Spirit Kebangkitan Ummat

Selanjutnya akan datang kembali Khilafah berdasarkan metode kenabian. Kemudian belia SAW diam.” (HR. Ahmad dan Ath-Thabarani) “Siapa saja yang melepaskan ketaatan, maka ia akan bertemu Allah pada hari kiamat tanpa memiliki hujjah. Dan siapa saja yang meninggal sedang di pundaknya tidak ada baiat, maka ia mati seperti mati jahiliyah (dalam keadaan berdosa).” (HR. Muslim). “Sesungguhnya Allah telah mengumpulkan (memperlihatkan) bumi kepadaku. Sehingga, aku melihat bumi mulai dari ujung Timur hingga ujung Barat. Dan umatku, kekuasaannya akan meliputi bumi yang telah dikumpulkan (diperlihatkan) kepadaku….” (HR. Muslim, Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi) Abdullah Berkata, ”Pada saat kami sedang menulis di sisi Rasulullah SAW, tiba-tiba Rasulullah SAW ditanya, manakah di antara dua kota yang akan ditaklukkan pertama, Konstantinopel atau Roma(Italia). Rasulullah SAW bersabda: ”Kota Heraklius yang akan ditaklukkan pertama—yakni Konstantinopel.” (HR. Ahmad)

Selasa, 15 Mei 2012

Naveed Butt Juru Bicara Resmi HT Pakistan Diculik oleh Antek AS Jenderal Kiyani

Singa Sejati Umat, Naveed Butt Juru Bicara Resmi HT Pakistan Diculik oleh Antek AS Jenderal Kiyani
Naveed Butt Juru Bicara Resmi HT Pakistan

Hari ini, sesaat sebelum sholat Jumat, personil agen rahasia Pakistan, dengan berpakaian preman, menangkap Naveed Butt, Juru Bicara Resmi Hizbut Tahrir Pakistan, kata Shahzad Shaikh, Wakil Juru Bicara Hizbut Tahrir di Pakistan, Jumat, 11/05/2012.

Butt diculik di depan anak-anak buah hatinya, saat pulang menuju ke rumah dari sekolahnya, agen rahasia itu kemudian mengikatnya ke dalam sebuah mobil jip agen, sementara anak-anaknya ditinggalkan di jalan.

Ini merupakan serangkaian penculikan terbaru terhadap para syabab Hizbut Tahrir oleh agen-agen Jenderal Kiyani, agen yang mengeksploitasi seolah-olah mereka pengawal pribadinya untuk mengamankan tahtanya.

Kiyani terpaksa mengambil jalan memaksakan karena ia tidak memiliki satu kata kebenaran di pihaknya, sementara Hizbut Tahrir secara konsisten mengungkap ia sebagai boneka Amerika atas urusan Raymond Davis, serangan AS di Abbotobad, pemberangusan para petugas mukhlish di angkatan bersenjata yang menantang kolaborasi Kiyani dengan Amerika, serangan NATO terhadap pos pemeriksaan Salala, pembukaan kembali garis pasokan NATO untuk pasukan penjajahan di Afghanistan dan perdagangan Kiyani dengan darah para jawan di Siachen untuk menundukkan Pakistan sebelum India atas nama "normalisasi".

Tirani seperti Kiyani menggambarkan bahkan satu kata protes, sebagai salah satu tanpa lisensi dan izin, dan menuduhnya menjadi makar menurut agenda asingh, sementara semua orang tahu bahwa mereka sendiri adalah produk dari agenda asing, duduk siang dan malam bersama orang-orang kafir, yang memerintah dan melarangnya, untuk melawan Allah dan Rasul-Nya dan orang-orang beriman serta untuk mencapai kepentingan para penjajah Kafir.

"Kiyani dan para penguasa pengkhianat lainnya di Dunia Muslim harus tahu bahwa mereka tidak dapat mencegah barisan umat untuk menegakkan Islam dan negaranya Khilafah. Di seluruh dunia Muslim, kaum Muslim sedang bangkit melawan para pengkhianat tersebut, demi kepentingan Islam dan mereka tidak akan kembali tidur atau takut," tegas Shahzad.

"Hizbut Tahrir menyerukan kepada Ahlu Nushroh (para pemilik kekuatan) dalam angkatan bersenjata Pakistan untuk memastikan loyalitas anda demi Allah, Rasul-Nya dan Ummah, dan bukan untuk perintah orang-orang kafir," seru Shahzad.

Selama ada para pengkhianat dalam kepemimpinan Anda yang mendambakan kapital Barat, bukannya berpihak kepada umat dalam pertempuran besar untuk pembebasan, umat akan tetap tenggelam dalam penghinaan dan keputusasaan di tangan musuh-musuhnya.

Hizbut Tahrir mendesak Anda untuk tidak mengandalkan kesetiaan pada Barat, bukan keridhoan dari Allah. Waktunyalah sekarang untuk memberikan Nusyroh kepada Hizbut Tahrir untuk mendirikan kembali Khilafah, yang akan menangkap para pengkhianat dan menghukum mereka karena kejahatan mereka.

Shahzad kemudian mengakhiri pernyataannya dengan mengutip firman Allah Swt dalam Al-Quran surah Ibrahim ayat 42 yang berbunyi:

وَلَا تَحۡسَبَنَّ ٱللَّهَ غَـٰفِلاً عَمَّا يَعۡمَلُ ٱلظَّـٰلِمُونَ‌ۚ إِنَّمَا يُؤَخِّرُهُمۡ لِيَوۡمٍ۬ تَشۡخَصُ فِيهِ ٱلۡأَبۡصَـٰرُ 

Dan janganlah sekali-kali kamu [Muhammad] mengira, bahwa Allah lalai dari apa yang diperbuat oleh orang-orang yang zalim. Sesungguhnya Allah memberi tangguh kepada mereka sampai hari yang pada waktu itu mata [mereka] terbelalak.

Related Posts by Categories

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar