Akhi. Syair ini menggambarkan keimanan yang kuat dalam dada Asy-Syahid dan geloran perjuangan dakwahnya yang tak kunjung padam. Berikut kutipan syairnya,
‘Saudaraku, engkau merdeka meski berada di balik jeruji penjara
Saudaraku, engkau merdeka meski diborgol dan dibelenggu
Bila engkau pada Allah berpegang teguh
Maka tipu daya musuh tidak membahayakanmu
Wahai saudaraku, pasukan kegelapan akan binasa
dan fajar baru akan menyingsing di alam semesta
lepaskan kerinduan jiwamu
engkau akan melihat fajar dari jauh telah bersinar
saudaraku, engkau jangan jenuh berjuang
engkau lemparkan senjata dari kedua pundakmu
siapakah yang akan mengobati luka-luka para korban
dan meninggikan kembali panji-panji jihad?”
Asy-Syahid Sayyid Quthb. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat kepada beliau, melahirkan generasi penerus dakwah dan mengumpulkan kita semua bersama dalam barisan para mujahid. Amin.
APA PENDAPAT ANTUM TENTANG APA YANG DITULIS SAYYID QUTHB RAHIMAHULLAH?
Abu Muhammad ‘Ashim al-Maqdisiy
Pertanyaan:
Bismillaahir Rahmaanir Rahiim
Al-hamdu liLlaahi Rabbil ‘Alamiin
Wash-shalaatu was-salaamu ‘alaa Rasuulillaah
Yang terhormat, asy-syaikh al-fadhil al-mujahid Abu Muhammad al-Maqdisiy
As-salaamu ‘alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu
Dan kami memohon kepada Allah agar meneguhkan Antum dan membebaskan para du-at al-mujahidin al-muwahhidin di setiap tempat…
Pertanyaan saya, syaikh kami yang mulia, berkaitan dengan Sayyid Quthb rahimahullah, dan sebenarnya saya telah berupaya untuk mendapatkan pendapat Antum tentang Sayyid Quthb rahimahullah, namun saya tidak mendapatkannya. Dan mungkin juga engkau telah menyebutkan sesuatu tentang hal ini, akan tetapi saya tidak mendapatkan itu. Dan sudah ma’ruf bahwa ad’iyatus-salafiyyah (para pengaku salafi) secara khusus selalu menyerang dengan keras kepada Sayyid Quthb, sedangkan mayoritas serangan mereka adalah batil, ikut-ikutan, klaim, dan mengada-ada, atau menafsirkan tulisannya dengan dasar buruk niat. Dan tidak ragu lagi bahwa Sayyid Quthb rahimahullah adalah manusia yang suka keliru dan benar. Dan banyak dari apa yang beliau tulis dan beliau goreskan sesuai uslub sastra tulisannya terkadang menimbulkan kekeliruan pemahaman sebagian orang terhadapnya atau menafsirkannya dengan yang tidak beliau maksud…
Sedang pertanyaan saya, saya ingin pendapat engkau tentang Sayyid, karena saya percaya kepada Antum, dan semoga Allah membalas Antum dengan kebaikan. Dan saya mengharap dari ikhwah yang mengurusi situs untuk mengirimkan jawabannya ke email saya. Semoga Allah memberkahi mereka.
Jawaban:
Bismillaahi wal-hamdulillaah, wash-shalaatu was-salaamu ‘alaa Rasuulillaah, wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa man waalaahu..
Akhi al-fadhil.. semoga Allah menjaganya dan menjadikannya bagian dari anshar dien-Nya..
Assalaamu ‘alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuhu..
Berkaitan dengan asy-syaikh al-mujahid dan al-kaatib al-fadhil ustadz kami yang besar, Sayyid Quthb rahimahullah, sesungguhnya termasuk keajaiban zaman ini yang mana keajaiban-keajaibannya tidak pernah habis adalah orang semacam saya ditanya tentang Sayyid dan berkomentar jarh atau ta’dil tentangnya, padahal dia adalah orang yang meninggalkan dunia ini sembari meninggalkan perhiasannya, perlengkapannya, dan kesenangannya yang mana mayoritas manusia mati-matian untuk mendapatkannya dan betah dengannya, dan para thaghut memberikannya kepada ahlinya yang tunduk lagi patuh kepada mereka, sedangkan beliau rahimahullah enggan menggores dengan ujung jarinya yang dengannya beliau menulis Zhilaalul Quran dan tauhid; kalimat yang bisa menyelamatkan lehernya dari kematian, yang dengannya beliau mengaburkan al-haqq dengan al-bathil atau dengannya beliau mengakui hukum thaghut; di waktu yang mana banyak dari manusia zaman kita sekarang mencoreng wajah dan lembaran-lembaran mereka —dan di antara mereka, banyak dari kalangan yang suka mencela dan menghujat beliau— dengan suatu yang lebih hina dari kalimat yang ditolak oleh beliau rahimahullah, dan mereka menjinakan dien mereka siang-malam untuk para thaghut dan menjualnya dengan harga murah tanpa dipaksa atau diancam hukuman mati dan pancung, bahkan mereka bersegera dalam hal itu seolah berlomba-lomba menuju berhala, atau mereka menyembelih tauhid di pintu-pintu para thaghut dan menyerahkan diennya kepada mereka sebagai korban dan domba terbesar untuk kekayaan dunia yang fana.
Dan, demi Allah, seandainya menyatakan al-haqq dan tulus terhadap kitabullah dan sunnah Rasul-Nya adalah bukan fardhu dan termasuk kewajiban, tentulah saya tidak menulis satu kalimat pun tentang Sayyid, karena orang-orang yang semacam dia zaman sekarang sangat sedikit, dan setiap orang yang berjalan di jalan ini maka Sayyid memiliki jasa atasnya, baik dia mau atau tidak, dan baik dia mengakui atau mengingkari. Dan setelah ini tidak merugikan Sayyid pujian orang yang memuji atau celaan orang yang mencela. Bagi beliau dan orang-orang yang semacam beliau tepat padanya ucapan orang yang mengatakan:
Berapa banyak tokoh mulia yang telah dihina
Oleh orang yang tidak sebanding sebuah paku di sandalnya
Laut mengapung bangkai di atasnya
Dan mutiara terpendam di dasarnya
Namun demikian, Sayyid adalah manusia biasa. Bisa benar dan bisa salah. Beliau dalam tulisan-tulisannya memiliki kekeliruan yang ma’ruf, jelas bagi orang yang meneliti tulisan-tulisannya dan bisa memilah perkataan yang lama dari perkataannya yang terbaru bahwa beliau tidak mengoreksi banyak darinya dan beliau mengupayakan pen-tashhih-an dan tahdzib. Dan kewajiban atas orang-orang yang mukhlis lagi dekat dengan beliau, yang terdepannya adalah al-ustadz Muhammad Quthb untuk menyempurnakan itu untuknya dan agar tidak bersikukuh membiarkannya seadanya, sehingga ada celah dan hujjah yang dijadikan oleh setiap yang ditanduk, dipukul, terjatuh, apa yang telah dimakan binatang buas dan penguasa sebagai jalan untuk mencela Sayyid, mem-bid’ah-kannya, atau menisbatkan kepadanya apa yang beliau bara’ darinya, atau beliau pada dasarnya bara’ darinya namun pena al-adib terpeleset terus mengatakan apa yang pemiliknya tidak memaksudkan maknanya yang diduga darinya. Dan di antara contoh hal itu adalah apa yang dinisbatkan kepada beliau berupa al-qaul bi wihdatil wujud, padahal sesungguhnya Sayyid secara pasti dan yakin membedakan dalam setiap apa yang beliau tulis antara Al-Khaliq dengan makhluq, bahkan beliau sangat mengagungkan Al-Khaliq, mentauhidkan-Nya, dan mengkafirkan setiap orang yang mengklaim bagi dirinya atau bagi selain dirinya satu hak khusus dari Khashaaish Uluhiyyah, apalagi (beliau sangat mengkafirkan) orang yang menjadikan wujud ini semuanya adalah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Menyendiri. Dan siapa yang mengklaim selain ini tentang Sayyid, maka sesungguhnya dia tidak mengetahui beliau dan tidak mengetahui kitab-kitabnya. dan apa yang beliau tulis dalam beberapa tempat di Azh-Zhilal berupa ungkapan sastra yang menyelisihi ini adalah wajib dibuang oleh orang-orang yang memiliki ghirah terhadap Sayyid dan orang-orang yang bertanggung jawab terhadap kitab-kitabnya terutama sesungguhnya mereka itu mengetahui dan mengakui bahwa Sayyid tidak memaksudkan hakikat ucapan ini, dan bahwa beliau telah menerangkan hal itu dan menjelaskannya dalam tulisan-tulisannya yang lain sebagaimana dalam (Khashaaish at-Tashawwur al-Islamiy) yang mana ia adalah tergolong tulisan Sayyid rahimahullah yang paling akhir.
Dan bagaimanapun, sungguh manusia telah menulis tentang Sayyid antara ifrath dan tafrith, sebagian orang menzhaliminya dan sebagian yang lain ghuluw padanya, sedangkan kami bukan tergolong ini dan itu bi hamdillaah, namun kami berjalan kepada al-haqq kemana ia pergi, dan tidak meyakini ishmah (ke-ma’shum-an) kepada seorang pun setelah Rasulullah SAW. Kami menjaga bagi Sayyid dan yang semisal baliau dari kalangan ansharuddien hak mereka dan kami tidak mengurangi mereka apa yang telah mereka ketengahkan, kami mencintai pada mereka keteguhannya di atas al-haqq, nushrahnya terhadap dien dan syariatnya, serta bara’ahnya dari para thaghut dan kemusyrikannya. Dan kami tidak mengatakan itu sembarangan atau dari sikap fanatisme dan kejahilan, karena kami tergolong orang yang telah membaca mayoritas tulisan-tulisannya di awal perjalanan, dan tergolong orang yang mengenal beliau —wa liLlaahi al-hamd— dan mengenal manhaj beliau dan sikap-sikapnya dari dekat. Kami telah mendengar tharuhatnya yang indah dengan isnad ‘ali dari orang terdekat beliau, yaitu syaikh as-sayyid Yusuf Ied, beliau adalah salah seorang dari beberapa individu yang tidak melebihi jari-jari satu tangan, yang direkomendasikan oleh Sayyid rahimahullah dalam memahami tharuhatnya dan menguasai tulisan-tulisannya dalam ucapan-ucapan beliau yang beliau tulis sebelum dihukum mati, dan disebarkan dengan judul (Kenapa Mereka Menghukum Mati Saya).
Inilah.. sebagian para masyayikh telah menulis catatan-catatan dan peringatan-peringatan terhadap hal-hal yang mana Sayyid tergelincir penanya di dalamnya. Dan ini keadaan ahlul ‘ilmi, kebenaran dan membelanya lebih mereka cintai dari seluruh manusia. Dan di antara orang yang telah menulis dalam hal itu adalah syaikh Muhammad ibnu Abdillah ad-Duwaisy rahimahullah dalam kitabnya (al-Maurid az-Zallal fii Akhthaa azh-Zhilal) dalam sebagiannya beliau tepat dan dalam sebagian lainnya tidak tepat. Dan saya telah membaca kitabnya di tahun percetakannya yang pertama, dan saat itu saya membuat penilaian dalam sebuah risalah yang saya beri nama (Mizanul I’tidal bi Taqwumi Kitab al-Maurid az-Zallal), saya dukung beliau dalam beberapa hal yang ditulisnya, dan saya anggap beliau keliru pada hal lainnya, serta saya istidrak terhadapnya apa-apa yang beliau lalai, dan satu exemplar darinya saya sampaikan kepada al-ustadz Muhammad Quthb dan yang lain kepada syaikh ad-Duwaisy rahimahullah, beliau memberikan beberapa catatan kaki terhadapnya sebelum beliau meninggal. Dan fotokopi darinya dengan tulisan tangannya masih ada di saya satu buah, mudah-mudahan kami bisa menerbitkannya dalam waktu dekat bersama catatan kakinya, insya Allah.
Ini yang bisa saya utarakan sekarang sebagai jawaban atas pertanyaanmu. Semoga Allah menjadikan kami dan engkau bagian dari orang-orang yang mendengarkan ucapan terus mengikuti yang paling baik.
Wassalaamu ‘alaikum
Saudaramu, Abu Muhammad.
Source : Jihad Magz Edisi 2

Sebuah wawancara yang mengharukan dengan seorang janda mujahid Saudari kita, Ummu Muhannid

Oleh Saif Al Battar

Ummu Muhannid, semoga Alloh merahmatinya, adalah istri dari seorang mujahid dan ibu bagi anak-anaknya. Dia sekarang menjadi seorang janda dari syuhada –seperti yang kita sangkakan tentang dia (Insya Alloh)–, yang mana ia telah terbunuh di bumi jihad dalam rangka memerangi Pasukan Salib, musuh-musuh Alloh (semoga Alloh menerimanya dan meninggikan derajatnya).
Dan saudari kita telah bersama kami dalam wawancara ini …
1. Sebelum Anda mulai berbicara tentang suami anda semoga Alloh menerimanya dan kisahnya hijrah ke bumi jihad, kami ingin Anda menceritakan kepada kami tentang kisah Anda dan suami anda dari awal … Dan apakah dia adalah seorang mujahid ketika kalian berdua menikah … atau dia bergabung dengan kafilah mujahidin setelah itu (setelah anda menikah)?
Segala puji hanya bagi Alloh, Robb Semesta Alam.
Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarganya dan para Sahabatnya …
Saya ucapkan terima kasih untuk pertemuan ini dan saya memohon kepada Alloh untuk memberikan saya dan Anda kesuksesan dalam melakukan apa yang baik dan benar untuk ummat (Islam), dan sebelum berbicara tentang hal tersebut kita harus selalu ingat bahwa perihal ini adalah murni keberhasilan dan karunia yang diberikan oleh Alloh semata.
Kami memohon kepada Alloh Yang Mahakuasa agar diberi kesabaran dalam menempuh jalan yang lurus .. aamiin
Saya dibesarkan di sebuah keluarga yang berkomitmen kepada Islam (taat agama), alhamdulillaah, tetapi pemahaman tentang (ibadah) kepada Alloh bukanlah tujuan sebenarnya, melainkan hal itu hanya lah mentaati dan mengikuti (adat/kebiasaan) saja. Saya tertarik sekali dengan berita-berita seputar Peristiwa Bosnia dan setelah itu Jihad di Chechnya, dan kemudian untuk pertama kalinya saya melihat sebuah film mujahidin yang berisi (kemenangan Jihad di Chechnya). Saya merasa bahwa ada dunia lain yang tinggal bersama kita di planet ini seolah-olah mereka (berasal) dari para sahabat nabi, dan saya tidak pernah bosan membaca buku (cerita dari kehidupan para sahabat nabi/siroh sahabat). Setiap saat aku memiliki firasat dan berharap untuk dapat berjihad. Aku berkata pada diriku sendiri: “Dimanakah kamu diantara mereka? Dan di manakah jalannya untuk pergi berjihad? Dan bagaimana dan bagaimana … dll … “
Aku bahkan tidak pernah berpikir bahwa aku akan menikah dengan seorang mujahid, aku terbiasa untuk bertanya pada diri sendiri, darimana ia akan datang? Dan bagaimana saya meyakinkan keluarga saya nantinya?! Dan siapa yang akan mengerti aku dan memahami keresahan dan keinginan ku!?!
Saya menjadi sakit dari kehidupan yang memalukan ini dan memutuskan untuk tidak pernah menikah selama pernikahan itu jauh dari pembelaan terhadap agama Alloh. Dan saya mencapai suatu kondisi dimana setiap kali saya bangun untuk berdoa kepada Alloh di sepertiga malam terakhir, saya memohon kepada Alloh bahwa semoga saya akan mati tanpa menikah, jadi saya tidak akan menjalani kehidupan biasa/normal yang semu itu (maksudnya hidup berkeluarga bersuamikan orang yang bukan mujahid yang hidupnya tidak berjihad membela agama Alloh seperti orang-orang, ed). Tapi tahun demi tahun berlalu dan saya menyadari bahwa saya tidak mati! Dan dengan itu meningkat pula tekanan dari orang tua saya untuk menyetujui pernikahan, jadi saya mengatakan mengapa saya tidak berdoa kepada Alloh untuk mengkaruniai saya dengan pasangan seorang mujahid karena Alloh mampu melakukan semua hal.
“Dan Robbmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu … ” (QS Al Mu’min, 40 : 60)
Alloh mendengar doa saya dan mengabulkan untuk saya dari arah yang saya tidak sangka-sangka sebelumnya.
“Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan … “ (QS An Naml, 27 : 62)
Dalam kasus suami saya –semoga Alloh menerimanya– hal itu adalah kasus yang sama, ia mencari jalan untuk berjihad, berdoa memohon kepada Alloh untuk itu dan dia pun tidak ingin menikah. Kemudian ia berdoa kepada Alloh dengan meminta apa yang dia inginkan dan dia gunakan untuk mengatakan bahwa ia tidak menginginkan istri yang jika menerima gaji atau uang mulai mengatakan “aku ingin gaun dan perhiasan dan lain-lain” … melainkan ia ingin seorang istri yang mengatakan “ini adalah untuk Afghanistan dan ini untuk Chechnya dan sebagainya”.
Bahkan dalam waktu pencarian dan untuk bergabung dalam jihad tidak berjalan seperti yang seharusnya (tidak semudah yang dibayangkan), saya menggambarkan periode itu sebagai suatu perasaan dan emosi yang tidak memiliki aplikasi yang realistis. Dan ketika kami bertemu, dia bertanya kepadaku : “Di mana kamu ingin kita tinggal … dekat keluarga ku atau keluarga mu?”
Aku berkata: “Aku tidak ingin rumah di sini, tapi rumah kita akan berada di Afghanistan, Insya Alloh.”
Setelah pernikahan saya selalu mengatakan kepadanya: “Apa yang saya minta kepada Alloh untuk figur seorang pasangan hidup ada padamu (seperti akhlaq yang baik, komitmen (kepada agama) dan berilmu …) Saya telah menemukan itu, kecuali satu hal (saya maksud jihad secara fisik) dan dia biasanya menjawab –semoga Alloh menerimanya–: “Teruslah berdoa sampai semua doa-doamu dikabulkan … “
2. Bagaimana hari keberangkatan dan perpisahannya kepada Anda?
Kehidupan kami berlalu begitu cepat seolah itu (terjadi) hanya sekejap mata … dan itulah dunia yang fana. Betapa aku bermimpi dan berharap bahwa suami ku adalah seorang mujahid adalah cara agar aku dapat menggapai jihad, dengan beriman pada Alloh dan mendekatkan diri kepada-Nya, kejujuran dan mengambil langkah yang tepat, apakah cara yang nyata, dan Dialah (Alloh) yang memilih (diantara hamba-hamba-Nya) dan yang memberi keberhasilan.
“Demikianlah karunia Alloh … “ (QS Al Jumu’ah, 62 : 4)
Kami memohon kepada Alloh Yang Mahakuasa karunia-Nya, sebab sesuatu dilarang (karena suatu kondisi) dan tidak selalu hanya seperti itu (alasannya)!!!!!!!!!!!!!!
Dan mungkin saya menggambarkan periode sebelum keberangkatannya, bahwa aspirasi dan angan-angan tanpa tindakan tidak akan menjadi jalan untuk mencapai jihad, seberapa sering kami menyaksikan bahkan kami menyalurkan dan mengumpulkan uang, tetapi untuk setiap tujuan pasti ada jalan dan untuk setiap tujuan harus mengambil tindakan yang sesuai dengannya.
Karena jihad dengan jiwa dan untuk mencapai bumi jihad (bahkan jika itu berada di bawah kaki Anda) jalan itu adalah jalan persiapan dan pencarian yang sungguh-sungguh.
Dan jangan ada konflik di setiap tahap dan apa yang menyertainya, semua (langkah) merupakan jalan (menuju) jihad tetapi jika telah menemukannya maka itu adalah limpahan karunia yang dianugerahkan Alloh kepada siapa yang dikehendaki-Nya, tetapi merupakan suatu kesalahan adalah membatasi diri untuk berdiri (menunggu) di awal jalan yang jika kita berada di suatu eskalator dan berdiri di awal lalu menunggu (eskalator datang) untuk lewat maka kita akan mencapai nya tanpa kesulitan.
Pada masa-masa menjelang (keberangkatan) hijrah, saya melihat adanya perubahan yang nyata darinya, pancaran antusiasme dan semangat yang menyala –jadi dia, semoga Alloh menerimanya–mencari jalan seperti seorang ibu yang sedang berduka mencari anaknya. Jika dia merasa ada kebaikan pada seseorang maka dia akan menempel kepadanya sampai ia menemukan orang tersebut tidak ada peluang untuk menawarkan dalam hal jalan untuk jihad, maka dia merasakan kesedihan yang mendalam. Saya bahkan biasanya melihat cahaya di wajahnya kemudian aku merasa bahwa hari keberangkatannya telah dekat dan itu adalah hari terakhirnya. Dan mentari dari pertemuan ini akan segera tenggelam berakhir, bintang-bintang perpisahan mulai melayang-layang di sekitar kami, jadi aku sembunyikan air mataku jauh darinya dan berbohong padanya tentang perasaan saya sampai dia datang untuk memberitahukan kabar baik bahwa ia akan mengejar ketertinggalannya dari para kafilah mujahidin….
Dan meskipun dengan besarnya (kegembiraan) dari kabar baik yang datang, namun hal itu adalah sebuah kejutan yang menimbulkan kekalutan karena saya tidak pernah membayangkan suatu hari ia akan pergi tanpa aku, tapi kemudian saya pikir saya harus mendukungnya dan tidak menjadi halangan di jalan (baginya), jadi saya tidak akan membiarkan dia mundur atau jalan akan tertutup bagi dirinya.
Jadi dia mulai mempersiapkan dokumen-dokumen perjalanan, dan kemudian mulai masuk ke dalam waktu yang sangat sulit dan suatu masa dimana dia tidak bisa menemukan solusi sampai batas waktu hampir berakhir adalah itu menjadi seperti suatu ujian dan mulai ada unsur-unsur untuk melemahkannya dengan banyaknya yang memprotes rencana keberangkatannya dari segala arah dan masing-masing lebih kuat dari yang lain. Adalah anaknya yang selalu dia peluk dengan penuh cinta dan selalu bermain bersama mereka sehingga meningkatkan keterikatan kepada anak-anaknya ke titik dimana ia tidak akan keluar dari rumah tanpa sebelumnya harus menelepon anaknya dan merindukannya.
Dan dimana dia akan meninggalkan anak-anak yang disayanginya, saudara-saudaranya dan ibunya tanpa bisa meninggalkan untuk mereka tabungan walau hanya sekeping dinar ataupun dirham, dan yang lain yang mengingatkan dia dari orang tuanya dan pengabdian untuk berbakti dalam memenuhi kebuRobb mereka dan dia harus mengamankan kehidupan mereka sebelum keberangkatan, dan yang lainnya mengatakan cukup jihad dengan uang saja dan dengan itu lebih bermangaat bagi jihad daripada dengan jiwa Anda dan Anda hanya memiliki satu jiwa (memang benar, tapi tujuan sebenarnya mereka adalah menipu dirinya untuk tetap jauh dari jihad)
Ini adalah satu jiwa dan ciptaan Alloh adalah sangat mahal. Jika jihad tidak butuh untuk itu (maksudnya tidak membutuhkan jiwa), maka berapa banyak jiwa-jiwa itu yang sangat membutuhkan jihad. Dan kemudian masalah itu mereda dan ia tidak menunggu satu hari ekstra pun dan hal terakhir yang melemahkan hati dia kembali adalah “Anda sibuk selama periode-periode terakhir! kenapa Anda tidak menunda kepergian anda selama satu hari saja untuk mengucapkan selamat tinggal kepada anak-anak Anda dan istri Anda!”
Dan tidak ada keraguan bahwa setiap jam yang dia habiskan bersama kami adalah lebih mahal bagiku daripada seluruh isi dunia, tetapi aku juga takut sama seperti dia atas hal-hal yang mungkin menjadikan hal ini rumit sekali lagi jika kita lemah, sehingga saya tidak mendukung sikap lemah kami dan mendorong dia untuk tetap melanjutkan dengan memuji Alloh.
Dan teman-temannya mulai berjaRobb satu per satu, mereka semua telah berjanji dan bersumpah setia dan setiap kali hari keberangkatan menjadi lebih dekat, satu per satu dari mereka mundur –Kita memohon Alloh agar diberi keteguhan– bahkan sebelum keberangkatannya yang hanya tinggal satu hari, temannya yang terakhir meminta maaf karena dia tidak bisa berangkat … sehingga suami saya datang pulang dengan berlinang air mata di matanya seraya mengatakan, “Aku berharap engkau (Ummu Muhannid) adalah laki-laki sehingga saya dapat membawa kamu untuk bersama-sama hijrah!”
Dan ia pun berangkat sendirian … hijrah … Dan Alloh bersamanya.
Adapun gejolak perasaan pada saat itu, kata-kata tidak akan mampu menjelaskannya, karena kita adalah manusia biasa dan ketika Nabi SAW pernah ditanya tentang air mata beliau mengatakan: “Itu adalah rahmat Alloh yang diberikannya dalam hati umat-Nya”, itu adalah kebahagiaan yang luar biasa besar yang bercampur dengan kesedihan yang besar pula.
Itu adalah konflik antara senyum sukacita dan air mata penderitaan dimana senyuman yang menyembunyikan paksa air mata kesedihan … kebahagiaan baginya bahwa Alloh telah memudahkan untuknya jalan ini, dengan kesedihan dari kami yang tersisa dan pemisahan kami dengan orang yang baik.
Saya sudah mencoba untuk menjadi tegar dan menyembunyikan perasaan sedih dan perpisahan ini dan menunjukkan kebahagiaan didepannya. Kusiapkan oleh diriku sendiri semua yang ia butuhkan untuk perjalanan seperti seorang ibu mempersiapkan anaknya untuk hari pernikahannya, sebenarnya saya menangis di saat-saat terakhir namun cepat-cepat menghapusnya dan ini adalah murni kesuksesan yang diberikan dari Alloh sampai ia pergi keluar dan seolah jiwa saya pun pergi keluar bersamanya.
3. Bagaimana perasaan si kecil (anak-anak) dan apakah mereka tahu di mana ayah mereka? Dan apakah ada saat-saat di mana mereka merindukan ayahnya?
Anak-anak seperti biasa, mereka selalu merindukannya dan mereka bertanya, kadang-kadang mereka menangis terutama pada hari-hari awal setelah keberangkatannya, salah satu dari mereka untuk waktu yang lama terus menunggu kembalinya sang ayah ke titik di mana ia tidur di depan pintu atau di balik jendela dan setiap kali ada yang mengetuk pintu ia berteriak namanya dan bergegas untuk menyambutnya.
Sering ia membayangkan sang ayah di dalam imajinasinya berdiri di depannya, berbicara dengannya dan membuatnya tertawa dan kemudian dia melempar dirinya sendiri seperti dia melempar dirinya di antara pelukan lengan ayahnya.
Dia ingat betul hari keberangkatan dan saat-saat terakhir perpisahan, meskipun saya pikir dia belum mampu menyadari apa yang terjadi waktu itu tapi adegan keberangkatan terukir dalam ingatannya dan setelah periode yang agak lama saya menemukan dia mengatakan tentang perpisahan itu secara jelas dan terperinci!
Dan semenjak dari usia muda mereka menonton rilisan video-video mujahidin terutama komandan Khattab –semoga Alloh merahmatinya–, dan mereka tidak pernah bosan menontonnya.
Dan tentu saja saya tidak bisa memberitahu mereka tentang hijrahnya ayah mereka untuk berjihad karena khawatir mereka akan berbicara tentang hal itu atau seseorang bisa tahu, karena beberapa hal ikhwan yang hijrah untuk berjihad jarang terjadi di negara kami dan Alloh cukup bagi kami yang Maha Sempurna adalah Dia yang kita percayai.
Dan kemudian yang lebih tua diantara mereka (meskipun usianya masih muda) melihat hubungan antara film-film mujahidin dengan ketidak-adaan ayahnya dan karena intensitas cintanya kepada mujahidin bertanya tentang mereka dan bagaimana mereka tidur dan kemudian berkata, “Di mana anak-anak mereka, sepertinya mereka punya anak tapi mereka meninggalkannya dengan ibu mereka untuk berjihad, dan tampaknya ayah saya pergi seperti mereka … apakah begitu? Tidak … saya akan lakukan seperti mereka.”
Dan ketika ia tahu aku menatap lembut kepadanya dan membuat dia mengerti apa yang pantas baginya, saya mengatakan kepadanya bahwa ini adalah apa yang Alloh telah perintahkan dan saya ceritakan kepadanya kisah Nabi Ibrahim AS dan putranya Ismail AS, bahwa kita harus mau mengorbankan (apapun) yang kita cintai demi agama Alloh, dan seterusnya …
Dan ini membuat mudah bagi mereka untuk bersyukur kepada Alloh dan mereka bersukacita bahwa ayah mereka meninggalkan mereka untuk alasan ini serta meningkatkan keterikatan mereka untuk jihad, walhamdulillaah.
Sedangkan untuk memberitahu mereka tentang kesyahidan ayah mereka, seorang saudari yang melakukannya. Aku tidak memberitahu mereka dengan alasan yang sama, yaitu kerahasiaan. Seorang saudari membawa yang paling tua dan mengatakan padanya: Kamu menyukai mujahidin dan dia berbicara kepadanya tentang kesyahidan dan membuatnya lebih berkeinginan dan berkata kepadanya: “Apakah kamu suka jika ayahmu menjadi syahid seperti Zarqowi, seperti Khattab dan … sebagainya?” Kemudian ia menceritakan, dia sangat senang mendengar berita itu dan suasana hatinya membaik, lalu dia menjelaskan hal tersebut kepada saudara-saudaranya dan mereka menerimanya dengan kebahagiaan yang sama.
Dan tentu saja mereka masih merindukan ayahnya atau berpikir tentangnya terutama ketika mereka melihat rekan-rekan mereka, dan kadang-kadang mereka bersedih hati dan sering memainkan peran seorang ayah dan menggunakan nama ayahnya, tapi juga saling mengingatkan bahwa dia berada di surge, Insya Alloh. Dan ini adalah yang terbaik dari Alloh dan untuk mencari keridhoan Alloh dibanding untuk mencari apa-apa yang kita cintai dan kita akan diberi balasan di surga, kami memohon karunia-Nya, dan agar hal ini tidak lagi menjadi suatu kesedihan, walhamdulillaah.
“Ingatlah, Sesungguhnya wali-wali Alloh itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati, (yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa, bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan (dalam kehidupan} di akhirat. Tidak ada perubahan bagi kalimat-kalimat (janji-janji) Alloh. yang demikian itu adalah kemenangan yang besar. Janganlah kamu sedih oleh perkataan mereka. Sesungguhnya kekuasaan itu seluruhnya adalah kepunyaan Alloh. Dialah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS Yunus, 10 : 62 – 65)
4. Mengapa dia tidak membawa Anda bersamanya?
Sifat dari masalah ini adalah bahwa Anda tidak dapat membawa wanita dan anak-anak hanya setelah ada kepastian tentang cara dan lokasi yang tepat. Mungkin beberapa dari mereka yang berhijrah dan para wanita mereka dapat berhijrah bersama mereka, karena mereka sudah mengetahui cara dan apa yang dibutuhkan, tapi suami saya takut untuk mendapatkan keterikatannya pada apapun yang dapat menghambat jalannya dan dia berjanji bahwa ketika ia menemukan untuk kami jalan yang aman dia akan membawa kami bersamanya dan memang ia mencobanya setelah ia pergi dan kami bersiap-siap untuk itu, tapi kesyahidan itu lebih dekat dengan kami daripada kebersamaan, kita adalah milik Alloh dan kepada-Nya lah kita akan kembali.
Aku memohon kepada Alloh untuk menggantikan bagi kami, anak-anaknya dan keluarga kami dengan pertemuan di surga firdaus tertinggi dengan bertemu makhluk ciptaan yang terbaik (Rosululloh SAW)… aamiin.
5. Apakah mungkin wanita menjadi motivator (pemberi semangat) jihad atau malah menjadi halangan untuk itu?
Tentu saja … ini dianggap sebagai masalah oleh banyak ikhwan dan akhwat, mereka melihat bahwa pernikahan merupakan kendala bagi jihad atau menjadi halangan bagi jihad.
Ikutilah tips ini: nikahilah wanita sholehah (jika tidak), Anda akan menjadi pecundang.
Perempuan adalah seperti laki-laki, jika nafsu dan kenikmatan dunia lebih mendominasi daripada cintanya kepada Alloh dan Rosul-Nya, kemudian ia akan menjadi salah satu hambatan pertama dan kesengsaraan yang menggagalkan seseorang untuk pergi berjihad …. Kita memohon Alloh agar diberi keteguhan.
Dan dia juga dapat menjadi salah satu dorongan pertama ketika iman memasuki hatinya dan tahu jalan yang benar.
“Dan barangsiapa yang ditunjuki Alloh, Dialah yang mendapat petunjuk … “ (QS Al Isro, 17 : 97)
Seperti yang telah dikatakan (dalam suatu peribahasa) … Di balik setiap orang yang besar ada seorang wanita (dibelakangnya).
Wanita memiliki peran kunci yang sangat penting, yang memberi dorongan dan dukungan … Ketika kita meremehkan pentingnya peran ini, itu adalah kesalahan fatal … dan jika seorang wanita yakin dengan sesuatu, maka ia menjadi sumber (kekuatan) untuk itu dan dapat mempengaruhi lingkungan sekitarnya, Insya Alloh.
Dia akan mendidik dan mendorong anak-anak mereka sejak masa kanak-kanak sampai ia menjadi mujahid, dan kemudian mendukung dia sampai ia mendapatkan apa yang diinginkannya, dengan izin dari Alloh Yang Mahakuasa.
Jadi mujahidin sangat membutuhkan mereka (kaum wanita) yang mendukung dan mendorong dirinya serta menjadi penolong untuknya Insya Alloh. Dan adalah makhluk ciptaan terbaik (Rosululloh SAW), pada awal wahyu ia tidak pergi ke rumah temannya atau kepada pamannya yang telah membesarkan dia, juga tidak tinggal di gua tempatnya beribadah, tetapi ia pergi kepada istrinya dan kebaikan hati Khodijah lah yang menenangkan serta mendukung beliau. Dia adalah (perempuan) yang pertama yang percaya dan beriman kepada Nabi SAW, dan kita mengambil (bagian dalam) peran besar ini sebagaimana Sabda Rosululloh SAW:
Dia percaya pada saya ketika orang lain tidak percaya, dan dia percaya ketika orang-orang berpikir aku berbohong, dan ia membantu saya dengan hartanya ketika orang lain tidak memberiku harta).”
Dan setelah memotivasi jihad, seorang wanita juga memiliki peran yang tidak kalah penting selain dari dukungan, Aisyah RA dan beberapa wanita muslimah (shohabiyah) memberi minum para mujahid yang kehausan dengan air dan mengobati yang terluka. Dalam kasus ketika jihad membutuhkan wanita, Shofiyah RA adalah yang pertama mencontohkannya secara langsung ketika dia membunuh orang Yahudi yang berdiri di sekitar medan perang dan waktu itu tidak ada seorang pun di sana untuk menghentikannya. Juga (keteladanan) Ummu Umaroh RA yang membela Rosululloh SAW dalam Perang Uhud sehingga Nabi memujinya dengan mengatakan:

[[Setiap kali saya melihat kanan atau kiri pada hari Uhud,
aku melihatnya berjuang untuk membela saya]]

6. Bagaimana pandangan dari keluarga dan masyarakat kepada Anda sebagai istri mujahid atau (seorang teroris) sebagai masyarakat saat ini menggambarkan tentang mereka?
Masyarakat dibagi menjadi pendukung dan pencetak untuk jihad atau penyerang dan penentang jihad, sehingga seperti itulah bagaimana mereka dalam perilaku dan memandang para istri mujahidin.
Untuk keluarga saya, meskipun rasa cinta dan simpati mereka kepada putri mereka, namun rasa takut tetap membelenggu mereka. Karena mungkin mereka takut saya membawa ide suami atau menyebarkannya walaupun mereka tahu hal itu adalah benar, tetapi orang yang duduk jauh dari jihad memilih keselamatan dan ketakutan dengan pengorbanan untuk Alloh (maksudnya mengorbankan perintah Alloh, ed)! Karena kadang-kadang hal yang paling penting bagi mereka adalah saya mau melupakan masa lalu dan mereka menekan saya tentang pernikahan kedua (jadi menurut mereka saya akan hidup normal) dan (mendapat kompensasi atas apa yang terjadi padaku).
Sedangkan untuk masyarakat, ada yang menjadi pengecut dan memutus hubungannya dengan kami sepenuhnya setelah ia tahu pria ini adalah (teroris) Mujahid, meskipun ia mungkin telah menjadi teman selama bertahun-tahun.
Dan ada yang bersimpati dengan kami atau dengan anak-anak, kemudian untuk beberapa waktu menanyakan tentang keadaan mereka. Tetapi setelah itu ia berpaling dan melupakan masalah ini, karena mereka melupakan mujahidin dan saudara mereka yang ditawan.
Tentu saja ada jenis mereka yang tidak bisa melupakan dan mereka menggabungkan perkataan dengan tindakan. Dan terima kasih Ya Alloh, orang-orang seperti ini semakin meningkat luar biasa, terutama dengan adanya tanda-tanda kemenangan dan dengan penghinaan kepada Amerika dan negara pemerintahan boneka di mata orang-orang setelah kematian prestise mereka di tangan para mujahidin (Daulah Islam) pelindung ummat.
Dan untuk saudari-saudari yang mendukung, tentu mereka melihat kami dengan hormat dan kesetiaan, kita lakukan semua ini hanya karena Alloh.
7. Bagaimana anda menerima berita tentang kesyahidan (suami anda)?
Alhamdulillaah.
Berita tersebut bagi saya adalah bukan berita yang dampaknya merefleksikan hal itu menjadi suatu perpisahan dengan orang yang disayangi dan masalah psikologis lainnya, tetapi hal yang utama adalah bahwa saya tidak sedang menunggu berita ini … saat ini … dan ini adalah kesalahan.
Bukan bermaksud untuk menghilangkan tentang berita kematian ini karena itu adalah takdir Alloh yang ghaib … melainkan aku selalu berharap kepada Alloh bahwa ia akan kembali untuk mengambil saya bersamanya untuk hijrah dan harapan saya akan tercapai, bi’idznillah.
Begitu sering saya membayangkan hidup sehari-hari di tanah hijrah dengan saudari-saudari kaum muhajirin. Saya ingin mencuci pakaian mujahidin dan membesarkan anak-anak mereka dan mengobati luka-luka mereka, menunggu di daftar martir sampai terpilih keluar (Ya Alloh, janganlah Engkau menolak kami dan sungguh Engkau tidak akan mengecewakan kami).
Tapi Alloh telah menentukan apa yang Ia kehendaki dan lakukan, kita meminta Alloh untuk menjadi baik …
“ … Boleh Jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh Jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Alloh mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS Al Baqoroh, 2 : 216)
Ketika saya belajar menerima tentang hal itu, saya menahan berita tersebut untuk semua orang. Ketika mereka melihat perubahan, saya menggunakan alasan lain dan mereka pikir merupakan suatu penyakit dan saya ada bersama mereka secara fisik tapi jiwaku berada di dunia lain.
Suatu ketika di suatu malam aku melepaskan jiwaku untuk menumpahkan beban-bebannya, segala kenangan dan berderai air mata, karena perpisahan dengan (seseorang) yang kita cintai adalah kesulitan terbesar, bagaimana hal itu akan menjadi saat dimana ia adalah salah satu pahlawan umat –kama nahsabuhu, walloohu hasibuhu, inilah persangkaan kami dan kami tidak menyucikan seseorang pun di hadapan Alloh–. Setiap kali saya down dan sedih, jiwa saya memberitahu saya untuk mengungkapkan perasaan saya ke salah satu saudari karena mereka dekat dengan saya atau ke yang lain karena dia adalah teman sejati saya, tetapi tidak, melainkan hanya Alloh lah sumber pertolongan yang terbaik di saat-saat sulit dan percakapan rahasia kepada Alloh dalam doa itu melapangkan hati dan pikiran.

Beri kami istirahat dengan sholat, Wahai Bilal!”
Sebagaimana disebutkan dalam hadits (Nabi SAW mengatakan) dari Ibnu Abbas RA:
[[Jagalah Alloh, niscaya Alloh Ta’ala akan menjagamu;
Jagalah Alloh, pasti kamu akan mendapati-Nya di hadapanmu.
Kenalilah Alloh di saat lapang, niscaya Dia akan mengenalimu ketika sempit.
Jika kamu memohon, maka memohonlah kepada Alloh.
Jika kamu meminta pertolongan, maka mintalah kepada Allâh.

Ketahuilah bahwa sekiranya semua makhluk berkumpul untuk memberikan suatu manfaat kepadamu, niscaya mereka tidak akan bisa memberikan kamu manfaat kecuali apabila hal itu telah ditakdirkan kepadamu.
Dan sekiranya mereka berkumpul untuk mendatangkan suatu bahaya kepadamu,  niscaya mereka tidak kuasa mendatangkan bahaya itu kepadamu, kecuali apabila hal itu telah ditakdirkan untukmu.

Pena-pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering.
Maka, apa saja yang ditakdirkan menimpamu, pasti tidak akan luput darimu.
Dan apa saja yang ditakdirkan luput darimu, pasti tidak akan menimpamu.

Ketahuilah, sesungguhnya bersama kesabaran ada kemenangan.
Dan bersama musibah ada jalan keluar dan setelah kesulitan ada kemudahan.]]

Dan memang aku terus seperti itu sampai Alloh memberi saya rasa nyaman dan mengusir kekhawatiran saya dan kesedihan itu pergi (meskipun masih sedih, tetapi tanpa kepanikan atas karunia dari Alloh)
Kemudian ketika mereka mengetahui tentang berita itu (syahidnya sang suami), aku meminta ucapan selamat dan memberikan permen sampai beberapa saat kemudian bahkan (ada yang) mengatakan, awalnya kami berpikir tentang bagaimana kita akan menghiburnya, tetapi ternyata kita menjadi berharap untuk berkonsultasi dengannya … (alhamdulillaah).
Salah satu tujuannya adalah agar raut kesedihan saya tidak boleh mencegah mereka untuk berjihad dan untuk menepis mereka yang menyalahkan orang-orang yang pergi untuk berjihad, seperti yang biasa saya dengar mereka berkata, “Mengapa dia menikah kalau dia ingin jihad? Mengapa menghukum istri dan anak-anak dengan kepergiannya?” Dan penyebab lain (tudingan) dari (orang-orang yang) duduk berpangku tangan dari jihad (qoidun) …
Kami memohon kepada Alloh agar diberi keteguhan.
Ketika jatuh gelap aku tuangkan air mata laksana sungai
Beritahu bintang-bintang tentang rahasia
Berbisik doa kepada yang Maha Kuasa
Dan berterima kasih atas nasib
Dan meminta-Nya untuk pertemuan dengan lelaki yang baik kelak
Lalu aku menyembunyikan sungai air mata itu…….. karena pagi tampak cahayanya …
Dan terima kasih Ya Alloh yang dengan rahmat-Mu perbuatan baiknya dapat tercapai. Dan kami meminta kepada Alloh Yang Maha Hidup, yang Maha Kekal, untuk menyatukan kami, anak-anaknya dan keluarga kami dengan dia di Surga Firdaus yang tinggi bersama para nabi, shiddiqin, syuhada, dan orang-orang sholih … aamiin.
8. Apakah ada pesan nasehat ke seluruh para saudari yang kehilangan pasangan mereka di jalan Alloh?
Untuk mereka yang kehilangan suami atau putra mereka; kakakku yang mulia dan ibu saya yang baik…. Wahai yang telah berkorban karena Alloh orang-orang yang berharga yang mereka sangat cintai ketika kita berpikir tentang anda dan Cukuplah Alloh untuk anda….. Saya tidak akan memberi saran kepada Anda tetapi sayalah yang sedang mencari saran dan arahan dari Anda.
Anda adalah teladan di antara istri-istri mujahid, dan pengantin umat ini pada saat penghinaan dan rasa malu, saya hanya akan mengingatkan diri saya dan saudari-saudari saya bahwa ketulusan niat dan pengorbanan untuk mencari ridho Alloh dan meneima takdir dari-Nya, semua ini akan menjadikan kecil cobaan itu.
“Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Alloh, dan barangsiapa yang beriman kepada Alloh niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Alloh Maha mengetahui segala sesuatu.” (QS At Taghobun, 64 : 11)
Kemudian Anda akan melihat kasih karunia Alloh bahwa ia membuka jalan bagi Anda kepada jalan yang benar dan dan mengarahkan Anda ke arah yang benar dalam keterasingan saat ini, yang mengubah kesedihan menjadi kegembiraan dan keprihatinan dalam ketegaran dan pengorbanan.
Wahai gunung yang menjulang dan sungai yang terus mengalir, Anda adalah puncak punuk dan pengendaranya adalah pejalan yang bergegas sampai ia mencapai tujuannya, Insya Alloh. Jadi jangan berlambat-lambat sampai Anda bertemu mereka yang berjalan dengan para kafilah di dalam surga, dan tidak akan terjadi kecuali dengan kemenangan atau mati syahid. Jadi tetaplah lanjutkan perjalanan dan jangan melemah oleh rintangan di tengah jalan serta jangan tertipu oleh kata-kata orang-orang yang ingin membuat Anda menyerah, dan jangan mundur dengan iringan orang-orang yang duduk berpangku tangan dari jihad.
Dan janganlah tertipu oleh syaitan –kita berlindung kepada Alloh dari nya– bahwa Anda adalah seorang istri Mujahid. Atau Asy Syahid dan karena itu Anda tidak boleh berhenti serta hanya berharap mendapat syafaat, tetapi sebaliknya, peran yang masih besar ada di bahu Anda. Jadi mintalah bantuan dari Alloh dan mintalah agar diberi keberhasilan.
Dan sadari bahwa pada hari kebangkitan kekerabatan tidak akan bermanfaat sedikitpun karena setiap orang masing-masing adalah mendapat balasan atas apa yang pernah ia perbuat didunia dan setiap orang dihargai sesuai dengan pekerjaannya, dan semua orang wajib untuk menjalankan perintah Alloh dengan sekuat tenaga baik pria atau wanita.
Dan jangan berhenti di pintu perpisahan seolah itu adalah suatu akhir, tidak, melainkan hal itu adalah sebuah awal jalan baru yang tampaknya lebih sulit dan lebih banyak jalurnya, tetapi mohonlah kepada Alloh bantuan dan ketegaran dan selalu diberi kesabaran dan iman dan senantiasa renungkanlah ayat-ayat Alloh.
“Maka Robb mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): “Sesungguhnya aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Alloh. Dan Alloh pada sisi-Nya pahala yang baik.”
Janganlah sekali-kali kamu terperdaya oleh kebebasan orang-orang kafir bergerak di dalam negeri.
Itu hanyalah kesenangan sementara, kemudian tempat tinggal mereka ialah Jahannam; dan Jahannam itu adalah tempat yang seburuk-buruknya.
Akan tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Robbnya, bagi mereka surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya, sedang mereka kekal di dalamnya sebagai tempat tinggal (anugerah) dari sisi Alloh. Dan apa yang di sisi Alloh adalah lebih baik bagi orang-orang yang berbakti.
Dan sesungguhnya diantara ahli kitab ada orang yang beriman kepada Alloh dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu dan yang diturunkan kepada mereka sedang mereka berendah hati kepada Alloh dan mereka tidak menukarkan ayat-ayat Alloh dengan harga yang sedikit. Mereka memperoleh pahala di sisi Robbnya. Sesungguhnya Alloh Amat cepat perhitungan-Nya.
Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Alloh, supaya kamu beruntung.
(QS Ali Imron, 3 : 195-200)
Dan sadarilah bahwa kehidupan di dunia itu sangat singkat, jadi tinggalkan dunia ini untuk mereka yang mengejarnya dan komitmenlah untuk ketaatan pada Alloh, karena di surga yang abadi semua rasa sakit akan hilang dan Anda akan bahagia dengan semangat dan keberhasilan serta puas atas kemurahan balasan dari Yang Maha Pemurah.
Dan pada akhir pertemuan ini, kita memohon kepada Alloh yang Maha Kuasa dengan nama-namanya yang indah dan sifat kemuliaan-Nya untuk memberikan kemenangan kepada saudara-saudara mujahidin kami dan memberikan kemenangan bagi mereka.
4/2011-4/1432
o – O – o
Diterjemah dari :
Forum Ansar Al-Mujahideen
Yang berjudul :
A heart moving interview with a mojaheed widow
Our sister, Umm Muhaned
Dari :
Wawancara majalah Al-Shamikhah
Terjamah Indonesia 
Saroya Media Istisyhadiyun

Teruntuk semua ibu para mujahid: Ibu..anakmu seorang mujahid

Siraaj

(Arrahmah.com) - Bissmillah..pesan berikut ini didedikasikan untuk semua ibu para mujahid, yang disampaikan oleh Abu Ibraheem, berasal dari Jerman,  seorang mujahid Taliban di Waziristan, Uzbekistan, melalui sebuah video yang dirilis oleh Jundullah Media baru-baru ini yang berhasil diterjemahkan oleh Arrahmah.com, semoga pesan-pesan berikut ini dapat membuka hati dan semangat para ibu dan para orangtua umumnya, terkhusus ibunda yang putra putrinya pergi hijrah dan jihad fisabilillah.

***
Sebuah pesan dari tanah yang diberkahi, Tanah para syuhada..
Aku dedikasikan kata-kata ini ketika aku sedang Ribath, menghadapi musuh, di jalan Allah aku berjihad, untuk meninggikan kalimat-Nya.
Ibu…anakmu seorang mujahid.
“Ibu..tetaplah tabah”
Bissmillahirrahmanirrahim, Alhamdulillahi Robbil’alamin wa sholatu wa salam ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa sohbihi ajma’in, amma ba’du.
Untuk ibuku…Untuk ibuku yang terhormat
Dan untuk semua ibu yang putra-putrinya hijrah fisabilillah
Kata-kata berikut ini adalah dari lubuk hatiku yang dalam, untuk ibu dan semua ibu. Maka bukalah hatimu untuk kata-kata yang datangnya dari hati.
Wahai ibu..setiap kali engkau mendengar telepon berdering, engkau segera menuju telepon sementara hatimu berdebar-debat, engkau segera menuju telepon itu dengan harapan untuk mendengar suara anakmu.
Wahai ibu..aku jauh, jauh dari dirimu untuk waktu yang lama, dahulu mungkin kau tak pernah merasakan ini, ketika aku absen dari rumah hanya satu atau dua hari. Tapi sekarang? Aku berpisah darimu sejak bertahun-tahun.
Ibu, Ketika aku memikirkanmu, kerinduan menyelimuti hatiku, aku mengingat kasih sayangmu, kesabaranmu, tentang cintamu kepadaku, hal-hal itu darimu yang membuatku mengetahui, membuatku merasakan bahwa engkaupun disana memikirkanku, “anakku..wahai dimana anakku?”, mungkin engkau menangis dalam kesedihan, mengangis dalam ketidakpastian, naluri keibuanmu menyebabkan kau menangis,”anakku..dimana ia? Di gunung manakah ia?, di gua manakah ia melalui malam?, pohon apakah yang menaunginya?, apakah sahabat-sahabatnya jujur kepadanya?” (mungkin engkau berpikir seperti itu)
Semua pertanyaan-pertanyaan tersebut menyita perhatianmu, dimana matamu yang indah dipenuhi air mata. Aku rindu dekapanmu, aku rindu kehangatanmu, Ibu..aku merindukanmu..
Seorang anak merindukan ibunya, adalah fitrah dari Allah. Aku merindukan kelembutan tanganmu, yang lelah karena merawatku, engkau merasa lelah sehingga semua urusanku menjadi baik-baik saja, engkau tidak tidur sehingga aku tidur, engkau tidak makan sehingga aku makan, engkau menghilangkan rasa hausku, engkau menghapus air mataku, engkau adalah penyemangat dalam langkah pertamaku, engkau mengajariku untuk makan dengan tangan kanan, dan engkau memberitahuku “katakanlah bissmillah sebelum engkau makan, dan Alhamdulillah setelah engkau selesai”.
Ibu..aku merindukanmu..
Ibu..apakah engkau berpikir aku tidak mencintaimu?
Engkau berpikir aku tidak ingin melihatmu?
Aku akan memberikan apapun untuk memelukmu, bagaimana mungkin aku melupakan ibu seperti dirimu?, saat aku bicara, aku memiliki bayanganmu dalam benakku. Dalam pandanganku, engkau adalah perempuan tercantik, engkau memiliki senyum terindah, menyejukkan mata, matahari dalam hatiku, Ibu.. aku tidak melupakan apapun tentangmu!
Aku tidak melupakan apapun!
Aku tinggal di dalam perutmu selama sembilan bulan, saat lahir, aku tidak melupakan apapun! Dan tidak peduli dimanapun aku berada, aku berdo’a untukmu.
“Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”. (Al Qur’an 17:24)
Ibu..kata-kataku tidak dapat menggambarkan sebesar apa cintaku kepadamu. Pastinya, engkau bertanya terhadap dirimu sendiri, mengapa aku meninggalkanmu, ayah, teman-temanku, dan orang-orang di sekitarku.
Ibuku sayang..anakmu meninggalkanmu, dan engkau bertanya terhadap dirimu sendiri “mengapa”. Ibu..alasan mengapa aku meninggalkanmu, dengarlah ibuku sayang..karena anak-anak kecil yang polos tak berdosa, yang engkau lihat di televisi, sangat muda dan tak berdosa. Mereka di bom oleh orang-orang pembawa kerusakan. Orang-orang perusak yang hati mereka sepenuhnya kosong dari rasa kasih, mereka tidak membeda-bedakan (dalam menyerang), mereka membom seluruh kota dan desa, anak-anak, para wanita, dan para orangtua. Ibu..rumah-rumah sakit penuh sesak dengan jasad-jasad tak dikenali (hancur) karena senjata kimia mematikan, dan jumlah kematian meningkat dari hari ke hari. Ibu, bagaimana aku bisa tinggal diam melihat semua itu?
Ketika aku melihat tragedi di Palestina? Lebih dari 60 tahun dan situasi disana semakin memburuk dan memburuk. Ibu, ketika air matamu jatuh di pipimu, darah-darah dari para ibu mengalir di Jalur Gaza, pemandangan yang membuat hati-hati terenyuh. Ibu, bagaimana aku bisa tinggal diam? Saudara-saudari kita dalam keadaan membutuhkan pertolongan.
“Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya berdoa: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi Engkau!”. (Al Qur’an 4:75)
Ibu..bagaimana aku bisa tinggal diam setelah membaca surat dari ukhti Fatimah?, Fatimah dari Irak dan suratnya dari penjara Abu Ghuraib. Ia menulis dalam suratnya bahwa dalam satu hari, ia diperkosa oleh sembilan tentara salibis Amerika selama sembilan kali dalam sehari!
Ia menulis bahwa banyak muslimah yang menjadi hamil karena diperkosa, mereka harus menanggung anak hasil para binatang biadab!. Ibu, seorang muslimah, seorang yang suci, wanita dari ummat Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam diperkosa dan dihinakan dan dijebloskan ke dalam sel. Seluruh dunia tahu bahwa pemandangan Abu Ghuraib dan apa yang pernah kita saksikan adalah penjara yang terkenal dengan kekejamannya. Ibu, bagaimana aku bisa tinggal diam? Ketika beribu-ribu saudara-saudariku di tahan di penjara-penjara musuh-musuh Allah, mereka dipukuli, dicambuk, dan disiksa!
Ibu..Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara.” (Al Qur’an 49:10)
Tidak ada perbedaan diantara mereka, saudara-saudaraku yang sebenarnya, dan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda:
“tidaklah beriman diantara kalian hingga kalian mencintai untuk saudara kalian apa yang kalian cintai untuk diri kalian sendiri”.
Ibu..hal pertama yang kau inginkan dan kau cintai untuk dirimu adalah untuk hidup dengan bebas. Apa tindakan kriminal mereka? Apa dosa-dosa mereka? Semua penyiksaan dilakukan hanya karena mereka beriman kepada yang Maha Perkasa,
“Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.” (Al Qur;an 85:8)
Melainkan karena mereka mengatakan, “Tuhanku adalah Allah”,
“Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki karena dia menyatakan: “Tuhanku ialah Allah” (Al Qur’an 40:28)
Mereka dibelenggu di sel-sel tahanan yang gelap, mereka berteriak meminta pertolongan, tetapi ummat ini sibuk, ummat sibuk dengan urusan duniawi, atau bahkan sibuk dengan ibadah, ummat pergi dan melupakan saudara-saudari mereka. Ibu..bayangkan, jika aku dalam tahanan sementara anak-anak dari ummat ini duduk-duduk di rumah dan tidur dalam belaian ibu mereka di tempat tidur yang nyaman.
Ibu.. bagaimana aku bisa tinggal diam dalam situasi semacam itu?
Para musyrikin menginjakkan kaki mereka di tanah-tanah berkah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Mereka mengisi tank-tank mereka dan pesawat-pesawat tempur untuk membom saudara-saudari kita di Irak, sementara disana (penguasa Arab -red), beberapa mil dimana orang-orang mencium batu Hajar al aswad (Makkah, Saudi Arabia), kau akan berpikir, “Ya Allah!”
Ibu..bagaimana aku bisa tinggal diam? 50 negara menginvasi Afghanistan, haruskah aku tinggal bersama mereka (para penjajah)? Atau bahkan membayar pajak kepada mereka yang membunuh kaum muslimin?, ibu..bagaimana aku bisa tinggal diam? Ketika aku mendapat kabar bahwa rezim Pakistan membunuh ratusan muslimah di Lal Masjid (Masjid merah).
Ibu..Allah Subhanu wa Ta’ala berfirman:
“Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalanghalangi menyebut nama Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (mesjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat.” (Al Qur’an 2:114).
Ratusan saudari kita dibunuh dan ummat ini tetap diam!. Ibu..bagaimana aku bisa tinggal diam? Ketika komunis di Chechnya merenggut hijab dari kepala saudari-saudari kita!.
Ibu..bagaimana aku bisa tinggal diam? Pergi bekerja, belajar, makan dan minum dengan enak, membeli pakaian baru? Sementara saudara-saudari kita di Nigeria berbuka puasa Ramadhan dengan daun-daun dari pohon.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda bahwa seorang wanita dimasukkan ke neraka karena ia mengikat seekor kucing dan tidak memberinya makan”.
Ibu..bagaimana aku bisa tinggal diam? Ketika orang-orang kafir menginjak-injak Al Qur’an dan menghina Islam!. Ibu..bagaimana aku bisa tinggal diam? Ketika Nabi kita tercinta ‘alaihi sholatu wa salam dihina.
Ibu..bagaimana aku bisa tinggal diam? Ketika mereka (kafirin) menaruh simbol salib di atas masjid? Ibu..bagaimana aku bisa tinggal diam? Tolong beritahu aku.
Di seluruh dunia, tidak ada negara yang menerapkan hukum-hukum Allah, hukum dari yang Maha Mengetahui, Maha bijaksana. Sekarang di sini (di tanah para syuhada), ada hukum yang diberlakukan dengan hukum Tuhan semesta alam.
Orang-orang muslim diatur tetapi mereka tidak memerintah, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
“Dia telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia” (Al Qur’an 12:40)
Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman:
“Bukankah Allah hakim yang seadil-adilnya? (Al Qur’an 95:8)
Para Thaghut/para penguasa murtad di negara-negara sekuler mengambil musuh-musuh Islam sebagai teman-teman setia mereka dan sekutu-sekutu mereka dan mengubah hukum Allah dengan hukum-hukum buatan orang kafir. Mereka menyatakan yang halal menjadi haram dan yang haram menjadi halal. Alkohol (minuman keras), club malam, perzinahan, dsb.
Mereka memerintahkan kemungkaran dan melarang kebaikan. Para munafiqun melawan Islam dan ummat muslim tidak menyadarinya!
Ibuku yang terhormat, bagaimana aku bisa tinggal diam, disaat Jihad telah menjadi Fardhul ‘ayn, dimana Jihad adalah kewajiban. Ibu..jika aku tetap diam, bukan hanya pengabaian terhadap Islam, dan situasi kaum muslimin, tetapi lebih dari itu (pada hakikatnya) pengabaian terhadap hari akhir (kiamat), ketika Allah akan menanyaiku apa yang aku telah lakukan disaat melihat situasi saudara-saudariku dan apa yang telah aku lakukan disaat orang-orang Yahudi mengambil alih kiblat pertama Sholat ummat Muslim (Al Aqsa), maka dari itu aku pergi (berjihad), bertawakkal kepada Allah, untuk mempersiapkan diriku dengan amal-amal shalih untuk memberi jawaban kepada Allah. Demi Allah..aku tidak akan tinggal diam ketika ummat ini memanggilku dengan mengucapkan firman Allah,
“Mengapa kamu tidak mau berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, wanita-wanita maupun anak-anak yang semuanya berdoa: “Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi Engkau, dan berilah kami penolong dari sisi Engkau!”. (Al Qur’an 4:75)
Ibu..aku berpisah darimu untuk sementara waktu dan waktu akan berlalu, tempat bertemu kita di Surga nanti (insya Allah), yang lebarnya seluas langit dan bumi, yang belum pernah dilihat oleh mata, dan belum pernah didengar oleh oleh telinga, dan tidak dapat dibayangkan oleh angan, misik, za fa ran, mutiara, permata, sungai madu, susu, dan anggur, buah-buahan yang enak rasanya, kesenangan selamanya. Ibu, di salah satu istanaku, aku akan mengunjungimu insya Allah dan mengetuk pintumu, sebuah perkumpulan kembali di tempat yang jauh lebih baik dari dunia ini, kehidupan tanpa dukacita, kehidupan tanpa akhir, segalah puji bagi Allah.
“mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan Itulah Sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.” (Al Qur’an 3:136)
Ibu..hidup di dunia ini, hanya sementara dan hina, hina bagi siapa saja yang puas akannya.
“ketahuilah, bahwa Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan Para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu Lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (Al Qur’an 57:20)
Tempat kita sebenarnya adalah akhirat, di tempat keabadian. Hidup di dunia ini hanyalah ilusi.
“Hai manusia, Sesungguhnya janji Allah adalah benar, Maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah.” (Al Qur’an 35:5)
Ibu..janganlah khawatir akan perpisahan kita, bersedihlah akan situasi saudarai-saudari kita, bersedihlah akan anak-anak yatim-piatu dan para janda, bersedihlah akan Al Aqsa. Ibu, jangan khawatir tentangku, jika engkau hendak khawatir tentangku, maka hanya untuk satu alasan: Apkah aku akan masuk surga atau neraka.
Seperti Ummu Rubayyi’ ibunda Haritsah bin Suraqah radiallahu ‘anhu yang telah syahid pada saat perang Badr. Ia datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam dalam keadaan menangis dan berkata, “Ya Rasulullah beritahu aku keadaan Haritsah, dimana ia? jika ia berada di Surga, aku akan bersabar atas kehilangannya, jika ia tidak disana, aku akan meratapinya,” Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Wahai ibu Haritsah, di surga terdapat taman yang banyak dan putramu berada di Al-Firdaus Al-A’la (surga tertinggi)”. HR. Buhkari
Ibu, dan semua ibu yang anak-anaknya berada di jalan kebenaran, di jalan yang akan membawa kembali kejayaan Islam dan kaum muslimin, berbanggalah, dan kepada para ayah terhormat, para orangtua yang terhormat (yang menganggap jalan jihad adalah salah), jika kalian berpikir jalan kami salah, bahwa kami telah mempermalukan kalian, bahwa kami telah menyakiti kalian, bahwa kami telah menghancurkan keluarga, bahwa kami (dalam pandangan kalian) hijrah dan jihad kami adalah sebuah bencana, aku harus memberitahu kalian, “Jangan menyalahkan kami!”
Salahkanlah diri kalian sendiri, pemikiran-pemikiran tersebut datang karena kalian jauh dari Agama Allah walillahil hamd, dan tidak menigkuti sunnah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam. Ada beberapa alasan mengapa kalian jauh dari dien ini, salah satunya adalah karena kalian tinggal di negara-negara kafir, orang-orang yang sepenuhnya jauh dari Agama Allah dan kalian hidup dibawah pengaruh pemerintahan Tahghut, yang menganggap diri Islam tetapi tidak hidup dengan Islam yang Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam telah bawa kepada seluruh ummat manusia. Para orangtua yang terhormat, kalian berkata bahwa kami telah dicuci otaknya, Subhalallah!
Para orangtua yang terhormat, lihatlah hidup kalian: apa yang kalian tonton? Apa yang kalian baca? Siapa teman-teman kalian, tetangga-tetangga dan dengan apa-apa yang membuat kalian sibuk untuk menggapai cita-cita kalian. Lihatlah hidup kalian dan bandingkan dengan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa salam, dan kemudian tanyakan kembali kepada diri-diri kalian, siapa yang sebeneranya telah dicuci otaknya?!. Para orangtua yang terhormat, periksalah keimanan kalian dengan ujian ini dan mendekatlah kepada Allah.
“janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, Padahal kamulah orang-orang yang paling Tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (Al Qur’an 3:139)
Teruntuk ibu, dan para ibu yang terhormat, dari Timur hingga Barat di dunia ini, apakah kalian mengetahui kisah tentang Ummu Ibrahim seorang yang berbudi luhur? Jadi bukalah hati kalian sebelum membuka telinga kalian. Ummu Ibrahim Al Hashimiyah, seorang hamba yang berbudi luhur dari Basra. Ketika itu musuh-musuh Islam menyerang kota-kota kaum muslimin, para musuh berbaris (siap menyerang), maka dikumandangkanlah “Hayya ‘ala al jihad!” (Marilah kita berjihad).
Kaum muslimin mendukung dan bergabung untuk jihad, seorang ulama dan mujahid Abdul Ibn Zaid Al-Basri, menyampaikan Khutbah untuk menyemangati jihad, seperti yang diperintahkan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Abdul Wahid berkhotbah di jalan-jalan dan Ummu Ibrahim berada disana, Abdul Wahid yang juga dipanggil (Ab Ubayd), mengingatkan ummat akan kewajiban mereka dan akan besarnya pahala bagi orang-orang yang berjihad, dan ia menggambarkan sosok bidadari yang digambarkan dalam Al Qu’an dan As Sunnah dan kemudian membuat syair tentang mereka.
Ummat muslim terkagum-kagum dan memandang satu sama lain, mereka bangkit dan bergairah di dalam hati-hati mereka, Ummu Ibrahim berdiri dan mendatangi Abu Ubayd dna berkata, “Wahai Abu Ubayd, Wahai Abu Ubayd, engkau tahu anakku Ibrahim? Para pria terhormat di Bassra menawarkan putri-putri mereka, tetapi aku pikir Ibrahim terlalu baik untuk mereka, tetapi demi Allah, aku menyukai gadis yang engkau gambarkan, aku akan sangat bahagia untuk menikahakannya dengan anakku, wahai Abu Ubayd kumohon gambarkan lagi tentangnya”, Abu Ubayd membacakan sebuah syair, dan ummat terkagum-kagum.
Ummu Ibrahim berdiri kembali dan mendatangi Abu Ubayd, “Wahai Abu Ubayd, demi Allah aku sepenuhnya yakin dengan gadis tersebut, aku ingin ia menjadi pengantin untuknya (Ibrahim), aku mohon kepadamu Abu Ubayd, biarkan anakku menikahinya, aku memiliki 10.000 dinar dirumah dan akan mengambilnya sebagai mahar, dan meneyrahkan Ibrahim bersamamu dalam Jihad, sehingga Allah Subhanahu wa Ta’ala mengkaruniakan kesyahidan, dan semoga menjadi syafa’at bagi ku dan ayahnya di hari kiamat”, Abu Ubayd berkata, “wahai Ummu Ibrahim, jika engkau berkeinginan demikian, itu akan menjadi keberhasilan agung untukmu, ibrahim dan ayahnya, demi Allah itu adalah keberhasilan yang agung”.
Kemudian, Ummu Ibrahim memanggil anaknya dari kerumunan ummat, Ibrahim mengatakan, “Labbayk ya Umma (aku disini wahai ibu)”. Ummu Ibrahim bertanya kepada Ibrahim, “anakku, apakah engkau senang untuk menikahi gadis itu (bidadari)? Dengan syarat engkau korbankan jiwamu dalam jihad?”, Ibrahim menjawab, “demi Allah, aku akan sangat senang”. Ummu Ibrahim berdo’a kepada Allah, “Ya Allah, engakulah saksiku, bahwa aku menikahkan anakku dengan gadis itu (bidadari), jika ia korbankan jiwanya dalam jihad dan tak pernah kembali, maka terimalah ia Ya Rahman Ar rahiim”. Setelah berdo’a, kemudian ia bergegas pulang ke rumahnya dan kembali dengan 10.000 dinar, ia membelikan Ibarahim seekor kuda baru dan sebuah senjata yang bagus. Masha Allah!
Wahai ibu, lihatlah wanita ini dan perannya. Lihatlah peran pentingnya yang seorang muslimah dapat lakukan.
“Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan Itulah kemenangan yang besar.” (Al Qur’an 9:111)
Ummu Ibrahim datang untuk mengucapkan selamat tinggal kepada anaknya, “anakku aku memperingatkanmu, anakku aku memperingatkanmu, jangan lalai dan berikan yang terbaik di dalam pertempuran”, ia memberi Ibrahim kain kafan dan mencium keningnya dan berkata, “wahai anakku, semoga Allah tidak akan mempersatukan kita kecuali diantara tangannya Jalla Fi Ula di hari kiamat”.
Para mujahidin memulai barisan jihad mereka. Kemudian Abdul Wahid mengabarkan, “kami telah mencapai wilayah musuh dan menhadapi mereka dan Ibrahim berada di barisan terdepan, ia bertawakkal kepada Allah, menunggu dua hadiah, KEMENANGAN ATAU KESYAHIDAN!, ia menyerang para musuh dan membunuh banyak dari mereka, ia adalah duri bagi daging-daging para musuh”, itu merupakan keinginan terakhir ibunya (semoga Allah tidak akan mempersatukan kita kecuali diantara tangannya Jalla Fi Ula di hari kiamat), itu adalah buah dari upaya kebajikan ibunya. Ibrahim naik dan turun merusak musuh. Musuh melihat keberanian anak muda ini, mereka merasa harus mengambil tindakan karena kewalahan dengan Ibrahim dan mereka membunuhnya. Ibrahim, meninggal sebagai syahid!.
Abdul Wahid mengabarkan, “kami kembali ke Basra”, ummat menyambut pasukan mujahidin dan diantara mereka ada Ummu Ibrahim, ia berkata, “wahai Abu Ubayd, jika Allah menerima hadiahku, maka berikan selamat kepadaku, jika tidak, kasihinilah aku”. Abdul Wahid berkata, “Bushra, Bushra, demi Allah!, Allah menerima hadiahmu dan Ibrahim tetap hidup, Ibrahim diantara para syuhada”.
“mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan Itulah Sebaik-baik pahala orang-orang yang beramal.” (Al Qur’an 3:169)
Kemudian, Ummu Ibrahim bersujud untuk bersyukur kepada Allah dan mengatakan “Alhamdulillah”.
Di hari berikutnya ia mendatangi masjid dan berkata, “Bushra, Bushra, wahai Abu Ubayd!, aku melihat anakku di dalam mimpi kemarin malam, ia berada di taman yang hijau dengan menara hijau, bersandar pada kasur yang terbuat dari mutiara putih, dengan mahkota di kepalanya, ia berkata kepadaku, “mahar telah diterima dan kami merayakan pernikahan”.
Ibu..tetaplah tabah, anakmu berada di jalan jihad. Ibu..disini para musuh telah datang, musuhmu dan musuhku, 50 bangsa menyerang tanah ini, dan bersama mujahidin aku mengangkat senjataku melawan mereka, dan kami berharap kepada Allah untuk membiarkan kami menjadi duri di dalam daging-daging para penindas, mereka akan menemukan kami keras (terhadap mereka) selama darah masih mengalir di urat-urat nadi.
“Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan Dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka.” (Al Qur’an 48:29)
Ibuku sayang..seperti janji Ibrahim kepada ibunya, aku berjanji kepadamu bahwa aku akan memberikan yang terbaik tanpa kelalaian (insya Allah), tujuan kami telah dipahami oleh para sahabat dan musuh-musuh kita.
Ibuku tercinta, terhormat dan ibuku yang paling berharga, janganlah bersedih dan tetaplah angkat kepalamu (tabah), berbahagialah, kita hidup hampir di masa keemasan, dimana Allah Jalla Fi Ula, akan memenangkan kembali agamanya.
Ibuku sayang, jantung hatiku, maafkan aku, kelalaianku dan kesalahan-kesalahanku, berdo’alah untukku dan untuk ummat ini.
Jantung hatiku, pada perpisahan ini, aku ucapkan wa as salamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuhu.
Do’a terakhir kami adalah Alhamdulillahi Robil ‘alamiin.
Abu Ibraheem
Semoga Allah memberkahinya dan mengkaruniakan kesyahidan kepadanya dan kepada seluruh mujahidin fisabilillah, Aamiin.
Ibu..bangga dan berbahagialah…anakmu seorang mujahid!

(siraaj/arrahmah.com)

Ibunda para syuhada', kisah nan pilu (Sebuah kisah nyata dari seorang Ibu dari Iraq tentang Perang Falujjah kedua)

Saif Al Battar

Semoga Allah merahmati anak-anakmu wahai ibu..
Ummu Asy-Syuhada dan kenangannya tentang Falujjah…Akhirnya, sekelompok ***** bertemu dengan Hajjah “Z.M” yang telah dikenal sebagai ibunda para syuhada dikarenakan andilnya di perang Falujjah kedua.
Setelah menempuh waktu dua bulan pencarian… Tidak ada seorang pun yang tertinggal kecuali pasti kami tanyakan tentang UmmuAsy-Syuhadanamun jawaban yang kami dapatkan simpang siur. Ada yang mengatakania telah menghilang atau meninggal. Informasi lain menyebutkan ia telah pergi menuju sebuah perkampungan dipinggir Falujjah untuk melihat anak perempuannya.
Ummu Asy-Syuhada, umurnya 62 tahun, ibu dari tiga perwira Islam; Ahmed, Muheeb dan Umar. Putra-putra itu semua telah syahid (Insha Allah) dalam perang kedua di Falujjah.
Ia tinggal seorang diri di sebuah rumah mungil di Falujjah menghabiskan umurnya dengan bekerja bercucuran keringat – meskipun di usianya yang senja – membuat beberapa sapu untuk kemudian dijual di daerah-daerah sekitar. Ia menolak semua bantuan yang diberikan padanya baik dari pedangan dan orang kaya di Falujjah. Iajuga dikenal sebagai seorang yang doanya senantiasa terkabul. Anda akan menemukan orang-orang mengunjunginya untuk memintanya mendoakan merekasetiap harinya. Banyak dari mereka adalah wanita yang akan melahirkan atau mereka yang akan pergi bersafar, sakit dan bahkan ada pula paramujahidin. Para mujahidin itu datang padanya sebelum operasi dilakukan, memintanya untuk berdoa pada Allah agar menepatkan tembakan dan melindungi mereka.
Kami menuju rumahnya dan ia sedang memperbaiki beberapa sapu di kebun. Kebunnya sempit namun asri dengan pohon palm nan hijau menghiasi sertalima ekor ayam yang setia menemaninya.
“Assalamu’alaikum, wahai amah (bibi)!”
“Walaikumussalam warahmatullaahi wabarakatuh. Ahlan anakku, masuklah!.”
Kami masuk kedalam rumah lalu duduk di permadani yang dibuat dari bulu domba. UmmuAsy-Syuhadamelihat kamera dan buku catatan yang kami bawa, segeraia meletakkan apa yang ada ditangannya di sisi tubuhnya sembari berucap ramah: “Selamat datang anakku, apakah ada yang bisa saya bantu”
“Amah, Kami dari *****, kami ingin mendengar tentangkisah Falujjah selama peperangan yang kedua dari anda jika tidak keberatan”
Disini UmmuAsy-Syuhadamemandang keheranan dan mengatakan : *****?Dari mana kalian berasal? Aku tidak pernah mendengar tentang nama itu di televisi”
“Oh Ummi, itu adalah sebuah situs Islam di internet yang memperhatikan umat Muslim di Iraq dan negari-negerimuslim lainnya”
UmmuAsy-Syuhadatertawa dan mengatakan “Wallahi anakku, aku tidak mengerti apa yang kau katakan. Bagaimanapun, aku persilahkan untuk bertanya dan aku akan menjawabmu Insha Allah”
“Kami ingin anda bercerita tentang peperangan Falujjah yang kedua”
Secara reflek sang wartawan segera memfokuskan lensa kamera kearah Ummu Asy-Syuhada, bagaimanapun ia tidak berniat untuk merekam Ummu Asy-Syuhada.
Sejurus Ummu Asy-Syuhadamengatakan “Wallahi anakku, aku tidak suka kamera ini. haram bagiku dan aku adalah ibumu, seorang wanita yang terjaga. Tidak peduli setua apapun aku, aku tetap seorang wanita dan aku tidak mengizinkan apa yang telah Allah larang untuk wanita”.
Hajjah Zakia UmmuAsy-Syuhada memulai menceritakan kisahnya:
“Aku adalah seorang wanita tua di Falujjah yang percaya bahwa Allah adalah benar, sehingga Allah memberi cobaan pada hambanya yang perempuan dan laki-laki…. dan aku memohon dari-Nya semoga ia menerima agar aku dapat melewati cobaan melelahkan ini, demi Allah.
Suamiku telah wafat sepuluh tahun yang lalu, ia seorang suami yang sangat baik, semoga Allah merahmatinya. Aku dikaruniai tiga anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Mereka adalah Ahmad, Muheeb, Umar dan Khulood. Ahmad yang tertua, usianya tiga puluh lima tahun disusul Khulood, Muheeb dan si bungsu Umar. Suamiku dan aku mengabdikan diri kami untuk membesarkan mereka, memperhatikan mereka dan melihat pertumbuhan mereka.
Ayah mereka –semoga Allah menempatkannya di Jannah- turun langsung mendidiksampai mereka dewasa hingga lulus kuliah. Mereka tetap menjaga kedekatan pada masjid sejak kecil hingga mereka meninggal. Mereka bergabung dengan kelompok mujahidin di Falujjah setelah berhenti bekerja.
Kisah ini adalah kisah keluarga yang mengawali kisah Falujjah sehingga menjadi sebuah cerita yang panjang. Aku akan meringkas kisah ini karena aku sedang berpuasa dan aku pun memiliki banyak pekerjaan di rumah, terlebih ada orang-orang yang sudah membayarku untuk memperbaiki sapu-sapu mereka.
Sepekan sebelum pertempuran kedua di Falujjah, aku bercengkrama dengan anak-anak laki-lakiku Ahmad, Muheeb dan Umar,semoga Allah merahmati mereka,di rumah tua kami di daerah Al-Shuhda’a (Asy-Syuhada -ed). Ketika itu sore hari, kami minum teh bersama-sama. Mereka sedang mencoba membujukku untuk pergi ke rumah saudari perempuan mereka di sebuah kampung di luar Falujjah. Mereka mengkhawatirkan keselamatanku karena pertempuran yang akan datang. Amerika, Syiah dan Kurdis, mereka bergabung seperti serangga mengepung empat gerbang Falujjah.
Aku menolak usulan ini dan mereka,semoga Allah merahmati mereka, merengek padakuagar mau pergi, terutama Umar, yang terkecil di antara anak laki-lakiku. Ia mengatakan padaku: “Wahai ummi, tinggalkanlah Falujjah dan tinggalkan kami untuk bertempur sementara itu hati kami tenang akan dirimu. Pergilah, atau aku akan memaksamembawamu dengan mobil pickup”.
Iama membujukku, semoga Allah merahmatinya. Umar memiliki sifat periang dan semua teman-temannya mencintainya karena pancaran cahayanya. Bahkan ia memanggilku hajji bukan hajjah sembari berkata: ”Keberaniamu adalah untuk pria bukan untuk wanita”
Semua bujuk rayu mereka aku tolak mentah, aku katakan : “Aku akan tetap tinggal dan memasak untuk mu, untuk kelompokmu dan merawat lukamu. Aku tidak akan meninggalkan Falujjah selama kamu ada di dalamnya. Wallahi, aku tidak dapat meniggalkan hatiku di Falujjah dan pergi begitu saja”
Melihat ketetapanku, mereka meniggalkan ku seorang diri,semoga Allah merahmati mereka, dan keputusan terakhir kami adalah kami tetap tinggal di Falujjah sampai akhir pertempuran, baik memperoleh kemenangan maupun kesyahidan. Alhamdulillah putera-puteraku mendapatkan salah satu yang kita harapkan, mencapai kesyahidan.
Ahmad, Muheeb dan Umar, masing-masing mereka berada dalam kelompok yang berbeda dan mereka mendiskusikan diantara mereka sendiri tentang sebuah rencana untuk tetap menjaga komunikasi selama pertempuran.
Aku mendengar percakapan mereka dengan sedih sebagaimana aku mengenang mereka ketika mereka masih kanak-kanak, bagaimana ayah mereka memegang mereka dan bermain dengan mereka, bagaimana mereka tumbuh, bagaimana mereka melewati bangku sekolah dan diakhiri bagaimana janggut dan kumis mereka tumbuh.
Sampai-sampai aku mengenang masing-masing dari mereka bagaimana mereka merencanakan rencana pertama hidup mereka. Aku juga mengenang kegembiraanku saat hari pertama mereka melangkah, dan ketika gigi pertama mereka tumbuh dan aku mentahnikkan jari ku pada mereka untuk di kunyah dan kemudian tertawa pada mereka. Juga hari pertama mereka di sekolahdengan tas mungil mereka.
Aku menangis dalam sepi, khawatir bercampur keraguan. Sebelumnya aku yakin bahwa mereka akan syahid dalam pertempuran. “Beritahu padaku, apa yang anda pikirkan jika semua anak-anakmu meninggal, maka apa yang akan kau lakukan?”
Dengan kesedihan dan pilu ini, aku tetap berdoa pada Allah bahwa ia akan mengambil jiwa ku juga sehingga dukaku kan lenyap dan aku tidak merasakan lagi lara anak-anakku.
Ummu Asy-Syuhada menitikkan air mata yang mengalir jatuh mengikuti keriput wajahnya, tangisan tanpa suara dan sejujurnya, kami pun menangis bersama.
Tiba-tiba ia berdiri dan berkata lirih: “Permisi, aku mau melihat sup, aku khawatir gosong.”
Kami mengetahui ia tidak pergi ke dapur, kami mendengar tangisnya di sebuah ruangan dengan jendela yang menghadap kebun. Tangisan- yang berbeda dari tangisan perempuan yang meraung- doa datang dari wanita renta ini yang memanjatkan:
“Allahuma yang Maha Merajai dan Mengurusi siapa saja orang yang datang padanya dan janganlah menolak mereka ataupun tidak mengabulkan permintaan mereka bahkan jika mereka dihukum untuk mati. Ya Allah dan Engkaulah Raja dari Segala Raja, aku berdiri disini, di pintumu untuk memohon pada-Mu agar mengambil jiwaku karena kerinduanku pada putera-puteraku dan suamiku. Tidak satupun yang akan membuatku bertahan di kehidupan ini. Ya Allah, janganlah menolakku, seorang janda miskin yang semua puteranya telah tiada. Ya Allah yang Maha Menyanggupi, janganlah biarkankan aku ternggelam dalam kesedihan.”
Beberapa menit kemudian UmmuAsy-Syuhada kembali, matanya memerah karena tangis. Ia bersandar pada sebuah tongkat yang tidak ia gunakan ketika pertama kali tadi kami melihatnya dan seakan tubuhnya ambruk karena tangisan dan kelemahan. Dengan senang ia mengatakan: “Gas yang kami gunakan untuk kompor itu telah habis dalam satu hari. Aku yakin mereka menipu kita dan menjualnya kepada kita dengan harga yang tinggi. Semoga Allah memaafkan mereka”.Wanita tua itu tidak mengetahui bahwa kami mendengar tangisan dan doanya.
Ia melanjutkan kisahnya: “Pada tanggal 11 Juli 2004 terjadi pemboman sporadis dan intensif sebagai upaya untuk menembus benteng Falujjah dari utara. Mereka melemparkan bom-bom yang sangat menyala. Saat itu pukul sebelas malam, aku sedang sendirian dirumah dan aku memulai membaca apa yang aku hafal dari Al-Qur’an sampai aku menyelesaikan semua surat-surat pendek yang aku hafal. Kemudian aku bangun untuk berdoa pada Allah, yang pertama untuk kemenangan dan yang kedua agar ia melindungi putera-puteraku. Aku tidak tertidur malam itu, hingga waktu fajr.
Aku merasa Umar berdiri di dekat kepalaku saat aku berada di atas sajadah. ia mengatakan padaku : “Oh ummi, aku melihatmu tidak tidur. Kami semua baik-baik saja dan aku bersama Muheeb dan Ahmad, mereka semua baik-baik saja dan mereka ingin engkau membuat cukup makanan dan teh untuk empat belas Mujahidin. Apa yang engkau pikirkan, tidakkah engkau menginginkan pahala?”
Wallahi, aku sangat bahagia dengan tamu-tamuku sehingga dengan cepat pergi kedapur dan menyiapkan makanan yang cukup untuk empat belas pria. Teh dan roti panas aku siapkan dengan cepat.
Aku keluar dengannya dengan cepat ke pintu dan membantunya untuk membawakan makanan ke dalam mobil. ia mengatakan: “Oh ummi, makan siang ini atas mu, saudaraku Muheeb menjadi sukarelawan makan siang bagi Mujahidin Arab.”
Aku sholat Fajar dan berdoa pada Allah agar ia melindungi mereka semua. Sementara itu Falujjah masih tetap menjadi target serangan pesawat dan rudal Amerika. Setiap terjadi ledakan, atap diatas kepalaku seoalah-olah akan runtuh. Aku kembalikan kepada Allah dengan Doa dan Al-Qur’an. Aku akan menyiapkan makan siang untuk mereka.
Muheeb datang dan mencium tanganku sebagaimana yang biasa ia lakukan. ia meminta padaku jika saudara-saudaranya datang, mereka harus bertemu dengannya, penting pesannya. Aku bertanya padanya tentang masalah itu dan ia menjawab “Ummi, hanya soal sederhana. Tak perlulah engkau risaukan.”
Segera ia berlalu. Pandangan mataku mengikutinya hingga ia jauh. Muheebdikaruniai badan yang tinggi dan kekarsemoga Allah merahmatinya.
Hari berikutnya – dan aku telah memanggang lebih dari dua ratus roti sampai tanganku kelelahan menguleni adonan dan aku pun menyiapkan dua panci besar nasi dan rebusan – Anak-anakku semua datang dan tinggal denganku hingga jam satu malam. Aku menciumi mereka seolah-olah mereka masih kecil dan aku terus memandang mereka dengan erat seolah aku tahu bahwa aku tidak akan melihat mereka lagi setelah hari itu.
Wallahi, aku tidak akan melupakan ciumanku atas mereka selama aku hidup. Ayah mereka wafat dan tidak ada satupun didunia ini yang menggantikannya kecuali anak-anak ini. Wallahi, aku mengenal satu persatu wangi mereka. Setelah satu jam mereka pergi bersama-sama sembari membawa makanan, mereka mencium kening dan tanganku dan mengatakan padaku :
“Wahai ummi, berdoalah untuk kami karena Allah”
Aku katakan pada mereka: “Mengapa engkau bersumpah atas nama Allah, aku selalu berdoa untukmu siang dan malam”
Mereka menjawab: ”Bukan untuk kami, tetapi untuk seluruh Falujjah”
Mereka pergi dan aku tidak pernah melihat mereka kembali, selamanya…
Falujjah melalui banyak malam dengan pertempuran sengit yang dapat membuat seseorang gila. Aku tidak mendengarkan apa-apa melainkan tangisan “Allahu Akbar”, doa dari masjid, serangan dari mujahidin dan tembakan dari penjajah. Setiap hari aku duduk di ambang pintu rumah, jam demi jam melihat kearah jalan berharap kedatangan putera-puteraku. Aku akan bertanya kepada siapapun yang datang di jalan dan berlari kearah mereka: “Hei, Oh salah satu dari kalian, apakah anda melihat Ahmad, apakah anda melihat Muheeb, dan apakah anda melihat anakku Umar?”
Ummu Asy-Syuhada kembali menangis.
“Beberapa dari mereka mengatakan padaku bahwa mereka tidak mengenal anak-anakku dan yang lain mengatakanbahwa mereka tidak melihat. Hanya ada satu orang yang mengabarkan padaku “Ya ummi, Ahmad dan Umar mereka berada di daerah Al-Jumhooriya dan Muheeb berada di daerah An-Nizaal dan mereka dalam keadaan baik.”
Dia segera bergegas berlalu, aku berlari mengikutinya hingga tersandung dan terjatuh. Hidungku terantuk hingga berdarah. Aku memohon padanya untuk menghentikan langkah agar berbicara lebih banyak padaku. Akhirnya ia berhenti dan berkata: “Ibuku, aku telah mengatakan bahwa mereka baik-baik saja dan tidak ada yang salah dengan mereka alhamdulillah, tetapi jangan membuatku terlambat. Aku memiliki pekerjaan yang sangat penting untuk dilakukan. Jika aku melihat mereka lagi aku akan menyampaikan salam anda”.
Ia memberiku ghutrah dan menghiburku: “Hapuslah darahmu Oh Ibu”, kemudian ia pergi.
Kondisi seperti ini terus berlanjut hingga tanggal 12 Desember.Bagaimanapun aku telah memutuskan setelah ini bahwa aku akan menguatkan hatiku, percaya pada Allah dan melakukan sesuatu untuk Mujahidin. Aku mulai menyibukkan diri untuk memasak makanan dan membagi-bagikan minuman diantara para mujahidin Arab. Aku juga membuat perban dari tirai rumah, potongan bahan dari sekitar rumah dan mengambil kapas bantal. Kemudian aku merawat mujahidin yang terluka di peperangan. Dan alhamdulillah semua yang telah aku rawat kembali ke pertempuran. Jumlah mereka lebih dari dua puluh orang.
Sebelum datang tanggal 12Desember, yakni pada tanggal 9Desember- saya yakin, sebagaimana aku menghitung hari-hari semenjak aku dipisahkan dari anak-anakku- hari ini yahudi menyebar bahan kimia yang sangat kuat di sekitar Falujjah, khususnyadipusat kota. Banyak orang syahid sampai senjata kimia itu pun membakar pepohonan dan hewan-hewan. Hal ini menambah kesibukan di pusat kota, dalam beberapa jam puluhan mujahidin mati syahid. Kemudian sebuah isu menyebar diantara Mujahidin dari sumber yang mana sampai sekarang masih belum diketahui. Tapi aku meyakini bahwa hal itu berasal dari seorang agenintel penjajah.
Isu itu mengabarkan bahwa Umar Hadid dan Abdullah Al-Janaabi syahid dalam serangan senjata kimia. Kepanikan diantara kelompok-kelompok menyebar di Falujjah, hanya Allah yang maha mengetahui. Aku mendengar hal ini dari seorang yang sedangku rawat.
Namun Umar Hadid dan Abdullah Al-Janaabi menampik rumor itu ketika mereka tiba-tiba muncul ditengah-tengahmujahidin di hari itu. Peristiwa ini meningkatkan semangat mujahidin dan memberikan kerugian yang besar atas pekerjaan penjajah, hanya Allah yang Maha Tahu.
Pertempuran dahsyat terus berlangsung antara mujahidin dan rakyatnya melawan aliansi penjajah.Aku mendengar berita ada puluhan syuhada diantara mujahidin. Aku memohon pada Allah untuk menyenangkan mata saya suatu hari nanti dengan melihat tiga putra saya.
Kemudian, saat pukul 11 malam tangga 12 Desember 2004 hari ahad, disana terjadi pertempuran sengit antara mujahidin dan Amerika yang mencoba untuk merebut daerah Al-Shuhda’a. Pertempuran terjadi sangat dekat dengan rumahku dan aku dapat melihat langit menyala memenuhi api, sebuah pemandangan yang tidak akan aku lupakan di sisa hidupku.
Betapa banyak syuhada yang gugur selama pertempuran ini dan aku mendengar rintihan mereka dekat dengan rumahku. Situasi seperti itu berlangsung kira-kira selama 4 jam, semenjak pukul 11 sampai pukul 3dini hari, atau kurang sedikit. Selama ini serangan Amerika atas daerah ini gagal. Aku keluar menuju pintu rumah dan aku mendengar raungan datang dari seorang mujahidin yang terluka. ia mengingat Allah dan ia tidak berhenti menyebut laa illaha illaa allah muhammad rasoolulullah.
Aku bergegas mendekatinya, ternyata dia masih hidup sehingga aku menyeretnya dengan segala kekuatan kedalam rumah. Dia terluka di dada dan wajahnya. Aku bergegas membawakan air dan membersihkan wajahnya dan membalut luka-lukanya sampai pendarahan berhenti. Ia menangis dan aku pikir ia menangis karena rasa sakitnya. Setiap kali ia menatapku dia akan menangis, sehingga aku katakan padanya:
“Percayalah pada Allah, lukamu tidak parah Insha Allah, dapat disembuhkan. Menyadari bahwa anda baik-baik saja adalah hal yang penting.Subuh semakin dekat, kelompok anda akan segera datang kemari, mereka akan membawa mu dan merawatmu. Bagaimanapun biarkan aku pergi dan melihat jika kelompokmu masih ada yang hidup atau tidak.”
Kali ini ia mulai menangis lebih keras, seolah-olah ia tidak ingin ditinggalkan seorang diri, sehingga aku berfikir mungkin ia merasa bahwa kematiannya sudah dekat dan ia tidak ingin mati sendirian. Aku mengatakan bahwa teman-teman yang lain mungkin membutuhkan bantuan, aku akan pergi dan kembali secepat mungkin.
Aku pergi kejalan raya- setelah menyentakkan abayaku dan mengikatnya di pinggang-. Aku memutuskan bahwa aku akan menolong yang terluka terlebih dahulu. Benar aku kemudian menemukan seorang korban berikutnya, orang arab. Aku menyeretnya kedalam rumah dan memulai untuk melakukan apa yang harus dilakukan dengannya. Aku heran ketika ia menyebutku dengan sebutan “Oh Amah, Ummu Muheeb”. Seolah-olah ia mengenal ku padahal biasanya orang-orang memanggil ku dengan Ummu Ahmad.
Aku menduga ia teman putraku dan mengetahui rumah kami. Dia terluka dari bawah pusarnya, semoga Allah merahmatinya dan ususnya keluar menjulur. Dia mengatakan kepadaku bahwa semua yang ia inginkan hanya beberapa lumpur dari kebun, garam dan perban. Aku memberinya apa yang ia inginkan dan kemudian aku kembali keluar kejalan.
Disana aku menemukan dua mayat, terpisah dua rumah dariku. Aku menyeret yang pertama dengan sekuat tenaga ke rumah dan meletakkannya di kebun. Lalu aku mengambil sekop berniat untuk menggali kuburan untuknya. Dan sungguh aku menggali dengan rentang kedalaman seadanya sepanjang dua meter kemudian aku menimbunnya. Aku hanya ingin ia terkubur secara darurat sampai keluarganya atau temannya datang untuk memindahkan tubuhnya agar dapat menguburkannya lebih tepat sesuai dengan syariah.
Setelah aku menguburkan yang pertama aku sangat kelelahan karena aku terlalu tua untuk menyeret orang yang terluka dan satu jenazah puluhan meter. Namun aku bertawakal kepada Allah dan mengatakan pada diriku sendiri. Semoga Allah akan melindungi anak-anakku dari kematian, sebagai imbalan atas apa yang telah saya lakukan.
Aku keluar menuju jalan lagi dan menemukan satu lagi syuhada yang berbadan besar dan tinggi. Aku mulai perlahan-lahan menariknya dari kakinya. Setelah beberapa menit sampailah akudi kebun rumahku. Disini aku mulai curigajika aku mengenali syuhada ini – dan kemejanya robek dibagian belakang – juga baunya sangat aku kenali. Saat itu malam hari dan sangat gelap, bahkan aku tidak dapat melihat telapak tanganku. Aku berlari menuju rumah dan menyalakan sebuah lentera, walaupun sesuatu yang membahayakan untuk memancarkan cahaya dari rumah. Hal ini karena pesawat penjajah dapat membom setiap menit.
Ketika aku mendekatkan lentera semakin dekat ke wajah sang syahid yang berlumuran darah dan pasir, aku membeku di tempatku seperti tersambar petir. Aku tak mampu mengucapkan sepatah katapun. Syuhada yang aku seret kali ini tidak lain adalah Muheeb anakku yang kedua!”
Ummu Asy-Syuhada diam dan tangisnya meledak. Iaberucap: “Wallahi Oh Muheeb kau mematahkan kekuatanku, kau dan saudara-saudaramu meniggalkanku dan pergi begitu saja”. Kemudian ia tersadar; “inna lillahi wa innaa ilayhi raaji’oon” aku telah merencanakan untuk tidak menangis atas mereka dan kali ini adalah ketiga kalinya saya menangisi mereka hari ini”.
Kemudian wanita yang terhentak itu melanjutkan kisahnya: “Aku mengangkat kepalanya dan dan memeluknya, aku menangisinya dan berbicara dengannya selama sekitar setengah jam seakan-akan ia masih hidup. Aku mengingatnya atas tutur katanya yang baik denganku, kenangan ketika ia masih kecil dan ia tertidur di pangkuanku. Aku membelai lembut rambutnya yang indah sebagai mana yang selalu kulakukan. Aku mengatakan padanya: “Oh Muheeb, aku adalah ibumu….tidurlah oh cahaya mataku, tidur dan beristirahatlah dari dunia ini. Engkau telah menang!”
Wallahi!Aku tidak ingin melepaskannya dari pangkuanku. Aku menguburkannya dibawah pohon zaitun yang ia cintai dan tempatnya belajar ketika ia masih kecil. Aku membuat lubang yang dalam, aku memutuskan bahwa rumahnya akan menjadi makamnya.
Di pagi hari sekelompok Mujahidin tiba dan aku masih berada di makam Muheeb. Menjaga anakku yang syahid seakan-akan ada orang yang hendak menculiknya. Aku menangisinya dari malam sampai pagi hingga aku menyadari kedatangan mereka setelah mendengar suara mereka di jalan. Aku pergi menemui mereka dan mengenalku. Aku mengetahui bahwa mereka adalah teman-teman Ahmad dan Umar.
Aku bertanya kepada mereka:”Katakan padaku, dimana anak-anakku Ahmad dan Umar?”
Mereka membungkukkan kepala kebawah dan mengatakan: “Oh bibi, ingatlah mereka dengan Allah. Tadi malam Ahmad dan Umar wafat di daerah Nizaal dan kami menguburkan mereka di halaman rumah Hajji Khaleel Al-Fiyaad”
Aku tidak tahu mengapa aku tidak menangis pada saat berita itu sampai. Mungkin karena aku telah sangat letih menangisi Muheeb atau karena saat itu aku tersentak. Aku bertanya pada mereka: “Apakah mereka wafat dalam keadaanmaju atau mundurdimedan peperangan?”
Salah satu dari mereka menjawab:”Wallahi, mereka wafat saat maju dan mereka menerima pembalasan dendam atas mereka sebelum mereka wafat”.
Aku memuji pada Allah dan kemudian aku mengatakan kepada mereka untuk memasuki rumah agar mengambil dua orang yang terlukan dengan mereka. Ketika mereka memasukinya mereka menemukan satu dari mereka, yaitu yang arab sudah tidak bernyawa. Sedangkan yang lainnya masih hidup dan mereka membawanya. Mereka menguburkan yang wafat di kebun rumahku.
Mereka terkesan bahwa aku mampu menggali dua buah kuburan dalam satu jam. Aku mengatakan bahwa kuburan dibawah pohon zaitun itu milik anakku Muheeb dan yang lain, adalah seorang syuhada yang tidak aku kenali dan ia tidak di kuburkan dengan selayaknya. Sehingga aku meminta salah satu dari mereka untuk menguburkannya kembali dan membuatkan kuburan yang lebih layak.
Setelah selesai, mereka memohon kepadaku untuk ikut dengan mereka mencoba keluar meninggalkan Fallujah. Aku menolak. Salah satu dari mereka, tampaknya bukan orang Iraq berkata: “Oh Ibu engkau telah kehilangan tiga putera dan kami semua adalah anak-anakmu. Insha Allah Ahmad, Umar dan Muheeb berada di dalam Jannah”
Kemudian mereka pergi tergesa-gesa dan aku kembali kedalam rumah untuk sholat Dhuha. Tiga pertempuran kembali pecah dalam tiga malam berikutnya. Selama waktu itu aku mampu menarik empat syuhada lainnya dan menguburkan mereka di kebun rumahku. Hingga kini kebun rumah itu terdapat tujuh kuburan parasyuhada. Seluruh kebun dan rumah dipenuhi dengan aroma misk yang belum pernah aku cium sebelumnya. Aroma ini membuat aku merasa senang dan memberikanku kesabaran.
Aku tidur selama empat malam disamping makam Muheeb dan aku mendapatkan aroma itu di kuburnya. Aku tidur dengannya seperti ibu yang menimanganaknya ketika ia sedang tertidur. Aku tetap tertahan dirumah dengan para syuhada selam tujuh hari hingga tanggal 13 Januari 2005, ketika bulan sabit merah masuk dari arah utara atas izin dari penjajah.
Mereka memaksaku untuk pergi dengan mereka ke sebuah kamp pengungsian di As-Saqlaawiya. Disana aku mengetahui bahwa setelah peperangan para pekerja sukarela dari Fallujah menggali kuburan Muheeb dan teman-temannya dan mengambil mereka untuk dikuburkan kembali dengan saudara-saudaranya di pekuburan khusus para syuhada.
Ini adalah kisahku dan aku berusaha menceritakannya meskipun sakit dan pedih. Pula, aku berharap bahwa aku memiliki tiga putra yang akan mati demi Allah meskipun betapa berat kesedihanku atas mereka. Sebagai ibumu adalah kebanggaan karena ia adalah ibu dari para syuhada.
Umm Asy-Syuhadamengakhiri ceritanya dengan beberapa bait syairbadui yang mampu kami tulis. Dia berkata: “Syair untuk para ulama yang selalu memakai surban di kepala mereka. Untuk mereka aku mendedikasikan dua syair ini. Aku bertanya kepada mereka. Apa yang akan Anda katakan pada hari Anda berdiri di antara penuntut balas dan Maha Kuat?
Bunyi syair beliau seperti ini:
Kami berharap dengan anda dan berpikir anda akan menyelamatkan kami
Kami tidak berharap, anda berlalu mencampakkan kami setelah melihat penderitaan ini
Kami berharap dengan anda (……………….)
Oh ketidakadilan, harapan telah sirna dan pendusta telah muncul
Demi Allah, Anda telah mematahkan hati kami dan membuat kami berurai air mata. Oh ibu para syuhada. Semoga Allah menerima anak-anakmu sebagai syuhada dan mengumpulkan kamu dengan mereka di surga tertinggi, Al-Firdaus. Amin.
Garis rapuh tergores dikeningnya
Hanya waktu berpihak
Jemari mulai kaku menuntut untuk hidup
Apa daya hanya sisa raja dinanti
Garis rapuh terlukis di dahinya
Sang tua berjalan tanpa tandu
Tiada naung peristirahatannya
Berlaku sehari setetes semadu
Garis tua itu Nampak hanyut
Kusut bertabur peluh
Setengah perjalanan penguasa pencari buntut
Acuh setengah hati
Garis tua itu berontak
Garis tua itu saksi tirani
Garis tua itu berteriak
Mencari upa terselip di ketiak-ketiak sumbi
Dawlah kini harapan
Penjajah asa bermuram kelam
Secercah suria kemenangan
Menutup lembaran Fallujah dalam temaram

::: TAMAT :::

[JANGAN HALANGI AKU MEMBELA RASULULLAH] (Kisah MUJAHIDAH MUSLIMAH SEJATI) 0

Garnizun Abu Askar AlFatih | 12:28 |


"[JANGAN HALANGI AKU MEMBELA RASULULLAH] (Kisah MUJAHIDAH MUSLIMAH SEJATI)"

 Mujahidah Muslimah Palestina Yang Berjihad Di Medan Perang Melawan Israel



Hari itu Nusaibah tengah berada di dapur. Suaminya, Said tengah beristirahat di kamar tidur. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh bagaikan gunung-gunung batu yang runtuh. Nusaibah menebak, itu pasti tentara  musuh. Memang, beberapa hari ini ketegangan memuncak di sekitar Gunung Uhud.

Dengan bergegas, Nusaibah meninggalkan apa yang tengah dikerjakannya dan masuk ke kamar. Suaminya yang tengah tertidur dengan halus dan lembut dibangunkannya. "Suamiku tersayang," Nusaibah berkata, "aku mendengar suara aneh menuju Uhud. Barang kali orang-orang kafir telah menyerang."

Said yang masih belum sadar sepenuhnya, tersentak. Ia menyesal mengapa bukan ia yang mendengar suara itu. Malah istrinya. Segera saja ia bangkit dan mengenakan pakaian perangnya. Sewaktu ia menyiapkan kuda, Nusaibah menghampiri. Ia menyodorkan sebilah pedang kepada Said.

"Suamiku, bawalah pedang ini. Jangan pulang sebelum menang...."


  Gambar /Model Muslimah dengan Jilbab Cantik secara Syar'ie


Said memandang wajah istrinya. Setelah mendengar perkataannya seperti itu, tak pernah ada keraguan baginya untuk pergi ke medan perang. Dengan sigap dinaikinya kuda itu, lalu terdengarlah derap suara langkah kuda menuju utara. Said langsung terjun ke tengah medan pertempuran yang sedang berkecamuk. Di satu sudut yang lain, Rasulullah melihatnya dan tersenyum kepadanya. Senyum yang tulus itu makin mengobarkan keberanian Said saja.

Di rumah, Nusaibah duduk dengan gelisah. Kedua anaknya, Amar yang baru berusia 15 tahun dan Saad yang dua tahun lebih muda, memperhatikan ibunya dengan pandangan cemas. Ketika itulah tiba-tiba muncul seorang pengendara kuda yang nampaknya sangat gugup.

"Ibu, salam dari Rasulullah," berkata si penunggang kuda, "Suami Ibu, Said baru saja gugur di medan perang. Beliau syahid..."


 
 Muhahidah Tangguh Teladan Bagi Para Wanita Muslimah


Nusaibhah tertunduk sebentar, "*Inna lillah*....." gumamnya, "Suamiku telah menang perang. Terima kasih, ya Allah.
 
Setelah pemberi kabar itu meninggalkan tempat itu, Nusaibah memanggil Amar.  Ia tersenyum kepadanya di tengah tangis yang tertahan, "Amar, kaulihat Ibu menangis? Ini bukan air mata sedih mendengar ayahmu telah syahid. Aku sedih karena tidak punya apa-apa lagi untuk diberikan pagi para pejuang Nabi.
Maukah engkau melihat ibumu bahagia?"

Amar mengangguk. Hatinya berdebar-debar.

"Ambilah kuda di kandang dan bawalah tombak. Bertempurlah bersama Nabi hingga kaum kafir terbasmi."

Mata amar bersinar-sinar. "Terima kasih, Ibu. Inilah yang aku tunggu sejak dari tadi. Aku was-was seandainya Ibu tidak memberi kesempatan kepadaku untuk membela agama Allah."

Putra Nusaibah yang berbadan kurus itu pun segera menderapkan kudanya mengikut jejak sang ayah. Tidak tampak ketakutan sedikitpun dalam wajahnya. Di depan Rasulullah, ia memperkenalkan diri. "Ya Rasulullah, aku Amar bin Said. Aku datang untuk menggantikan ayah yang telah gugur."

 
Foto Wanita Berperang Fie Sabiilillah Melawan Kafir Murtadin

Rasul dengan terharu memeluk anak muda itu. "Engkau adalah pemuda Islam yang sejati, Amar. Allah memberkatimu...."

Hari itu pertempuran berlalu cepat. Pertumpahan darah berlangsung sampai sore. Pagi-pagi seorang utusan pasukan islam berangkat dari perkemahan mereka meunuju ke rumah Nusaibah. Setibanya di sana, perempuan yang tabah itu sedang termangu-mangu menunggu berita, "Ada kabar apakah gerangan kiranya?" serunya gemetar ketika sang utusan belum lagi membuka suaranya, "apakah
anakku gugur?"

Utusan itu menunduk sedih, "Betul...."

 
Mujahidin Wanita/Mujahidah...Para Perempuan yang berjuang dijalan ALLAH SWT

 *Inna lillah*...." Nusaibah bergumam kecil. Ia menangis.

"Kau berduka, ya Ummu Amar?"

Nusaibah menggeleng kecil. "Tidak, aku gembira. Hanya aku sedih, siapa lagi yang akan kuberangkatan? Saad masih kanak-kanak."

Mendegar itu, Saad yang tengah berada tepat di samping ibunya, menyela, "Ibu, jangan remehkan aku. Jika engkau izinkan, akan aku tunjukkan bahwa Saad adalah putra seorang ayah yang gagah berani."

 
 Nenek Berjihad memerangi Yahudi Israel yang telah membantai Muslim Palestina. (Genosida Muslim) 

Nusaibah terperanjat. Ia memandangi putranya. "Kau tidak takut, nak?"

Saad yang sudah meloncat ke atas kudanya menggeleng yakin. Sebuah senyum terhias di wajahnya. Ketika Nusaibah dengan besar hati melambaikan tangannya, Saad hilang bersama utusan itu.

Di arena pertempuran, Saad betul-betul menunjukkan kemampuannya. Pemuda berusia 13 tahun itu telah banyak menghempaskan banyak nyawa orang kafir. Hingga akhirnya tibalah saat itu, yakni ketika sebilah anak panah menancap di dadanya. Saad tersungkur mencium bumi dan menyerukan, "Allahu akbar!"

Para Mujahidah Solehah/Shalihah/Shalehah Somalia Yang Berperang Melawan Kafir Kristen Para Penyembah Berhala YESUS KRISTUS  yang menindas Muslim Somalia
 
Kembali Rasulullah memberangkatkan utusan ke rumah Nusaibah. Mendengar berita kematian itu, Nusaibah meremang bulu kuduknya. "Hai utusan," ujarnya, "Kausaksikan sendiri aku sudah tidak punya apa-apa lagi. Hanya masih tersisa diri yang tua ini. Untuk itu izinkanlah aku ikut bersamamu ke medan perang."

Sang utusan mengerutkan keningnya. "Tapi engkau perempuan, ya Ibu...."

Nusaibah tersinggung, "Engkau meremehkan aku karena aku perempuan? Apakah perempuan tidak ingin juga masuk surga melalui jihad?"


Gambar/Foto Mujahidah Chechnya dan Mujahidin Chechen Fighter yang berjihad melawan TENTARA KAFIR RUSIA biadab (Buah Ajaran Kasih Yesus Kristus) 

Nusaibah tidak menunggu jawaban dari utusan tersebut. Ia bergegas saja menghadap Rasulullah dengan kuda yang ada. Tiba di sana, Rasulullah mendengarkan semua perkataan Nusaibah. Setelah itu,  Rasulullah pun berkata dengan senyum. "Nusaibah yang dimuliakan Allah. Belum waktunya perempuan
mengangkat senjata. Untuk sementra engkau kumpulkan saja obat-obatan dan rawatlah tentara yang luka-luka. Pahalanya sama dengan yang bertempur."

Mendengar penjelasan Nabi demikian, Nusaibah pun segera menenteng tas obat-obatan dan berangkatlah ke tengah pasukan yang sedang bertempur. Dirawatnya mereka yang luka-luka dengan cermat. Pada suatu saat, ketika ia sedang menunduk memberi minum seorang prajurit muda yang luka-luka, tiba-tiba terciprat darah di rambutnya. Ia menegok. Kepala seorang tentara Islam menggelinding terbabat senjata orang kafir.

 
 Foto Pejuang Muslimah Tangguh yang sedang ber-I'DAD melawan Musuh (dien) Allah SWT


Timbul kemarahan Nusaibah menyaksikan kekejaman ini. Apalagi waktu dilihatnya Nabi terjatuh dari kudanya akibat keningnya terserempet anak panah musuh, Nusaibah tidak bisa menahan diri lagi. Ia bangkit dengan gagah berani. Diambilnya pedang prajurit yang rubuh itu. Dinaiki kudanya. Lantas bagai
singa betina, ia mengamuk. Musuh banyak yang terbirit-birit menghindarinya. Puluhan jiwa orang kafir pun tumbang. Hingga pada suatu waktu seorang kafir mengendap dari belakang, dan membabat putus lengan kirinya. Ia terjatuh terinjak-injak kuda.

Para Perempuan Angkat Senjata melawan kezaliman

Peperangan terus saja berjalan. Medan pertempuran makin menjauh, sehingga Nusaibah teronggok sendirian. Tiba-tiba Ibnu Mas'ud mengendari kudanya, mengawasi kalau-kalau ada korban yang bisa ditolongnya. Sahabat itu, begitu melihat seonggok tubuh bergerak-gerak dengan payah, segera  mendekatinya. Dipercikannya air ke muka tubuh itu. Akhirnya Ibnu Mas'ud mengenalinya,

"Istri Said-kah engkau?"

Nusaibah samar-sama memperhatikan penolongnya. Lalu bertanya, "bagaimana dengan Rasulullah? Selamatkah beliau?"

 
 Mujahidah Tangguh melawan musuh Islam dengan angkat senjata api


"Beliau tidak kurang suatu apapun..."

"Engkau Ibnu Mas'ud, bukan? Pinjamkan kuda dan senjatamu kepadaku...."

"Engkau masih luka parah, Nusaibah...."

"Engkau mau menghalangi aku membela Rasulullah?"

 
Foto Mujahidah Palestina melawan Pasukan Dajjal Yahudi/Israel 


Terpaksa Ibnu Mas'ud menyerahkan kuda dan senjatanya. Dengan susah payah, Nusaibah menaiki kuda itu, lalu menderapkannya menuju ke pertempuran. Banyak musuh yang dijungkirbalikannya. Namun, karena tangannya sudah buntung, akhirnya tak urung juga lehernya terbabat putus. Rubuhlah perempuan itu ke atas pasir. Darahnya membasahi tanah yang dicintainya.

Para Wanita/Gadis/Perempuan/Cewek/Muslimah berjilbab dan bercadar berjihad menyambut Seruan Allah dan Rasul-Nya  


Tiba-tiba langit berubah hitam mendung. Padahal tadinya cerah terang benderang. Pertempuran terhenti sejenak. Rasul kemudian berkata kepada para sahabatnya, "Kalian lihat langit tiba-tiba menghitam bukan? Itu adalah bayangan para malaikat yang beribu-ribu jumlahnya. Mereka berduyun-duyun menyambut kedatangan arwah Nusaibah, wanita yang perkasa."


Sumber: http://dakwatuna.com

Sheikh Hudhaify

 

Sheikh HudhaifySheikh Ali bin Abdul Rehman bin Ali bin Ahmed Al Hudhaify
Sheikh Ali Al Hudhaify Semoga Allah memberkati dia dengan Ameen kesehatan yang baikDia adalah Ali bin Abdul Rehman bin Ali bin Ahmed Al Hudhaify memiliki akar-akarnya dari suku Hudhaify dari Al Awamir yang berasal dari bani Khatha'm. Para Awamirs tinggal di utara Areedah selatan Makkah dengan 360 kilometer. Keluarga Hudhaify telah dipilih sebagai pemimpin Al Awamirs abad yang lalu dan sampai sekarang tetap demikian. Sheikh Ali Al Hudhaify lahir 1366 di desa Al Qarn Al Mustaqiim di daerah Awamir dalam sebuah keluarga religius ayahnya adalah imam dan khatib dari saudi army.He pertama mengambil pendidikan dari luas di desanya dan selesai membaca dengan membaca Al Qur'an di tangan Syeikh Muhammad bin Ibrahim Al Hudhaify Al Amry sementara hafal beberapa bagian dari itu. Ia belajar dan hafal beberapa mutoon belajar yang berbeda (puisi) dalam ilmu syari'at juga di 1381h ia menghadiri Al Salafiyyah Al Ahliyyah sekolah di Baljurashi dan diberikan dari itu pada kesetaraan tingkat sekolah menengah. Dia kemudian belajar di lembaga ilmu pengetahuan di Baljurashi dan lulus dari dalam 1388H dengan menyelesaikan SMA. Ia melanjutkan studinya dan memasuki kuliah Syari'ah di Riyadh pada 1388H dan lulus dari sekolah yang sama di 1392h.

Setelah lulus ia bekerja sebagai guru di lembaga ilmu pengetahuan di Baljurashi. Dia mengajarkan Tafsir, Tauhid, Nahu dan sarf (arabic grammar) dan tulisan tangan selain menjadi imam seorang khatib dari masjid besar di Baljurashi. Ia menerima gelar master dari Al Azhar tahun 1395 dan kemudian menerima gelar doktor dari universitas yang sama dalam fikih di divisi politik syari'at. Dia bekerja di universitas Islam dari 1397 dan mengajarkan Tauhid dan Fiqih di perguruan tinggi Shaee'ah. Dia juga mengajarkan kuliah Hadeeeth serta dakwah dan Usool al Din kuliah. Pada saat penulisan biografi, 1418h, ia mengajar Qirra'aat dalam pembagian Al Qur'an Kareem kuliah Qirra'aat selain mengajar di universitas.
Dia menjadi imam dan khatib dari Masjid Quba dari diangkat imam dan khatib para nabi Masjid in1399. Dia kemudian menjadi imam Masjid Haram pada awal Ramadhan 1401h, dan kemudian kembali menjadi imam dan khatib dari Masjid Nabi di 1402h dan terus dalam kapasitas ini. Sheikh Ali Al Hudhaify dianggap salah satu Qurraa Arab Saudi dan dunia Islam. Dia memiliki rekaman yang banyak digunakan dan disiarkan di seluruh dunia.
Syekh diberi Ijazzah di Qirrat dengan banyak Qurraa atas yaitu:
Sheikh Ahmed Abdul Aziz Al Zayyat di Qirrat sepuluh
Sheikh Aamir Al Sayed Utsman Ijazzah di jalan Hafs dan membacakan kepadanya tujuhQirra tetapi tidak menyelesaikan surat Al Baqarah karena kematian syekh Utsman.
Syekh Abdul Fattah Al Qadhi ia membacakan kepadanya Al-Qur'an lengkap Dengan cara yang dari Hafs.Dia juga memiliki Ijazzah dalam hadits dari Sheikh Hammad Al Anshari ..

Kisah Nyata: Kisah seorang istri yang shalihah

Saif Al Battar

Usia istri Yaqin masih sangat muda, sekitar 19 tahun. Sedangkan usia Yaqin waktu itu sekitar 23 tahun. Tetapi mereka sudah berkomitmen untuk menikah.
Istrinya Yaqin cantik, putih, murah senyum dan tutur katanya halus. Tetapi kecantikannya tertutup sangat rapi. Dia juga hafal Al-Qur’an di usia yang relatif sangat muda , Subhanallah…
Sejak awal menikah, ketika memasuki bulan kedelapan di usia pernikahan mereka, istrinya sering muntah-muntah dan pusing silih berganti… Awalnya mereka mengira “morning sickness” karena waktu itu istrinya hamil muda.
Akan tetapi, selama hamil bahkan setelah melahirkanpun istrinya masih sering pusing dan muntah-muntah. Ternyata itu akibat dari penyakit ginjal yang dideritanya.
Satu bulan terakhir ini, ternyata penyakit yang diderita istrinya semakin parah..
Yaqin bilang, kalau istrinya harus menjalani rawat inap akibat sakit yang dideritanya. Dia juga menyampaikan bahwa kondisi istrinya semakin kurus, bahkan berat badannya hanya 27 KG. Karena harus cuci darah setiap 2 hari sekali dengan biaya jutaan rupiah untuk sekali cuci darah.
Namun Yaqin tak peduli berapapun biayanya, yang terpenting istrinya bisa sembuh.
Pertengahan bulan Ramadhan, mereka masih di rumah sakit. Karena, selain penyakit ginjal, istrinya juga mengidap kolesterol. Setelah kolesterolnya diobati, Alhamdulillah sembuh. Namun, penyakit lain muncul yaitu jantung. Diobati lagi, sembuh… Ternyata ada masalah dengan paru-parunya. Diobati lagi, Alhamdulillah sembuh.
***
Suatu ketika , Istrinya sempat merasakan ada yang aneh dengan matanya. “Bi, ada apa dengan pandangan Ummi?? Ummi tidak dapat melihat dengan jelas.” Mereka memang saling memanggil dengan “Ummy” dan ” Abi” . sebagai panggilan mesra. “kenapa Mi ?” Yaqin agak panik “Semua terlihat kabur.” Dalam waktu yang hampir bersamaan, darah tinggi juga menghampiri dirinya… Subhanallah, sungguh dia sangat sabar walau banyak penyakit dideritanya…
Selang beberapa hari, Alhamdulillah istri Yaqin sudah membaik dan diperbolehkan pulang.
Memasuki akhir Ramadhan, tiba-tiba saja istrinya merasakan sakit yang luar biasa di bagian perutnya, sangat sakiiit. Sampai-sampai dia tidak kuat lagi untuk melangkah dan hanya tergeletak di paving depan rumahnya.
***
“Bi, tolong antarkan Ummi ke rumah sakit ya..” pintanya sambil memegang perutnya…
Yaqin mengeluh karena ada tugas kantor yang harus diserahkan esok harinya sesuai deadline. Akhirnya Yaqin mengalah. Tidak tega rasanya melihat penderitaan yang dialami istrinya selama ini.
Sampai di rumah sakit, ternyata dokter mengharuskan untuk rawat inap lagi. Tanpa pikir panjang Yaqin langsung mengiyakan permintaan dokter.
“Bi, Ummi ingin sekali baca Al-Qur’an, tapi penglihatan Ummi masih kabur. Ummi takut hafalan Ummi hilang.”
“Orang sakit itu berat penderitaannya Bi. Disamping menahan sakit, dia juga akan selalu digoda oleh syaitan. Syaitan akan berusaha sekuat tenaga agar orang yang sakit melupakan Allah. Makanya Ummi ingin sekali baca Al-Qur’an agar selalu ingat Allah.
Yaqin menginstal ayat-ayat Al-Qur’an ke dalam sebuah handphone. Dia terharu melihat istrinya senang dan bisa mengulang hafalannya lagi, bahkan sampai tertidur. Dan itu dilakukan setiap hari.
“Bi, tadi malam Ummi mimpi. Ummi duduk disebuah telaga, lalu ada yang memberi Ummi minum. Rasanya enaaak sekali, dan tak pernah Ummi rasakan minuman seenak itu. Sampai sekarangpun, nikmatnya minuman itu masih Ummi rasakan”
“Itu tandanya Ummi akan segera sembuh.” Yaqin menghibur dirinya sendiri, karena terus terang dia sangat takut kehilangan istri yang sangat dicintainya itu.
Yaqin mencoba menghibur istrinya. “Mi… Ummi mau tak belikan baju baru ya?? Mau tak belikan dua atau tiga?? Buat dipakai lebaran.”
“Nggak usah, Bi. Ummi nggak ikut lebaran kok” jawabnya singkat. Yaqin mengira istrinya marah karena sudah hampir lebaran kok baru nawarin baju sekarang.
“Mi, maaf. Bukannya Abi nggak mau belikan baju. Tapi Ummi tahu sendiri kan, dari kemarin-kemarin Abi sibuk merawat Ummi.”
“Ummi nggak marah kok, Bi. Cuma Ummi nggak ikut lebaran. Nggak apa-apa kok Bi.”
”Oh iya Mi, Abi beli obat untuk Ummi dulu ya…??” Setelah cukup lama dalam antrian yang lumayan panjang, tiba-tiba dia ingin menjenguk istrinya yang terbaring sendirian. Langsung dia menuju ruangan istrinya tanpa menghiraukan obat yang sudah dibelinya.
***
Tapi betapa terkejutnya dia ketika kembali . Banyak perawat dan dokter yang mengelilingi istrinya.
“Ada apa dengan istriku??.” tanyanya setengah membentak. “Ini pak, infusnya tidak bisa masuk meskipun sudah saya coba berkali-kali.” jawab perawat yang mengurusnya.
Akhirnya, tidak ada cara lain selain memasukkan infus lewat salah satu kakinya. Alat bantu pernafasanpun langsung dipasang di mulutnya.
Setelah perawat-perawat itu pergi, Yaqin melihat air mata mengalir dari mata istrinya yang terbaring lemah tak berdaya, tanpa terdengar satu patah katapun dari bibirnya.
“Bi, kalau Ummi meninggal, apa Abi akan mendoakan Ummi?” “Pasti Mi… Pasti Abi mendoakan yang terbaik untuk Ummi.” Hatinya seakan berkecamuk. “Doanya yang banyak ya Bi” “Pasti Ummi” “Jaga dan rawat anak kita dengan baik.”
Tiba-tiba tubuh istrinya mulai lemah, semakin lama semakin lemah. Yaqin membisikkan sesuatu di telinganya, membimbing istrinya menyebut nama Allah. Lalu dia lihat kaki istrinya bergerak lemah, lalu berhenti. Lalu perut istrinya bergerak, lalu berhenti. Kemudian dadanya bergerak, lalu berhenti. Lehernya bergerak, lalu berhenti. Kemudian matanya…. Dia peluk tubuh istrinya, dia mencoba untuk tetap tegar. Tapi beberapa menit kemudian air matanya tak mampu ia bendung lagi…
Setelah itu, Yaqin langsung menyerahkan semua urusan jenazah istrinya ke perawat. Karena dia sibuk mengurus administrasi dan ambulan. Waktu itu dia hanya sendiri, kedua orang tuanya pulang karena sudah beberapa hari meninggalkan cucunya di rumah. Setelah semuanya selesai, dia kembali ke kamar menemui perawat yang mengurus jenazah istrinya.
“Pak, ini jenazah baik.” kata perawat itu. Dengan penasaran dia balik bertanya. “Dari mana ibu tahu???” “Tadi kami semua bingung siapa yang memakai minyak wangi di ruangan ini?? Setelah kami cari-cari ternyata bau wangi itu berasal dari jenazah istri bapak ini.” “Subhanalloh…”
Tahukah sahabatku,… Apa yang dialami oleh istri Yaqin saat itu? Tahukah sahabatku, dengan siapa ia berhadapan? Kejadian ini mengingatkan pada suatu hadits
“Sesungguhnya bila seorang yang beriman hendak meninggal dunia dan memasuki kehidupan akhirat, ia didatangi oleh segerombol malaikat dari langit. Wajah mereka putih bercahaya bak matahari. Mereka membawa kain kafan dan wewangian dari surga. Selanjutnya mereka akan duduk sejauh mata memandang dari orang tersebut. Pada saat itulah Malaikat Maut ‘alaihissalam menghampirinya dan duduk didekat kepalanya. Setibanya Malaikat Maut, ia segera berkata: “Wahai jiwa yang baik, bergegas keluarlah dari ragamu menuju kepada ampunan dan keridhaan Allah”. Segera ruh orang mukmin itu keluar dengan begitu mudah dengan mengalir bagaikan air yang mengalir dari mulut guci. Begitu ruhnya telah keluar, segera Malaikat maut menyambutnya. Dan bila ruhnya telah berada di tangan Malaikat Maut, para malaikat yang telah terlebih dahulu duduk sejauh mata memandang tidak membiarkanya sekejap pun berada di tangan Malaikat Maut. Para malaikat segera mengambil ruh orang mukmin itu dan membungkusnya dengan kain kafan dan wewangian yang telah mereka bawa dari surga. Dari wewangian ini akan tercium semerbak bau harum, bagaikan bau minyak misik yang paling harum yang belum pernah ada di dunia. Selanjutnya para malaikat akan membawa ruhnya itu naik ke langit. Tidaklah para malaikat itu melintasi segerombolan malaikat lainnya, melainkan mereka akan bertanya: “Ruh siapakah ini, begitu harum.” Malaikat pembawa ruh itupun menjawab: Ini adalah arwah Fulan bin Fulan (disebut dengan namanya yang terbaik yang dahulu semasa hidup di dunia ia pernah dipanggil dengannya).(HR Imam Ahmad, dan Ibnu Majah).
***
“Sungguh sangat singkat kebersamaan kami di dunia ini , akan tetapi sangat banyak bekal yang dia bawa pulang. Biarlah dia bahagia di sana” Air matapun tak terasa mengalir deras dari pipi Yaqin.
Subhanallah…
sumber: kafemuslimah

Download Film Gratis-Film Terbaru-Download Film Subtitle Indonesia, Download Review Film, Free Download Film semi Movie Full 2012, Subtitles Indonesia Barat, Free Film, film Hot, film terPopuler, download film free full, download film terbaru 2012, Download Filem, download film BOX Office 2011 2012 Gratis, download film click, download film cinta, duasatu film, daftar film bioskop 21, update film, Free Download Full Movies, Free Download filem, filem baru, Download Film Movie Full 2012 2012, film panas 0

Garnizun Abu Askar AlFatih | 08:42 | , , , ,


"Download Film Gratis-Film Terbaru-Download Film Subtitle Indonesia, Download Review Film, Free Download Film semi Movie Full 2012, Subtitles Indonesia Barat, Free Film, film Hot, film terPopuler, download film free full, download film terbaru 2012, Download Filem, download film BOX Office 2011 2012 Gratis, download film click, download film cinta, duasatu film, daftar film bioskop 21, update film"
THE BEST OF THE BEST JIHAD FILM
Filem Jihad Pilihan dari berbagai Belahan Dunia termasuk Indonesia yang terkini. Sangat Seru diTonton! Nyata! Daripada nonton Film bohongan! Jauh lebih dahsyat daripada Film Fiksi buatan Hollywood! 100% GRATIS! Bisa Langsung Ditonton atau Didownload dengan berbagai Format. Sudah diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia sehingga mudah dimengerti dan difahami. Buruan Ditonton dan Didownload Sebelum Dihapus Intel/DENSUS88!!! Antum sekalian bisa menonton Film online secara langsung/ "NONTON FILM ONLINE" atau bisa mendownloadnya dengan kualitas (HQ - High Quality) atau (MQ - Medium Quality) atau (LQ - Low Quality) ke hardisk antum/ "DOWNLOAD FILM GRATIS". Filem yang disediakan cukup beragam dari Film Jihad serangan ke kufar/musuh/lawan, Film Mujahidin di Iraq, Chechnya, Palestina, Moro, Somalia, Maghribi, dll.
Filem/Film Terbaru 2012

1. Dr. Abdullah Azzam (1)     (HQ-589MB     MQ-230MB     LQ-84MB) http://globalkhilafah.blogspot.com/2011/02/abdullah-azzam-1-video.html
2. Dr. Abdullah Azzam (2)     (HQ-568MB     MQ-222MB     LQ-81MB) http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/dr-abdullah-azzam-2-video.html
3. Dr. Abdullah Azzam (3)     (HQ-492MB     MQ-191MB     LQ-70MB) http://globalkhilafah.blogspot.com/2011/02/abdullah-azzam-3-video.html
4. Anak-anak Perindu Syahid     (HQ-599MB     MQ-231MB     LQ-85MB) http://globalkhilafah.blogspot.com/2011/02/anak-anak-perindu-syahid.html
5. Bela Gazza     (HQ-605MB     MQ-206MB     LQ-86MB)
http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/bela-gazza-teks-indo.html
6. Bells of Dangerous     (HQ-683MB     MQ-263MB     LQ-97MB)
http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/bells-of-dangerous.html
7. Brigade Syuhada     (HQ-490MB     MQ-191MB     LQ-70MB)
http://globalkhilafah.blogspot.com/2011/02/brigade-syuhada.html
8. Dan Batu Pun Berbicara     (HQ-408MB     MQ-158MB     LQ-58MB) http://globalkhilafah.blogspot.com/2011/02/dan-batu-pun-berbicara.html
9. Escape From Baghram (1)     (HQ-688MB     MQ-233MB     LQ-98MB) http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/escape-from-baghram.html
10. Escape From Baghram (2)     (HQ-506MB     MQ-196MB     LQ-72MB) http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/escape-from-baghram-2.html




Film Jihad Terbaru 2012

11. Gelora Jihad Aljazair     HQ-568MB     MQ-221MB     LQ-81MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2011/02/gelora-jihad-aljazair.html

12. Iraq Fighting Back     HQ-378MB     MQ-144MB     LQ-53MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/iraq-fighting-back.html

13. Iraq Under Attack (1)     HQ-412MB     MQ-159MB     LQ-58MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2011/02/iraq-under-attack-1.html

14. Iraq Under Attack (2)     HQ-456MB     MQ-178MB     LQ-65MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/iraq-under-attack-2.html

15. Iraq Under Attack (3)     HQ-621MB     MQ-204MB     LQ-87MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/iraq-under-attack-3.html

16. Jihad Afghanistan (1)     HQ-560MB     MQ-217MB     LQ-79MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/jihad-afghanistan-1.html

17. Jihad Afghanistan (2)     HQ-347MB     MQ-133MB     LQ-49MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2011/02/jihad-afghanistan-2.html

18. Jihad Somalia (1)     HQ-671MB     MQ-261MB     LQ-95MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/jihad-somalia-1.html

19. Jihad Somalia (2)     HQ-419MB     MQ-163MB     LQ-59MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/jihad-somalia-2.html

20. Kafilah Syuhada Bali     HQ-402MB     MQ-156MB     LQ-57MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2011/02/kafilah-syuhada-bali.html


Download Film Subtitle Indonesia 2012

21. Khattab (1)     HQ-576MB     MQ-224MB     LQ-82MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/khattab-sang-pedang-islam.html

22. Khattab (2)     HQ-448MB     MQ-174MB     LQ-63MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/khattab-sang-pedang-islam-2.html

23. Lee’s Life for Lies     HQ-392MB     MQ-136MB     LQ-55MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/lees-life-for-lies.html

24. Menyongsong Daulah Islam Iraq     HQ-467MB     MQ-177MB     LQ-66MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/monyongsong-daulah-islam-iraq.html

25. 2 Tahun Daulah Islam Iraq     HQ-541MB     MQ-208MB     LQ-77MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/2-tahun-daulah-islam-iraq.html

26. Moro The Land of Jihad     HQ-424MB     MQ-165MB     LQ-60MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/moro-land-of-jihad.html

27. Mujahideen Frontline (1)     HQ-449MB     MQ-172MB     LQ-64MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/mujahideen-frontline-1.html

28. Mujahideen Frontline (2)     HQ- 319MB    MQ-124MB     LQ-45MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/mujahideen-frontline-2.html

29. Neraka Rusia (1)     HQ-363MB     MQ-139MB     LQ-51MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/jihad-di-chechnya-neraka-rusia-1.html

30. Neraka Rusia (2)     HQ-347MB     MQ-135MB     LQ-49MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/jihad-di-chechnya-neraka-rusia-2.html


Download Film Movie Full 2012
 

31. Neraka Rusia (3) HQ-418MB MQ-161MB LQ-59MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/jihad-di-chechnya-neraka-rusia-3.html

32. Neraka Rusia (4) HQ-598MB MQ-230MB LQ-85MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/jihad-di-chechnya-neraka-rusia-4.html

33. Peminang Bidadari HQ-609MB MQ-228MB LQ-86MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/peminang-bidadari.html

34. Percik Darah di Serambi Al-Quds HQ-710MB MQ-215MB LQ-99MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/percik-darah-di-serambi-al-quds-dan.html

35. Ruh Para Mujahid HQ-294MB MQ-100MB LQ-41MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/ruh-para-mujahid.html

36. Singa-singa Mesopotamia HQ-548MB MQ-204MB LQ-77MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/singa-singa-mesopotamia.html

37. Sniper (1) HQ-160MB MQ-56MB LQ-22MB
http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/sniper-1.html

38. Sniper (2) HQ-281MB MQ-105MB LQ-39MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/sniper-2.html

39. Thaliban HQ-585MB MQ-224MB LQ-83MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/mujahidin-taliban.html

40. The Caravan of Syuhada (1) HQ-407MB MQ-155MB LQ-58MB http://globalkhilafah.blogspot.com/2012/02/caravan-of-syuhada.html

Rank Title Worldwide Box Office 1. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Avatar (2009) $1,839,741,499 2. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Titanic (1997) $1,835,300,000 3. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Lord of the Rings: The Return of the King (2003) $1,129,219,252 4. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Pirates of the Caribbean: Dead Man's Chest (2006) $1,060,332,628 5. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Dark Knight (2008) $1,001,921,825 6. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Harry Potter and the Sorcerer's Stone (2001) $968,657,891 7. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Pirates of the Caribbean: At World's End (2007) $958,404,152 8. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Harry Potter and the Order of the Phoenix (2007) $937,000,866 9. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Harry Potter and the Half-Blood Prince (2009) $933,956,980 10. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Star Wars: Episode I - The Phantom Menace (1999) $922,379,000 11. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Lord of the Rings: The Two Towers (2002) $921,600,000 12. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Jurassic Park (1993) $919,700,000 13. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Harry Potter and the Goblet of Fire (2005) $892,194,397 14. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Ice Age: Dawn of the Dinosaurs (2009) $887,773,705 15. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Spider-Man 3 (2007) $885,430,303 16. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Shrek 2 (2004) $880,871,036 17. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Harry Potter and the Chamber of Secrets (2002) $866,300,000 18. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Finding Nemo (2003) $865,000,000 19. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring (2001) $860,700,000 20. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Star Wars: Episode III - Revenge of the Sith (2005) $848,462,555 21. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Transformers: Revenge of the Fallen (2009) $835,276,689 22. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Independence Day (1996) $811,200,000 23. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Spider-Man (2002) $806,700,000 24. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Star Wars (1977) $797,900,000 25. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Shrek the Third (2007) $791,106,665 26. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Harry Potter and the Prisoner of Azkaban (2004) $789,458,727 27. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Spider-Man 2 (2004) $783,577,893 28. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Lion King (1994) $783,400,000 29. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull (2008) $783,011,114 30. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia 2012 (2009/I) $765,916,143 31. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Da Vinci Code (2006) $757,236,138 32. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia E. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia T. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia : The Extra-Terrestrial (1982) $756,700,000 33. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Chronicles of Narnia: The Lion, the Witch and the Wardrobe (2005) $738,809,845 34. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Matrix Reloaded (2003) $735,600,000 35. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Up (2009) $727,079,556 36. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Transformers (2007) $700,759,914 37. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia New Moon (2009) $684,475,475 38. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Forrest Gump (1994) $679,400,000 39. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Sixth Sense (1999) $661,500,000 40. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl (2003) $653,200,000 41. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Star Wars: Episode II - Attack of the Clones (2002) $648,200,000 42. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Kung Fu Panda (2008) $633,395,021 43. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Incredibles (2004) $624,037,578 44. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Ice Age: The Meltdown (2006) $623,829,763 45. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Hancock (2008) $623,546,274 46. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Ratatouille (2007) $615,935,493 47. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Lost World: Jurassic Park (1997) $614,300,000 48. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Passion of the Christ (2004) $604,370,943 49. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Mamma Mia! (2008) $601,204,210 50. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Madagascar: Escape 2 Africa (2008) $594,082,968 51. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia War of the Worlds (2005) $591,377,056 52. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Casino Royale (2006) $587,607,184 53. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Men in Black (1997) $587,200,000 54. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia I Am Legend (2007) $583,986,216 55. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Star Wars: Episode VI - Return of the Jedi (1983) $572,700,000 56. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Iron Man (2008) $571,827,600 57. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Night at the Museum (2006) $571,063,268 58. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Quantum of Solace (2008) $569,968,427 59. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Armageddon (1998/I) $554,600,000 60. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia King Kong (2005) $547,051,260 61. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Mission: Impossible II (2000) $545,300,000 62. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Home Alone (1990) $533,800,000 63. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Star Wars: Episode V - The Empire Strikes Back (1980) $533,800,000 64. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia WALL·E (2008) $532,506,889 65. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Monsters, Inc. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia (2001) $528,900,000 66. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Day After Tomorrow (2004) $527,939,919 67. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Simpsons Movie (2007) $525,532,370 68. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Ghost (1990) $517,600,000 69. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Terminator 2: Judgment Day (1991) $516,800,000 70. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Aladdin (1992) $501,900,000 71. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Indiana Jones and the Last Crusade (1989) $494,800,000 72. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Twister (1996) $494,700,000 73. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Angels & Demons (2009) $485,975,846 74. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Toy Story 2 (1999) $485,700,000 75. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Troy (2004) $481,228,348 76. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Saving Private Ryan (1998) $479,300,000 77. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Charlie and the Chocolate Factory (2005) $471,856,431 78. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Jaws (1975) $470,600,000 79. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Pretty Woman (1990) $463,400,000 80. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Hangover (2009) $461,613,371 81. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Bruce Almighty (2003) $458,900,000 82. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia 300 (2006) $456,592,590 83. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Matrix (1999) $456,300,000 84. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Gladiator (2000) $456,200,000 85. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia X-Men: The Last Stand (2006) $455,260,014 86. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Shrek (2001) $455,100,000 87. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Cars (2006) $454,752,771 88. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia National Treasure: Book of Secrets (2007) $453,961,501 89. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Mission: Impossible (1996) $452,500,000 90. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Pearl Harbor (2001) $450,400,000 91. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Ocean's Eleven (2001) $444,200,000 92. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Bourne Ultimatum (2007) $440,725,045 93. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Last Samurai (2003) $435,400,000 94. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Tarzan (1999) $435,200,000 95. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Meet the Fockers (2004) $432,667,575 96. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Mr. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia & Mrs. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Smith (2005) $427,936,103 97. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Men in Black II (2002) $425,600,000 98. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Die Another Day (2002) $424,700,000 99. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Dances with Wolves (1990) $424,200,000 100. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Matrix Revolutions (2003) $424,000,000 101. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Cast Away (2000) $424,000,000 102. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Mrs. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Doubtfire (1993) $423,200,000 103. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Chronicles of Narnia: Prince Caspian (2008) $418,814,023 104. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Mummy Returns (2001) $418,700,000 105. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Terminator 3: Rise of the Machines (2003) $418,200,000 106. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Night at the Museum: Battle of the Smithsonian (2009) $414,643,721 107. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Mummy (1999) $413,300,000 108. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Batman (1989) $413,200,000 109. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Rain Man (1988) $412,800,000 110. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Bodyguard (1992) $410,900,000 111. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Signs (2002) $407,900,000 112. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Madagascar (2005) $406,800,000 113. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia X2 (2003) $406,400,000 114. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Sex and the City (2008) $400,637,269 115. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Mission: Impossible III (2006) $395,382,309 116. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Gone with the Wind (1939) $390,500,000 117. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Robin Hood: Prince of Thieves (1991) $390,500,000 118. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Superman Returns (2006) $389,569,408 119. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor (2008) $388,876,165 120. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Sherlock Holmes (2009) $387,576,852 121. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Raiders of the Lost Ark (1981) $383,900,000 122. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Star Trek (2009) $382,704,099 123. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Grease (1978) $379,800,000 124. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Alvin and the Chipmunks: The Squeakquel (2009) $379,140,348 125. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Happy Feet (2006) $378,992,827 126. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Beauty and the Beast (1991) $378,300,000 127. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Ice Age (2002) $378,300,000 128. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Live Free or Die Hard (2007) $377,520,804 129. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Godzilla (1998) $375,800,000 130. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia X-Men Origins: Wolverine (2009) $374,883,016 131. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Monsters vs Aliens (2009) $373,632,128 132. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Click (2006/I) $373,040,146 133. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Terminator Salvation (2009) $372,120,003 134. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia What Women Want (2000) $370,800,000 135. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Fugitive (1993) $368,700,000 136. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Hitch (2005/I) $367,600,000 137. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia True Lies (1994) $365,200,000 138. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Die Hard: With a Vengeance (1995) $365,000,000 139. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Golden Compass (2007) $364,083,519 140. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Notting Hill (1999) $363,000,000 141. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Jurassic Park III (2001) $362,900,000 142. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Slumdog Millionaire (2008) $362,319,195 143. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Fast & Furious (2009) $360,322,220 144. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia There's Something About Mary (1998) $360,000,000 145. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Planet of the Apes (2001) $358,900,000 146. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Flintstones (1994) $358,500,000 147. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Toy Story (1995) $358,100,000 148. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Minority Report (2002) $358,000,000 149. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia A Bug's Life (1998) $357,900,000 150. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Alvin and the Chipmunks (2007) $357,526,336 151. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Exorcist (1973) $357,500,000 152. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia My Big Fat Greek Wedding (2002) $356,500,000 153. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Basic Instinct (1992) $352,700,000 154. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The World Is Not Enough (1999) $352,000,000 155. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Batman Begins (2005) $352,000,000 156. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia GoldenEye (1995) $351,500,000 157. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Twilight (2008/I) $351,449,475 158. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Ocean's Twelve (2004) $351,331,634 159. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Back to the Future (1985) $350,600,000 160. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Se7en (1995) $350,100,000 161. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Who Framed Roger Rabbit (1988) $349,200,000 162. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Hannibal (2001) $349,200,000 163. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Deep Impact (1998) $348,600,000 164. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Dinosaur (2000) $347,800,000 165. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Pocahontas (1995) $347,100,000 166. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Tomorrow Never Dies (1997) $346,600,000 167. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Top Gun (1986) $344,800,000 168. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia I, Robot (2004) $342,795,350 169. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia How the Grinch Stole Christmas (2000) $340,400,000 170. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Enchanted (2007) $339,906,877 171. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Wanted (2008) $338,794,280 172. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia National Treasure (2004) $337,605,002 173. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Catch Me If You Can (2002) $337,400,000 174. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia American Beauty (1999) $336,000,000 175. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Batman Forever (1995) $335,000,000 176. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Apollo 13 (1995) $334,100,000 177. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Indiana Jones and the Temple of Doom (1984) $333,000,000 178. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Back to the Future Part II (1989) $332,000,000 179. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Rock (1996) $330,500,000 180. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Over the Hedge (2006) $329,619,340 181. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Fantastic Four (2005) $329,295,569 182. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Rush Hour 2 (2001) $329,100,000 183. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Curious Case of Benjamin Button (2008) $328,890,802 184. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Crocodile Dundee (1986) $328,000,000 185. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Perfect Storm (2000) $327,000,000 186. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Hunchback of Notre Dame (1996) $325,500,000 187. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Devil Wears Prada (2006) $324,432,962 188. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia A Christmas Carol (2009) $323,516,456 189. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Schindler's List (1993) $321,200,000 190. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia The Mask (1994) $320,900,000 191. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Fatal Attraction (1987) $320,100,000 192. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Lethal Weapon 3 (1992) $319,700,000 193. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Inglourious Basterds (2009) $318,823,073 194. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Beverly Hills Cop (1984) $316,400,000 195. Download Film Gratis, Filem Terbaru, Film Subtitle Indonesia Air Force One (1997) $315,000,000 Daftar Film Box Office 2010-2012 List Film th 2010-2012 : 2-Face (2010) 30 Days of Night: Dark Days (2010) A Nightmare on Elm Street (2010) A Very Harold & Kumar Christmas (2010) Alice in Wonderland (2010) Area 51 (2010) Austin Powers 4 (2010) Beverly Hills Chihuahua 2 (2010) Bioshock (2010) Black Hole (2010) Broken Sword: The Shadow of the Templars (2010) Cats & Dogs: The Revenge of Kitty Galore (2010) Child’s Play (2010) Clash of the Titans (2010) Clock Tower (2010) Cop Out (2010) Cowboys from Hell 3D (2010) Cyrus (2010) Date Night (2010) Death at a Funeral (2010) Despicable Me (2010) Devil May Cry (2010) Dragon Hunter: Legend of the Hidden City (2010) Earthworm Jim (2010) EverQuest (2010) Footloose (2010) Friday the 13th: Part 2 (2010) Furry Vengeance (2010) Gamers (2010) Gatchaman (2010) Gears of War (2010) Get Him to the Greek (2010) God of War (2010) Goosebumps (2010) Grown Ups (2010) Hairspray 2 (2010) Harry Potter and the Deathly Hallows: Part I (2010) Hatchet 2 (2010) Hercules (2010) Hercules: The Beginning (2010) High School Musical 4: East Meets West (2010) Hoodwinked Too! Hood VS. Evil (2010) Hostel: Part III (2010) How to Train Your Dragon (2010) I Am a Genius of Unspeakable Evil and I Want to Be Your Class President (2010) Inception (2010) Inside Man 2 (2010) Iron Man 2 (2010) Jackass 3-D (2010) Jay and Seth vs. the Apocalypse (2010) Johnson Family Vacation 2 (2010) Jonah Hex (2010) Joust (2010) Kick-Ass (2010) Kung Fu Hustle 2 (2010) Kung Pow 2: Tongue of Fury (2010) Looper (2010) Lost Planet (2010) MacGruber (2010) Mardi Gras (2010) Meet the Fockers Sequel (2010) Megamind (2010) Metal Men (2010) Mortal Kombat (2010) Onimusha (2010) Paul (2010) Percy Jackson & the Olympians: The Lightning Thief (2010) Phantasmagoria: The Visions of Lewis Carroll (2010) Piranha 3-D (2010) Prince of Persia: The Sands of Time (2010) Rapunzel (2010) Resident Evil: Afterlife (2010) Robin Hood (2010) Saw VII (2010) Scott Pilgrim vs. the World (2010) Scream 4 (2010) Sex and the City 2 (2010) Shrek Forever After (2010) Sinbad: The Fifth Voyage (2010) Snow and the Seven (2010) Splinter Cell (2010) Step Up 3-D (2010) Sub-Mariner (2010) Super (2010) Taskmaster (2010) Tekken (2010) The A-Team (2010) The Beaver (2010) The Book of Eli (2010) The Chronicles of Narnia: The Voyage of the Dawn Treader (2010) The Drop-Out (2010) The Evil Dead (2010) The Expendables (2010) The Green Hornet (2010) The Karate Kid (2010) The King of Fighters (2010) The Last Airbender (2010) The Last Song (2010) The Legend of Spyro (2010) The Losers (2010) The Mummy 4: Rise of the Aztec (2010) The Occupants (2010) The Other Guys (2010) The Rum Diary (2010) The Sorcerer’s Apprentice (2010) The Strangers 2 (2010) The Three Stooges (2010) The Twilight Saga: Eclipse (2010) The Warriors (2010) The Wolfman (2010) Tooth Fairy (2010) Toy Story 3 (2010) Tron Legacy (2010) Untitled Eddie Murphy/Romeo and Juliet Project (2010) Wall Street 2: Money Never Sleeps (2010) War of Gods (2010) World War Z (2010) Yogi Bear (2010) 28 Months Later (2011) Army of Two (2011) Arrested Development (2011) Bazooka Joe (2011) Bear and the Bow (2011) Bond 23 (2011) Brothers in Arms (2011) Cars 2 (2011) Castlevania (2011) Conan (2011) Coxblocker (2011) Dante’s Inferno (2011) Dark Shadows (2011) Dead Space (2011) Deadpool (2011) Deathlok (2011) Dragonball 2: Reborn (2011) DragonMan and the Poseidon Encounter (2011) Evil Dead IV (2011) Gambit (2011) Get Smart 2 (2011) Ghost Rider 2 (2011) Godzilla 3-D (2011) Green Lantern (2011) Hannibal the Conqueror (2011) Hansel and Gretel: Witch Hunters (2011) Happy Feet 2 in 3D (2011) Harry Potter and the Deathly Hallows: Part II (2011) Hellraiser (2011) Hercules: The Thracian Wars (2011) Hitman 2 (2011) Infamous (2011) Jeepers Creepers III (2011) Juiced (2011) Jumper 2 (2011) Justice League: Mortal (2011) Kane & Lynch (2011) King Dork (2011) Kung Fu Panda: The Kaboom of Doom (2011) Lincoln (2011) Luke Cage (2011) Marvin the Martian (2011) Master of Space and Time (2011) Max Steel (2011) Men in Black 3 (2011) Mission: Impossible IV (2011) Moby Dick (2011) National Treasure 3 (2011) Newt (2011) Pee-wee’s Playhouse: The Movie (2011) Pirates of the Caribbean: On Stranger Tides (2011) Poltergeist (2011) Puss in Boots (2011) Rambo V: The Savage Hunt (2011) Ripley’s Believe It or Not! (2011) RoboCop (2011) Runaways (2011) Scary Movie 5 (2011) Silent Hill 2 (2011) Sin City 2 (2011) Spawn 2 (2011) Spider-Man 4 (2011) Stretch Armstrong (2011) Superman: Man of Steel (2011) Teen Titans (2011) Terminator 5 (2011) The Adventures of Tintin: The Secret of the Unicorn (2011) The Avenged (2011) The Cabin in the Woods (2011) The Chronicles of Narnia: The Silver Chair (2011) The Doom Patrol (2011) The First Avenger: Captain America (2011) The Flash (2011) The Hands of Shang-Chi (2011) The Hangover 2 (2011) The Hobbit: Part 1 (2011) The Middle Child (2011) The Return of Captain Kidd (2011) The Ring Three (2011) The Rise of Theodore Roosevelt (2011) The Smurfs (2011) The Suffering (2011) The Twilight Saga: Breaking Dawn (2011) The Water Warriors (2011) Thor (2011) Tom and Jerry (2011) Transformers 3 (2011) Uncharted: Drake’s Fortune (2011) Untitled Alien Prequel (2011) Untitled Batman Project (2011) Untitled I Am Legend Prequel (2011) Untitled Journey to the Center of the Earth Sequel (2011) Untitled Sherlock Holmes Project (2011) Untitled Star Trek Sequel (2011) Untitled Superman Project (2011) Untitled Taken Sequel (2011) Wanted 2 (2011) Warcraft (2011) Wild Hogs 2: Bachelor Ride (2011) Winnie the Pooh (2011) Wonder Woman (2011) X-Men Origins: Wolverine 2 (2011) Xerxes (2011) xXx: The Return of Xander Cage (2011) Anchorman 2 (2012) Ant-Man (2012) Asteroids (2012) Beverly Hills Cop IV (2012) Big Momma’s House 3 (2012) Black Friday 3D (2012) Buffy the Vampire Slayer (2012) Constantine 2 (2012) Doctor Strange (2012) DragonMan: Face of the Unknown (2012) Driver (2012) Flash Gordon (2012) Frankenstein (2012) Ghostbusters III (2012) Halo (2012) Highlander (2012) How Starbucks Saved My Life (2012) I, Robot 2 (2012) Indiana Jones 5 (2012) Iron Fist (2012) Iron Man 3 (2012) John Carter of Mars (2012) Just Cause (2012) King of the Elves (2012) Lethal Weapon 5 (2012) Logan’s Run (2012) Madagascar 3 (2012) Mass Effect (2012) Metal Gear Solid (2012) Monsters Inc. 2 (2012) Nick Fury (2012) Shadow of the Colossus (2012) Silver Surfer (2012) Sin City 3 (2012) Sinbad (2012) Spider-Man 5 (2012) Spy Hunter (2012) Swiss Family Robinson (2012) Teenage Mutant Ninja Turtles (2012) The Avengers (2012) The Hobbit 2 (2012) The Jetsons (2012) The NeverEnding Story (2012) The Sims (2012) Thundercats (2012) Untitled Chronicles of Riddick Sequel (2012) Untitled Lara Croft Tomb Raider Project (2012) Untitled Lemony Snicket Sequel (2012) Untitled Muppet Project (2012) Untitled Tintin Sequel (2012) Venom (2012) Wanted 3 (2012) Download Film Gratis-Film Terbaru-Download Film Subtitle Indonesia, Download Review Film, Free Download Film semi Movie Full 2012, Subtitles Indonesia Barat, Free Film, film Hot, film terPopuler, download film free full, download film terbaru 2012, Download Filem, download film BOX Office 2011 2012 Gratis, download film click, download film cinta, duasatu film, daftar film bioskop 21, update film, Free Download Full Movies, Free Download filem, filem baru, Download Film Movie Full 2012 2012, 




Related Posts by Categories

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar